Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Community Development and Disaster Management

Pemberdayaan Ekonomi Melalui Aplikasi Si Polgan dalam Mewujudkan Smart Village di Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo Muchlashin, Anif
Journal of Community Development and Disaster Management Vol 7 No 1 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v7i1.6887

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penerapan aplikasi Si Polgan sebagai strategi pemberdayaan ekonomi berbasis digital dalam mewujudkan Smart Village di Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Aplikasi ini dikembangkan oleh Pemerintah Desa Krandegan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, transparansi tata kelola pemerintahan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan perangkat desa dan pelaku usaha lokal, observasi langsung terhadap penggunaan aplikasi, serta analisis dokumen kebijakan terkait digitalisasi desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Si Polgan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui fitur digitalisasi BUMDes, toko online, dan layanan transaksi berbasis digital. Pendapatan pelaku usaha meningkat rata-rata 20-30% setelah menggunakan platform ini, sementara efisiensi pelayanan administrasi desa meningkat hingga 40%. Namun, masih terdapat kendala dalam implementasinya, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta tantangan dalam integrasi sistem dengan layanan desa lainnya. Sebagai inovasi berbasis teknologi, penerapan aplikasi Si Polgan di Desa Krandegan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di desa lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis digital. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur digital, edukasi literasi teknologi bagi warga, serta sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk pemberdayaan ekonomi desa.
Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Nasabah BTPN Syariah Melalui Program Pendampingan MMS di Kecamatan Wuryantoro Kabupaten Wonogiri Marwanti, Ika; Ismail Lukman, A.; Surya Ningsih, Novita; Muchlashin, Anif
Journal of Community Development and Disaster Management Vol 7 No 1 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v7i1.6930

Abstract

BTPN Syariah memberikan pembiayaan dan pendampingan bagi perempuan prasejahtera untuk mengembangkan usaha mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran fasilitator dalam pemberdayaan nasabah dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendampingan berhasil meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan rasa percaya diri nasabah dalam mengelola usaha dan keuangan mereka. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya, seperti usia lanjut pada beberapa nasabah, kurangnya kepercayaan diri terhadap fasilitator baru, serta perlunya penyesuaian kriteria rekrutmen fasilitator berdasarkan latar belakang pendidikan yang relevan, seperti pemberdayaan masyarakat, sosial, ekonomi, atau kewirausahaan. Dengan peningkatan kualitas fasilitator dan strategi pendampingan yang lebih adaptif, program ini dapat lebih optimal dalam memberdayakan masyarakat sasaran.
Penurunan Stunting Berbasis Komunitas Studi Kasus Percontohan Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman Muchlashin, Anif
Journal of Community Development and Disaster Management Vol 7 No 1 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v7i1.6935

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka prevalensi stunting secara nasional mengalami kenaikan dari 16,4% (2022) menjadi 18% (2023), sementara Kabupaten Sleman berhasil menurunkan prevalensi dari 15% menjadi 12,4%. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis strategi percepatan penurunan stunting berbasis komunitas di Kalurahan Sidoluhur, Sleman. Informan penelitian ditetapkan secara purposive, melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta keluarga berisiko stunting. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan strategi efektif dalam penanganan stunting di tingkat komunitas. Studi ini menyoroti pendekatan berbasis komunitas dalam percepatan penurunan stunting di Kalurahan Sidoluhur, Sleman. Upaya yang dilakukan melibatkan intervensi spesifik dan sensitif melalui pemantauan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pendampingan keluarga berisiko stunting, serta sinergi lintas sektoral antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Identifikasi faktor penyebab stunting di tingkat lokal memungkinkan penyusunan program berbasis bukti yang lebih efektif. Dengan optimalisasi anggaran dana kalurahan dan pendekatan berbasis komunitas, diharapkan tercipta solusi berkelanjutan untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting menuju "Jogja Bebas Stunting" melalui strategi yang tepat sasaran
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Aplikasi Si Polgan dalam Mewujudkan Smart Village di Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo: Economic Empowerment Through the Si Polgan Application in Realizing a Smart Village in Krandegan Village, Bayan District, Purworejo Regency Muchlashin, Anif
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v7i1.6887

