Wilson Fredy Siahaan
Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Advent Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Merokok dan Gangguan Pola Tidur pada Remaja Wilson Fredy Siahaan; Evelin Malinti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.949

Abstract

Rokok dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Kandungan nikotin dan bahan beracun yang terkandung dalam rokok bisa menyebabkan kualitas tidur, meningkatkan kecemasan bahkan depresi serta sleep apnea. Namun sangat disayangkan, banyak remaja telah mulai merokok sejak usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara merokok dan pola tidur pada remaja dengan metode deskriptif analitik. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dengan pengisian kuesioner oleh responden setelah mengisi informed consent. Hasil analisa data menunjukkan bahwa remaja di Kampung Mokla tergolong pada kategori perokok sedang (46.7%), perokok berat (31.1.%) dan perokok ringan (22%). Pola tidur remaja di Kampung Mokla berada pada kategori pola tidur kurang (46.7%), pola tidur cukup (44,4%) dan pola tidur baik (8,9%). Uji fisher exact menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan pola tidur pada remaja di Kampung Mokla (p> 0,05).
Hubungan Kebiasaan Merokok dan Gangguan Pola Tidur pada Remaja Wilson Fredy Siahaan; Evelin Malinti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.949

Abstract

Rokok dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Kandungan nikotin dan bahan beracun yang terkandung dalam rokok bisa menyebabkan kualitas tidur, meningkatkan kecemasan bahkan depresi serta sleep apnea. Namun sangat disayangkan, banyak remaja telah mulai merokok sejak usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara merokok dan pola tidur pada remaja dengan metode deskriptif analitik. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dengan pengisian kuesioner oleh responden setelah mengisi informed consent. Hasil analisa data menunjukkan bahwa remaja di Kampung Mokla tergolong pada kategori perokok sedang (46.7%), perokok berat (31.1.%) dan perokok ringan (22%). Pola tidur remaja di Kampung Mokla berada pada kategori pola tidur kurang (46.7%), pola tidur cukup (44,4%) dan pola tidur baik (8,9%). Uji fisher exact menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan pola tidur pada remaja di Kampung Mokla (p> 0,05).