Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, TIPE INDUSTRI, GROWTH, DAN MEDIA EXPOSURE TERHADAP PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2015) Harjanti Widiastuti; Evy Rahman Utami; Ridi Handoko
Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/reaksi.v3i2.6745

Abstract

This research aimed to analyze the influence of size, type of industry, growth, and media exposure on Corporate Social Responsibility Disclosure.  The samples of this research are companies that has been listed in the Indonesia Stock Exchange between 2014 and 2015. Data in this study were obtained from annual reports and online newspapers. Regression analysis will be employed to answer the research question. The result showed that size and type of industry    positively and significantly infuenced Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure. Growth negatively infuenced Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure dan media exposure has no influence on Corporate Social Responsibility (CSR). Keywords: Corporate Social Responsibility Disclosure, size, type of industry, growth, and media exposure. 
PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA MELALUI UNIT PRODUKSI PENGOLAHAN MAKANAN PADA KELOMPOK DASAWISMA RW 07 NASRI MOYUDAN Harjanti Widiastuti; Evy Rahman Utami
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.932 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.282

Abstract

Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok dasa wisma RW 07 di pedukuhan Nasri Sumbersari Moyudan Sleman Yogyakarta. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu perempuan usia produktif dan berkeluarga yang tidak mempunyai ketrampilan dan pekerjaan, sementara suami-suami mereka rata-rata bekerja di sektor informal. Pandemi sangat berdampak pada kondisi perekonomian mitra, sehingga membuat usaha makanan rumahan merupakan pilihan mereka untuk dapat menyokong ekonomi keluarga. Program pengabdian ini dilaksanakan dengan pembentukan kelompok usaha, pelatihan pengolahan makanan, perhitungan harga pokok dan manajemen keuangan, pengemasan, dan pemasaran secara online. Kegiatan ini memberikan solusi terhadap permasalahan mitra dengan terbentuknya beberapa kelompok usaha dan peningkatan keterampilan masyarakat sehingga kelompok dasa wisma mampu memberdayakan diri untuk memulai berwirausaha, mendukung ekonomi keluarga, dan diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi.
PERENCANAAN DAN PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA UNTUK KETAHANAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI MASA PANDEMI COVID-19 Harjanti Widiastuti; Evy Rahman Utami
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.731 KB)

Abstract

Perencanaan keuangan merupakan aspek yang krusial dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Pengetahuan terkait literasi keuangan sangat diperlukan dalam mengatur pengelolaan keuangan khususnya keuangan rumah tangga. Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan ide kreatif dan kewirausahaan merupakan salah satu strategi dalam mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga. Dalam situasi ekonomi yang serba terbatas, kebutuhan sehari-hari dalam hal nutrisi dari sayuran dan buah pada dasarnya harus dipenuhi secara mandiri. Hal ini dapat direalisasikan melalui sebuah program pemberdayaan sosial. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan dan menambah penghasilan masyarakat di masa pandemi. Sasaran dari program ini adalah kelompok desa wisma RW 07 di Padukuhan Nasri, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Program pelatihan tersebut tidak hanya melibatkan para ibu rumah tangga, tetapi juga seluruh anggota keluarga. Program tersebut dilakukan dengan memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan pupuk kompos dari sampah organik, pelatihan budidaya sayur (pembibitan dan penanaman), pengolahan hasil budidaya sayuran, dan perencanaan & pengelolaan keuangan keluarga. Hasil pemberdayaan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga, pengolahan hasil budidaya sayuran, dan pembuatan pupuk kompos. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh penghasilan tambahan dan meringankan pengeluaran biaya pangan dimasa pandemi seperti saat ini.
Menakar tata kelola badan usaha milik desa di Indonesia Harjanti Widiastuti; Wahyu Manuhara Putra; Evy Rahman Utami; Rudy Suryanto
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.662 KB) | DOI: 10.24914/jeb.v22i2.2410

