Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pemberian Edukasi pada Pasien dan Keluarga Melalui Terbentuknya Tim Perawat Edukator di Rumah Sakit: A Pilot Study Yuyun Setiyawati; Rr. Tutik Sri Hariyati; Siti Anisah
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 4 No 1 (2022): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v4i1.3235

Abstract

This study aims to determine the role of nurse educators in optimizing the provision of education in order to increase patient and family knowledge about health so as to improve quality of life. The method used is a pilot study design using a problem solving approach. The innovation program was implemented on 32 nurse educators who were recruited by purposive sampling. The evaluation stage of the FGD implementation and analysis was carried out descriptively. The results showed that the role of nurse educator is needed in an effort to improve the quality of providing education to patients and families. The innovation program carried out is the creation of a nurse educator team guide. The results of the FGD evaluation on nurse educators are the need for uniform documentation of providing individual and group education, nurse educators completing educational points according to competence, the need for competent nurse educators, mentoring and mentoring for junior nurses. In conclusion, the quality of nursing services can be increased by having a team of nurse educators. Keywords: Patient and Family Education, Nursing Services, Nurse Educator
Persepsi Staf Terhadap Kebisingan di ICU RS X: Studi Kualitatif Rahma Dwi Syukrini; Elfiana Elfiana; Yuyun Setiyawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1386

Abstract

Ruang Intensive Care Unit (ICU) merupakan lingkungan pelayanan kesehatan dengan tingkat kebisingan yang tinggi akibat aktivitas klinis yang berlangsung selama 24 jam dan penggunaan berbagai peralatan medis. Kebisingan yang melebihi batas yang direkomendasikan dapat memengaruhi kenyamanan pasien serta kualitas lingkungan kerja tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi staf terhadap kebisingan di ICU RS X. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan Focus Group Discussion (FGD). Partisipan dipilih secara purposive dan terdiri dari lima staf ICU yang mewakili dua profesi, yaitu kepala ruangan, perawat penanggung jawab, perawat pelaksana, dan apoteker. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Analisis data menghasilkan dua tema utama. Tema pertama menunjukkan bahwa sumber kebisingan di ICU berasal dari aktivitas petugas kesehatan, seperti komunikasi antarprofesi, visite dokter, dan penanganan kegawatdaruratan, serta bunyi alarm alat medis seperti monitor pasien, ventilator, dan syringe pump. Tema kedua menunjukkan bahwa dampak psikologis kebisingan berbeda antara petugas dan pasien. Sebagian besar petugas menganggap kebisingan sebagai bagian dari sistem keselamatan pasien dan tidak mengalami gangguan psikologis yang berarti karena telah beradaptasi dengan lingkungan kerja ICU. Namun, menurut persepsi staf, kebisingan dapat menimbulkan ketidaknyamanan, gangguan istirahat, kecemasan, dan rasa takut pada pasien yang sadar. Kebisingan di ICU dipersepsikan sebagai konsekuensi dari aktivitas pelayanan kesehatan dan penggunaan teknologi pemantauan pasien yang penting untuk keselamatan pasien. Meskipun staf telah beradaptasi terhadap lingkungan yang bising, upaya pengelolaan kebisingan tetap diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan pasien tanpa mengurangi kualitas serta keselamatan pelayanan.