Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cultivating Teacher's Christian Worldview in Integrating Faith and Learning: Case Study in Christian School East Java and Papua Oki Hermawati; Lita Patricia Lunanta; Benny Benny; Silviana Fatmajanti S.; Richard Richard
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 8, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v8i2.804

Abstract

Cultivating a Christian worldview in Christian teachers is an important endeavor that must be pursued in Christian schools. This is related to how a Christian teacher applies integrating faith and learning in schools. The application of faith and learning requires a truly Christian worldview from a Christian teacher. The method used in this research is a case study in Christian schools in East Java and Papua, where efforts to develop a Christian worldview are a necessity during efforts to achieve integrated learning with the Christian faith. The results of the efforts to develop can be seen from the perception of Christian teachers who are increasingly sharp and understand holistically through a Christian worldview and understand the application of the integration of faith and learning in the context of Christian schools.
Pemahaman Masyarakat tentang Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Terkait Kontemporer Isu dalam Agama Petrus Hepi Witono; Frederikus Fios; Oki Hermawati; Afina Sarah Nur; Beatrix Olivia Budi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i12.2815

Abstract

Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan isu pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak secara fisik, psikis, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap kekerasan seksual dalam konteks tafsir keagamaan kontemporer. Penelitian ini mengacu pada indikator 16.10.1 dari Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu penanganan pengaduan pelanggaran HAM terhadap perempuan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 22 responden di wilayah JABODETABEK. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memahami bahwa kekerasan seksual tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga mencakup tindakan verbal, non-verbal, dan digital. Ajaran agama dipahami sebagai penolak kekerasan, namun sebagian kecil responden masih menunjukkan sikap menyalahkan korban, yang mengindikasikan adanya pengaruh tafsir patriarkal. Sebagian besar responden menunjukkan empati dan kesadaran bahwa korban dapat memilih diam karena tekanan atau trauma. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemuda semakin sadar akan bentuk kekerasan seksual modern, namun masih diperlukan edukasi keagamaan yang inklusif, literasi digital, serta sistem pelaporan yang aman guna menciptakan lingkungan yang adil dan aman sesuai dengan tujuan SDGs ke-16