Abstract

The purpose of this study is to identify the governance indicators and capture the governance practices of Village-Owned Enterprise (BUMDes). The contributions of the research are (1) constructing Village-Owned Enterprise’s governance indicators, which as far as the researcher knows, there has been no prior research, and (2) providing the preliminary description of Village-Owned Enterprise practices that have run. This research is a qualitative descriptive study. The research methods were literature study, focus group discussion, and survey. Focus group discussion was conducted with three Village-Owned Enterprises; BUMDes Amarta (Sleman), BUMDes Srimartani (Bantul), and BUMDes Dlingo Giritama (Bantul). Based on the results of the study, it showed that (1) most of the Village-Owned Enterprises that were the objects of the research were start-up and growing so that the basic governance were contained in the rules of association and internal bylaws (AD-ART) of Village-Owned Enterprise, but most of them have not compiled governance documents specially financial accountability documents, (2) the application level of Village-Owned Enterprise Governance in Indonesia was relatively low, the lowest element of applicability was in the sustainability and accountability aspects. This result seems to correlate with the period of Village-Owned Enterprises that is relatively new (three years in average). The indicators arranged are too ideal for start-up village-Owned Enterprises so that there are many indicators that have not been achieved. As a result, future research needs weighting indicators that can distinguish between start-up, growth and mature Village-Owned Enterprise. This research has implications on the requisite to provide the guidance for Village-owned Enterprise in terms of governance documents, such as Strategic Plans, Internal Control systems, and Financial Administration.
Praktik Pengelolaan dan Tata Kelola Pemerintahan Desa Dlingo di Kabupaten Bantul: Pembelajaran dari Desa Percontohan Hafiez Sofyani; Rudy Suryanto; Sigit Arie Wibowo; Harjanti Widiastuti
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 1, No 1: March 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.010101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dinamika permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan dan tata kelola pemerintahan desa. Desa Dlingo dipilih sebagai obyek penelitian dikarenakan desa ini sudah menerima dana desa dan menghadapi berbagai permasalahan yang cukup kompleks dalam pengelolaan dan tata kelola pemerintah desanya, tetapi mampu untuk mengatasi berbagai permasalahan yang muncul tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah investigatif dengan melibatkan informan penelitian dari aparatur desa, praktisi dan akademisi. Metode perolehan data adalah dengan teknik wawan-cara, dokmentasi dan observasi. Dari hasil studi ditemukan bahwa permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pemerintahan desa dapat dibagi menjadi tiga sub utama, yakni meliputi: (1) masalah perumusan rencana strategis, (2) masalah pelaporan keuangan dan kinerja, dan (3) masalah pencapaian kinerja desa. Dalam rangka menyikapi permasalahan yang terjadi, Pemdes Dlingo melakukan sinergi dengan Pemkab, Pemprov, dan fihak universitas, serta melakukan pendekatan persuasive untuk meru-bah pola pikir masyarakat agar lebih mandiri.
Pengaruh Media Exposure dan Kepemilikan Asing Terhadap Corporate Social Responsibility Expenditure dan Corporate Social Responsibility Disclosure (Studi Empiris pada Seluruh Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016) Septiani Pangestika; Harjanti Widiastuti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.010108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan media dan kepemilikan asing terhadap Pengeluaran Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Pengungkapan Corporate Social Responbility (CSR) dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR). Variabel independen dalam penelitian ini adalah paparan media dan kepemilikan asing. Sampel dalam penelitian ini adalah 219 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2016 yang dipilih melalui purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan media tidak mempengaruhi Pengeluaran Corporate Social Responsibility (CSR). Kepemilikan asing berpengaruh positif terhadap Pengeluaran Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Paparan media secara positif dan signifikan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Kepemilikan asing secara positif dan signifikan mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Pengeluaran Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) secara positif dan signifikan mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi tingkat Underpricing Saham pada saat Initial Public Offering (IPO) (Studi Empiris pada Perusahaan yang Melakukan Penawaran Umum Perdana di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016) Idka Setia Ningrum; Harjanti Widiastuti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.010212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat underpricing saham pada penawaran umum perdana. Penelitian ini menggunakan variabel independen reputasi underwriter, persentase penawaran saham, jenis industri dan pengungkapan modal intelektual dengan leverage dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016. Pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan metode purposive sampling dengan perolehan sampel sebanyak 71 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reputasi underwriter, persentase penawaran saham dan jenis industri tidak berpengaruh terhadap underpricing. Sedangkan pengungkapan modal intelektual berpengaruh negatif terhadap underpricing. Variabel kontrol seperti leverage dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh pada underpricing.
Pengaruh Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Pemerintah Daerah dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Dengan Kompetensi Sumber Daya Manusia Sebagai Variabel Moderasi ... Kartika Dwi Indrayani; Harjanti Widiastuti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.040148

