Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding PESAT

STRATEGI PENGEMBANGAN UKM BERORIENTASI EKSPOR DENGAN PENDEKATAN TIPOLOGI KLASSEN (STUDI KASUS DI PROPINSI DKI) Widyatmini, Widyatmini
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan daerah lebih ditujukan pada urusan peningkatan kualitas masyarakat,pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ekonomi yang optimal, perluasan tenaga kerja,dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Tujuan - tujuan tersebut dapat dikaitkandengan perkembangan sumbang sih UKM terhadap masyarakat. Alwi (2001)berpendapat bahwa banyak variasi mengenai definisi strategi dalam manajemen strategisjika dilihat dari fokusnya. Tetapi intinya adalah sama yaitu strategi adalah rencana.Strategi menurut James (dalam Alwi, 2001) merupakan pola atau rencana yangmenintegrasikan tujuan-tujuan utama, kebijakan-kebijakan, urutan-urutan aksi ke dalamkeseluruhan yang saling terkait. Menurut Handoyo (2001) strategi adalah tindakan yangdilakukan perusahaan untuk mencapai kinerja yang diharapkan. Dalam penelitian inimenggunakan Analisis Tipologi Klassen digunakan untuk memperoleh klasifikasipertumbuhan sektor perekonomian wilayah Propinsi DKI, Analisis Location Quotient(LQ) digunakan untuk menentukan sektor basis dan non basis dalam perekonomianwilayah Propinsi DKI, Analisis Shift Share digunakan untuk mengetahui perubahan danpergeseran sektor perekonomian wilayah Propinsi DKI. Dengan ketiga analisis ini akanterlihat arah kebijakan pemerintah daerah untuk pemilihan sektor unggulan untukpengembangan UKM yang berorientasi ekspor. Hasil penelitian ini memberikangambaran bahwa sektor keuangan merupakan sektor unggulan provinsi DKI dan diikutisektor perdagangan. Kedua sektor ini cukup konsisten mengalami pertumbuhan daritahun ke tahun dan memberikan kontribusi terhadap PDRB yang cukup besar.
GRAND STRATEGI PENGEMBANGAN UKM BERORIENTASI EKSPOR Widyatmini, Widyatmini; Dananjaya, Irwandaru; Sunarti, Tati
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah sangat penting dan strategis dalammengantisipasi perekonomian ke depan terutama dalam memperkuat strukturperekonomian nasional. Adanya krisis perekonomian nasional seperti sekarang inisangat mempengaruhi stabilitas nasional, ekonomi dan politik, yang imbasnyaberdampak pada kegiatan–kegiatan usaha besar yang semakin terpuruk, sementaraUsaha Kecil dan Menengah serta Koperasi relatif masih dapat mempertahankankegiatan usahanya (Soeharto. Ekonomi Rakyat, hal 77). Terdapat tiga alasan yangmendasari negara berkembang memandang pentingnya keberadaan UKM, yaitupertama karena kinerja UKM cenderung lebih baik dalam hal melahirkan tenaga kerjayang produktif. Kedua, sebagai bagian dari dinamikanya, UKM sering mencapaipeningkatan produktivitasnya melalui investasi dan perubahan teknologi. Ketiga,karena sering diyakini bahwa UKM memiliki keunggulan. Tujuan dalam penelitian : (1)identifikasi UKM- UKM yang berorientasi ekspor dan kontribusi UKM berorientasiekspor di Banten; (2) menetapkan grand strategi sektor UKM menjadi kebijakan; (3)mengkaitkan grand strategi sektor UKM berorientasi ekspor dengan visi dan misipembangunan nasional tahun mendatang. Adapun hasil dalam peneletian ini telahdapat dilakukan identifikasi UKM-UKM di propinsi Banten dan sumbangan masingmasingUKM terhadap PDRB maupun Pendapatan Asli Daerah masing-masing UKM dipropinsi. Dengan melakukan analisis SWOT dan menyusun matrik SWOTserta Matrikseleksi grand strategi pada kondisi dan situasi yang ada pada UKM, maka dapatmenggunakan grand strategi konsentrasi sehingga dapat di ambil kebijakan secaraumum, yang selaras dengan rencana dan arah kebijakan pembangunan nasional tahun2013- 2014, yaitu: Melakukan peningkatan ketrampilan melalui pendidikan danpelatihan guna meningkatkan pendapatan tenaga kerja; Melakukan pendampinganusaha pada tenaga kerja mandiri sebagai mitra kerja UKM;Peningkatan aksespermodalan bagi pengembangan UKM karena sebagian besar UKM bermodal skalakecil antara 300.000 -10,000.000 per ukm.