Akhrif Yahsya
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KULTUR MODERASI BERAGAMA (Studi Kasus di Kecamatan Sipirok) Akhrif Yahsya; Marlina Marlina; Desiana Desiana
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 01 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36670/alamin.v5i01.140

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kultur moderasi beragama di kecamatan Sipirok. Fokus pembahasan dalam penelitian ini yaitu untuk menemukan kultur moderasi beragama di Sipirok serta apa saja yang menjadi faktor kultur moderasi beragama di kecamatan Sipirok sehingga dapat terus men-tradisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pemerolehan data penelitian dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan kajian dokumen. Subjek penelitian ini adalah instansi pemerintah, tokoh agama, tokoh adat serta masyarakat yang ada di Sipirok. Teknik pemilihan sampling menggunakan purposive sampling, di mana sampel diambil berdasarkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kultur moderasi beragama di Kecamatan Sipirok merupakan semangat dari budaya dalihan na tolu, baik dalam keadaan sukacita (siriaon) maupun dukacita (siluluton), ditambah dengan horja (pembagian kerja) dalam setiap aktivitas tanpa melihat perbedaan agama (keyakinan). Selain itu, ada marjambar yang menunjukkan kuatnya kultur moderasi beragama di Sipirok, di mana antarpemeluk agama (Muslim Non-Muslim) saling berbagi kue pada setiap hari raya. Melalui penelitian ini, diketahui bahwa faktor yang menguatkan kultur moderasi beragama di Sipirok yaitu faktor keluarga, faktor budaya, faktor pendirian teguh masyarakat menolak paham ekstremisme