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah dituntut untuk melakukan pertanggungjawaban dan transparansi penggunaan anggaran pemerintah daerah. Pemerintah daerah sebagai salah satu organisasi sektor publik, seharusnya menyajikan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Peneliti menduga sumber daya manusia dapat memoderasi sistem pengendalian internal dan sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penjelasan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan Kompetensi Sumber Daya Manusia sebagai variabel Moderasi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, sampel dari penelitian ini diperoleh dari pegawai SKPD Kabupaten Klaten berjumlah 88. Metode analisis penelitian ini menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan menggunakan alat analisis yaitu SPSS 15.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Sistem Akuntansi Keuangan Daerah tidak mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, Sistem Pengendalian Internal berpengaruh positif terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, Kompetensi Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dalam memoderasi Sistem Akuntansi Keuangan Daerah dan Sistem Pengendalian Intern atas Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Keterbatasan Penelitian: Penelitian ini terbatas untuk perangkat desa kabupaten Klaten, maka masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi tingkat pemerintah daerah. Keaslian/Novetly Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian terus berkembang, khususnya bidang sistem informasi akuntansi pada pemerintah daerah.
FORWARD-LOOKING INFORMATION DISCLOSURE AND FIRM VALUE IN THE PANDEMIC ERA Harjanti Widiastuti; Evy Rahman Utami; Erna Purnamasari
JRAK Vol 14 No 2 (2022): October Edition
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jrak.v14i2.6115

Abstract

The study investigates the forward-looking information disclosure (FLID), firm performance, and firm value during the COVID-19 pandemic. The population of this study was firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The sampling methods used purposive sampling based on specific criteria. Our total sample was 478 observations. The data were analyzed based on multiple regressions utilizing the EViews program. The results of this study revealed that forward-looking information disclosure did not affect firm value. However, firm performance has a positive effect on firm value. Therefore, the interaction of firm performance and forwardlooking information positively affects firm value. During the pandemic, managers disclose more forward-looking information than before the pandemic.
Environmental accounting in public sector: systematic literature review Rahmawati, Evi; Nazaruddin, Ietje; Widiastuti, Harjanti; Sofyani, Hafiez; Kholid, Arif Wahyu Nur
Journal of Accounting and Investment Vol 25, No 1: January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jai.v25i1.21344

Abstract

Research aims: The literature on Environmental Accounting (EA) in the public sector is scarce, unlike in the private sector. Hence, this study aims to ascertain the trajectory of EA research in the public sector and extract insights from prior research on EA in the public sector.Design/Methodology/Approach: The research process was conducted in several stages following Anggraini et al. (2022) and Poje et al. (2022) with several modifications. The keywords were used to discover the articles relating to the topic, namely: “Environmental Reporting,” “Environmental Management,” or “Environmental Accounting,” “Green Accounting,” and “Public Sector”. The study employed an extended period, namely papers published in 2010-2023 in the database Scopus.com. Based on the specified criteria, the final paper that could be analyzed was 69 out of 112 articles.Research findings: Using VOS-viewer, 15 items of keyword themes were discovered. Then, the 15 items were classified into three clusters: Green Accounting, Environmental Regulation, and Sustainable Development Goals in the Public Sector. Theoretical contribution/Originality: The authors are unaware of any existing literature review research on EA, specifically in the public sector, even though it arises from environmental management accounting in the public sector. This study also demonstrates the inferences that can be derived.