Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran Customer Satisfaction dalam Memediasi Service Quality dan Price Perception terhadap Customer Loyalty Pizza Hut Kezia Amanda; Tommy Setiawan Ruslim
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 4 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/0wcss582

Abstract

Makanan cepat saji telah muncul sebagai jawaban favorit terhadap permintaan konsumen saat ini. Makanan cepat saji atau fastfood adalah jenis makanan yang diproduksi secara massal dan dirancang untuk dijual secara komersial. Pizza Hut dipilih sebagai objek penelitian karena merupakan salah satu jaringan restoran cepat saji terkemuka di Indonesia dengan basis pelanggan yang luas di Jakarta, yang memungkinkan penelitian ini mendapatkan sampel representatif terkait perilaku pelanggan. Dalam industri cepat saji kualitas makanan, kualitas pelayanan, dan persepsi harga adalah faktor utama yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas makanan, kualitasn layanan, dan persepsi harga terhadap loyalitas pelanggan dengan mediasi kepuasan pelanggan. Populasi pada penelitian ini adalah pelanggan Pizza Hut di Jakarta dengan menggunakan sampel sebanyak 200 respoden. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini non-probability sampling. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan SMART PLS 4.0 dengan langkah pengujian analisis outer model, analisis inner model, analisi jalur, dan uji hipotesis. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas makanan, kualitas layanan, dan persepsi harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini juga mengungkap bahwa kepuasan pelanggan memediasi hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan loyalitas pelanggan. Fast food has emerged as a favorite answer to today's consumer demands. Fast food or fast food is a type of food that is mass produced and designed to be sold commercially. Pizza Hut was chosen as the research object because it is one of the leading fast food restaurant chains in Indonesia with a wide customer base in Jakarta, which allows this research to obtain a representative sample regarding customer behavior. In the fast food industry, food quality, service quality and price perception are the main factors that influence customer satisfaction and loyalty. This research aims to analyze the influence of food quality, service quality, and price perception on customer loyalty through the mediation of customer satisfaction. The population in this study were Pizza Hut customers in Jakarta using a sample of 200 respondents. The sampling technique used in this study was non-probability sampling. The data analysis technique used was SMART PLS 4.0 with the steps of outer model analysis, inner model analysis, path analysis, and hypothesis testing. The data collection technique in this study used a questionnaire. The results of the study showed that food quality, service quality, and price perception had a positive and significant effect on customer satisfaction, while customer satisfaction mediates the relationship between these variables and customer loyalty.
Dinamika E-WOM dalam Mendorong Purchase Intention Melalui Brand Image dan Brand Trust pada Konsumen Mango Adellia Lusyani; Tommy Setiawan Ruslim
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i1.36921

Abstract

Industri fashion mulai berkembang seiring dengan bantuan teknologi yang ada untuk menghubungkan konsumen dengan perusahaan. Hal ini tentunya dilakukan agar perusahaan mengetahui opini yang diberikan oleh konsumen dan dapat berkembang lebih baik lagi. Penelitian ini menggunakan TPB sebagai landasan teori dan teknik pemilihan sampel berupa non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Kriteria pada penelitian ini merupakan konsumen Mango yang berjenis kelamin perempuan pada subkategori pakaian kerja wanita yang berumur minimal 18 tahun dan berdomisili di Jakarta. Sampel penelitian ini sebanyak 126 responden, namun hanya 100 responden yang memenuhi kriteria. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner dengan bantuan Google Forms yang disebarkan melalui Instagram, WhatsApp dan Line. Teknik analisis data menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap purchase intention. Kemudian e-WOM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap brand image dan brand trust serta brand image dan brand trust memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. e-WOM juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention yang dimediasi oleh brand image dan brand trust. Hasil dari penelitian ini menegaskan bahwa perusahaan dapat memastikan kembali ulasan yang ada berasal dari konsumen agar dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan serta citra yang dimiliki untuk meningkatkan niat dalam pembelian. The fashion industry continues to grow with the support of technology that connects consumers and companies. This connection enables companies to better understand consumer opinions and develop more effectively. This study uses the TPB as the theoretical foundation and applies a non-probability sampling technique with a purposive sampling method. The criteria for respondents are female Mango consumers in the women’s workwear subcategory, aged at least 18 years, and domiciled in Jakarta. The total sample obtained was 126 respondents, but only 100 met the criteria. The research instrument was a questionnaire distributed using Google Forms through Instagram, WhatsApp, and Line. The data were analyzed using the PLS-SEM technique. The results show that e-WOM has a positive but insignificant effect on purchase intention. Furthermore, e-WOM has a positive and significant effect on brand image and brand trust, and both brand image and brand trust have a positive and significant effect on purchase intention. e-WOM also positively and significantly influences purchase intention when mediated by brand image and brand trust. These findings indicate that companies should ensure that online reviews originate from actual consumers to strengthen consumer trust and enhance the company’s brand image, ultimately increasing purchase intention.
Customer Satisfaction sebagai Mediator Customer Loyalty dari Service Quality, CRM, dan Brand Image Gabriella Angelin Widjaya; Tommy Setiawan Ruslim
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari service quality, customer relationship management (CRM), dan brand image terhadap customer loyalty dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi pada PT. Semoga Jaya Transpot. Metode yang diambil dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif melalui distribusi kuesioner kepada 200 konsumen yang sudah memanfaatkan layanan dari PT. Semoga Jaya Transpot. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan service quality, customer relationship management, dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer satisfaction. Kemudian, customer satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty. Customer satisfaction juga terbukti memediasi pengaruh customer relationship management dan brand image terhadap customer loyalty, namun tidak memediasi pengaruh service quality terhadap customer loyalty. Serta, service quality dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty, sedangkan customer relationship management tidak berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty. Temuan ini menegaskan tentang pentingnya perusahaan untuk dapat terus dan senantiasa meningkatkan kualitas layanan, menjalin hubungan emosional yang baik dengan konsumen, dan menciptakan reputasi merek yang baik untuk mempertahankan serta meningkatkan kesetiaan pelanggan di sektor transportasi dan logistik yang saat ini semakin kompetitif. This study aims to analyze the influence of service quality, customer relationship management (CRM), and brand image on customer loyalty with customer satisfaction as a mediating variable at PT. Semoga Jaya Transpot. The method used in this study is a quantitative approach through the distribution of questionnaires to 200 consumers who have used the services of PT. Semoga Jaya Transpot. The data analysis process was carried out using the Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique. The results of the study indicate that service quality, customer relationship management, and brand image have a positive and significant effect on customer satisfaction. Then, customer satisfaction has a positive and significant effect on customer loyalty. Customer satisfaction is also proven to mediate the effect of customer relationship management and brand image on customer loyalty, but does not mediate the effect of service quality on customer loyalty. Also, service quality and brand image have a positive and significant effect on customer loyalty, while customer relationship management has no significant effect on customer loyalty. These findings emphasize the importance of companies to continuously improve service quality, establish good emotional relationships with consumers, and create a good brand reputation to maintain and increase customer loyalty in the transportation and logistics sector which is currently increasingly competitive.