Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Agro Complex

Uji efektivitas kombinasi pupuk bio-slurry dengan pupuk npk terhadap pertumbuhan dan produksi dua varietas padi sawah (oryza sativa L.) Ahmad Khanafi; Yafizham Yafizham; Didik Wisnu Widjajanto
Journal of Agro Complex Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Department of Agriculture, Animal and Agricultural Sciences, Diponegoro University, Semara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.32 KB) | DOI: 10.14710/joac.2.2.188-197

Abstract

The objective of this research was to investigate the effectiveness of combination of bio-slurry fertilizer and NPK fertilizer on the growth and production of two varieties of rice. The experiment was assigned in a completely randomized design of factorial pattern. The first factor was the combination of bio-slurry and NPK fertilizer that consisted of P0 = no added fertilizer (control) 0 ton/ha, P1 = NPK fertilizer 550 kg/ha (165 kg N, 33 kg P, 45 kg K); P2 = bio-slurryfertilizer 2.3 tons/ha (45 kg N, 14 kg P, 23 kg K) and NPK fertilizer 400 kg/ha (120 kg N, 24 kg P, 32 kg K); P3 = bio-slurryfertilizer 4.6 tons/ha (90 kg N, 28 kg P, 46 kg K) and NPK fertilizer 250 kg/ha (75 kg N, 15 kg P, 20 kg K); P4 = bio-slurry fertilizer 5.9 tons/ha (115 kg N, 36 kg P, 59 kg K) and NPK fertilizer 100 kg/ha (30 kg N, 6 kg P, 8 kg K); and P5 = bio-slurryfertilizer 8.5 tons/ha (165 kg N, 52 kg P, 85 kg K). The second factor was varieties of rice that consisted of V1 : IR-64 and V2 : Ciherang. Each treatment was repeated three times. Parameters observed were plant height, number of tillers, weight of 1.000 grains, and rice production. Data were analyzed using ANOVA and continued with Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the combination of bio-slurry fertilizer and NPK fertilizer were significantlyaffect (p <0.05)all observation parameters, while varieties of wetland rice did not show significant effect on all observation parameters (p<0.05). The application of bio-slurry fertilizer in single treatment or in either combination with NPK fertilizer had the same result with the treatment of NPK fertilizer on the growth and yield of rice. Keywords: rice, fertilizer combination, bio-slurry fertilizer, NPK fertilizer
Pertumbuhan dan produksi tanaman sawi Pakcoy (Brassica rapa l.) akibat dibudidayakan pada berbagai media tanam dan dosis pupuk organik Nutri Sri Damayanti; Didik Wisnu Widjajanto; Sutarno Sutarno
Journal of Agro Complex Vol 3, No 3 (2019): Online
Publisher : Department of Agriculture, Animal and Agricultural Sciences, Diponegoro University, Semara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.176 KB) | DOI: 10.14710/joac.3.3.142-150

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai media tanam serta mengetahui level dosis pupuk kandang kambing yang efektif untuk pertumbuhan dan produksi sawi pakcoy (Brassica rapa L.). Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial (5x3) dengan 3 ulangan. Penelitian mengevaluasi 2 faktor perlakuan, yaitu faktor pertama perlakuan media tanam (M) yaitu M0 = (tanah), M1 = (tanah + arang sekam) (1:1) , M2 = (tanah + sabut kelapa) (1:1). Faktor kedua level dosis pupuk kandang kambing (D) yaitu (D0 = 0 kg N/ha), (D1 = 125 kg N/ha), (D2 = 150 kg N/ha), (D3 = 175 kg N/ha), (D4 = 200 kg N/ha). Parameter yang diamati adalah serapan N, jumlah daun, berat segar dan kering tajuk dan akar. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan pada perlakuan yang berbeda dilanjutkan dengan analisis lanjut Duncan test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam (M1) tanam tanah + arang sekam padi dan penggunaan perlakuan level dosis pupuk kandang kambing (D4) 200 kg N/ha memberikan hasil terbaik untuk pertumbuhan dan produksi sawi pakcoy (Brassica rapa L.). Secara keseluruhan perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter yang diamati yaitu serapan N, jumlah daun, berat segar dan kering tajuk dan akar. Kata kunci : media tanam, dosis pupuk kandang kambing.
Pengaruh berbagai dosis nitrogen dan waktu pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung hijau (Solanum melongena L.) Dedi Purba; Didik Wisnu Widjajanto; Endang Dwi Purbajanti
Journal of Agro Complex Vol 3, No 3 (2019): Online
Publisher : Department of Agriculture, Animal and Agricultural Sciences, Diponegoro University, Semara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.492 KB) | DOI: 10.14710/joac.3.3.159-165

Abstract

Percobaan bertujuan untuk mengevaluasi efek dari berbagai dosis nitrogen dan waktu penerapan pupuk organik cair (POC) dan interaksi dari dua perlakuan pada pertumbuhan dan produksi terong hijau. Desain acak lengkap disusun sebagai pola faktorial 4x3 digunakan di seluruh percobaan. Setiap unit percobaan diulang tiga kali. Faktor pertama terdiri dari berbagai dosis POC yaitu D0: tidak ada penambahan POC, D1: 25 kg N/ha, D2: 50 kg N/ha, D3: 75 kg N/ha, masing-masing setara dengan 800, 1600, 2400 ml POC/tanaman. Faktor kedua adalah waktu aplikasi POC terdiri dari M1, M2 dan M3 berturut-turut selama 7, 28 hari setelah tanam (HST) dan pada saat berbunga. Parameter yang diamati meliputi jumlah daun, klorofil daun tanaman, jumlah dan bobot buah segar. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan Duncan Multiple Range Test (DMRT) digunakan untuk analisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh interaksi yang signifikan dari tingkat perlakuan POC yang berbeda dan waktu aplikasi POC terutama pada bobot buah segar. Dosis POC 1600 ml/tanaman meningkatkan jumlah buah. Perlakuan kombinasi 2400 ml/tanaman dan 7 HST meningkatkan kualitas fisik tanaman terung hijau. Kata kunci: terung hijau, pupuk organik cair, nitrogen, waktu aplikasi POC