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penerapan aplikasi Si Polgan sebagai strategi pemberdayaan ekonomi berbasis digital dalam mewujudkan Smart Village di Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Aplikasi ini dikembangkan oleh Pemerintah Desa Krandegan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, transparansi tata kelola pemerintahan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan perangkat desa dan pelaku usaha lokal, observasi langsung terhadap penggunaan aplikasi, serta analisis dokumen kebijakan terkait digitalisasi desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Si Polgan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui fitur digitalisasi BUMDes, toko online, dan layanan transaksi berbasis digital. Pendapatan pelaku usaha meningkat rata-rata 20-30% setelah menggunakan platform ini, sementara efisiensi pelayanan administrasi desa meningkat hingga 40%. Namun, masih terdapat kendala dalam implementasinya, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta tantangan dalam integrasi sistem dengan layanan desa lainnya. Sebagai inovasi berbasis teknologi, penerapan aplikasi Si Polgan di Desa Krandegan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di desa lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis digital. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur digital, edukasi literasi teknologi bagi warga, serta sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk pemberdayaan ekonomi desa.
Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Nasabah BTPN Syariah Melalui Program Pendampingan MMS di Kecamatan Wuryantoro Kabupaten Wonogiri: Community Empowerment of BTPN Syariah Customers Through the MMS Assistance Program in Wuryantoro District, Wonogiri Regency Marwanti, Ika; Ismail Lukman, A.; Surya Ningsih, Novita; Muchlashin, Anif
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v7i1.6930

Abstract

BTPN Syariah memberikan pembiayaan dan pendampingan bagi perempuan prasejahtera untuk mengembangkan usaha mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran fasilitator dalam pemberdayaan nasabah dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendampingan berhasil meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan rasa percaya diri nasabah dalam mengelola usaha dan keuangan mereka. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya, seperti usia lanjut pada beberapa nasabah, kurangnya kepercayaan diri terhadap fasilitator baru, serta perlunya penyesuaian kriteria rekrutmen fasilitator berdasarkan latar belakang pendidikan yang relevan, seperti pemberdayaan masyarakat, sosial, ekonomi, atau kewirausahaan. Dengan peningkatan kualitas fasilitator dan strategi pendampingan yang lebih adaptif, program ini dapat lebih optimal dalam memberdayakan masyarakat sasaran.
Penurunan Stunting Berbasis Komunitas Studi Kasus Percontohan Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman: Community-Based Stunting Reduction: A Pilot Case Study of Sidoluhur Village, Sleman Regency Teguh Ansori; Muchlashin, Anif
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v7i1.6935

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka prevalensi stunting secara nasional mengalami kenaikan dari 16,4% (2022) menjadi 18% (2023), sementara Kabupaten Sleman berhasil menurunkan prevalensi dari 15% menjadi 12,4%. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis strategi percepatan penurunan stunting berbasis komunitas di Kalurahan Sidoluhur, Sleman. Informan penelitian ditetapkan secara purposive, melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta keluarga berisiko stunting. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan strategi efektif dalam penanganan stunting di tingkat komunitas. Studi ini menyoroti pendekatan berbasis komunitas dalam percepatan penurunan stunting di Kalurahan Sidoluhur, Sleman. Upaya yang dilakukan melibatkan intervensi spesifik dan sensitif melalui pemantauan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pendampingan keluarga berisiko stunting, serta sinergi lintas sektoral antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Identifikasi faktor penyebab stunting di tingkat lokal memungkinkan penyusunan program berbasis bukti yang lebih efektif. Dengan optimalisasi anggaran dana kalurahan dan pendekatan berbasis komunitas, diharapkan tercipta solusi berkelanjutan untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting menuju "Jogja Bebas Stunting" melalui strategi yang tepat sasaran
Alternative Education for Social Change: Curriculum Innovation in Sekolah Balita to Address Nutritional Issues in Kenjeran, Surabaya Anif Muchlashin; Teguh Ansori
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v8i1.9609

Abstract

Child malnutrition, particularly stunting, remains a persistent public health problem in low-income urban areas such as Kenjeran, Surabaya. Conventional nutrition education programs that rely on one-way communication have proven ineffective in changing community behavior. This study aims to develop an alternative educational model through curriculum innovation in Sekolah Balita (Toddler School) as a form of community-based social transformation. The research employed a Participatory Action Research (PAR) approach, involving mothers of toddlers, health cadres, local health workers, and community leaders throughout the research cycle from problem mapping and curriculum design to collective reflection. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, social mapping, and focus group discussions (FGDs), and analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s interactive qualitative model. The findings show that Sekolah Balita successfully created a transformative learning space for mothers to develop critical awareness regarding nutrition, parenting, and environmental health. The participatory curriculum developed consists of six main themes: understanding child nutrition, nurturing parenting, healthy and creative kitchen, clean and healthy environment, family economy, and community solidarity. Learning activities based on reflection and hands-on practice encouraged behavioral changes among mothers, including preparing nutritious meals, reducing instant food consumption, and maintaining household hygiene. Furthermore, Sekolah Balita emerged as a platform for women’s empowerment and sustainable community organizing. This study concludes that alternative education rooted in participation and critical consciousness can serve as an effective instrument for addressing child malnutrition while fostering social change in low-income urban communities.