A. A. Ngurah Agung Jaya Wikrama
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Udayana, Bali

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENENTUAN NILAI EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG PADA RUAS JALAN PERKOTAAN Juniarta, I Wayan; Negara, I. N. Widana; Wikrama, A.A.N.A. Jaya
Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2012): Vol.1, No.1, Desember 2012
Publisher : Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.224 KB)

Abstract

Abstrak: Arus lalu lintas pada ruas jalan terdiri dari berbagai tipe kendaraan dengan karakteristik berbeda. Arus lalu lintas ini dinyatakan dalam satuan mobil penumpang (smp) dengan nilai konversi yang disebut nilai ekivalensi mobil penumpang (emp). Penelitian dilakukan pada ruas Jalan Raya Sesetan yang termasuk jalan dua lajur dua arah tak terbagi. (2/2 UD). Tujuan studi ini adalah menemukan nilai emp serta membandingkannya dengan nilai emp MKJI 1997. Penentuan nilai emp menggunakan metode analisis regresi. Dari analisis regresi diperoleh emp  untuk interval waktu 3 menitan: KB = 1,88, dan SM = 0,11. Interval waktu 15 menitan: KB = 1,75, dan SM = 0,10. Dan interval waktu 1 jaman: KB = 2,58, dan SM = -0,11. Sedangkan nilai emp dalam MKJI: KB = 1,2, dan SM = 0,25. Nilai emp 3 menitan dan 15 menitan bersesuaian dengan MKJI 1997.
ANALISIS DAMPAK AKTIVITAS RUMAH SAKIT DAN SEKOLAH TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (STUDI KASUS : RUMAH SAKIT UMUM BANGLI DAN SMKN 1 BANGLI DI JALAN BRIGJEN NGURAH RAI BANGLI) Widana, I Made; Mataram, I N. Karnata; Wikrama, A.A.N.A. Jaya Wikrama Jaya
Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil Volume 2, No. 1, Februari 2013
Publisher : Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.028 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian dilakukan di jalan Brigjen Ngurah Rai Bangli sepanjang 200 meter depan SMKN 1 Bangli dan RSU Bangli. Dilakukan dalam empat skenario analisis hambatan samping yaitu hambatan samping gabungan, hambatan samping tanpa pengaruh aktivitas SMKN 1 Bangli, hambatan samping tanpa pengaruh aktivitas Rumah Sakit Umum Bangli, dan hambatan samping tanpa pengaruh kedua aktivitas. Analisis hambatan samping gabungan jam puncak pagi, ruas jalan yang diamati tergolong kelas hambatan samping Sangat Tinggi (VH), Kapasitas ruas jalan sebesar 1.689,90 smp/jam, Derajat kejenuhan sebesar 0,75. Sehingga, analisis hambatan samping tanpa pengaruh Rumah Sakit Umum Bangli, tanpa pengaruh aktivitas SMKN 1 Bangli  dan tanpa keduanya, ruas jalan yang diamati tergolong dalam kelas hambatan samping antara Tinggi (H) dan Rendah (L), Kapasitas ruas jalannya berkisar antara 1.813,55 sampai 1.999,03 smp/jam atau dampaknya sebesar 7,32% sampai 18,29 % dari kapasitas aktivitas gabungan, Derajat kejenuhan berkisar antara 0,70 dan 0,63 atau dampaknya berkisar antara 6,63% sampai 15,46% dari Derajat Kejenuhan gabungan.Abstract: The study was conducted at the Brigjen Ngurah Rai Bangli Road along 200 meters in the front of SMKN 1 Bangli and Bangli General Hospital. Scenario analysis conducted in four side friction is are combined side friction, side friction without influence SMKN 1 Bangli activity, side friction without influence activity Bangli General Hospital, and side friction without the effects of both activities. Analysis of the combined side friction at peak hours in the morning, roads are observed belong to the class of side friction Very High (VH), road capacity by 1689.90 pcu / h, the degree of saturation (DS) of 0.75. So from the analysis side friction without the influence of Bangli General Hospital activity, without the influence of SMKN 1 Bangli activity and without them, roads are classified in the class observed side friction between the High (H) and Low (L), capacity of road segments ranged from 1813.55 to 1999.03 pcu / h or by the effects of 7.32% to 18.29% of the combined capacity of the activity, degree of saturation (DS) ranging between 0.70 and 0.63 or the impact ranged from 6.63% to 15, 46% of the combined degree of saturation.
PENENTUAN NILAI EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG PADA SIMPANG BERSINYAL (Studi Kasus : Simpang Jalan Sudirman – Raya Puputan dan Simpang Jalan Diponegoro – Teuku Umar) Andraswanto, Lilik; Wikrama, A.A.N.A. Jaya; Negara, I. N. Widana
Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Infrastruktur Teknik Sipil
Publisher : Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Arus lalu lintas pada simpang bersinyal terdiri dari berbagai tipe kendaraan dengan karakteristik berbeda. Arus lalu lintas ini kemudian dinyatakan dalam satuan mobil penumpang (smp) dengan nilai ekivalensi mobil penumpang (emp). Lokasi penelitian pada Simpang Jalan Sudirman – Raya Puputan dan Simpang Jalan Diponegoro – Teuku Umar. Penelitian ini bertujuan menemukan nilai emp serta membandingkannya dengan nilai emp MKJI 1997. Penentuan nilai emp menggunakan metode analisis regresi. Survai volume lalu lintas menggunakan metode digital traffic counting. Dari analisis regresi pada Jalan Sudirman Simpang Jalan Sudirman – Raya Puputan diperoleh nilai emp untuk kendaraan berat (KB) sebesar 1,358 dan sepeda motor sebesar 0,070. Untuk Jalan Diponegoro Simpang Jalan Diponegoro – Teuku Umar diperoleh nilai emp untuk kendaraan berat (KB) sebesar 1,456 dan sepeda motor (SM) sebesar 0,100. dan signifikan pada ? = 5%. Nilai emp yang dihasilkan berbeda dengan nilai emp dalam MKJI 1997, hal ini dikarenakan oleh : dilihat dari faktor geometrik jalan yaitu lebar lajur, jumlah lajur dan komposisi kendaraan yang berbeda, dilihat dari faktor perilaku yaitu sepeda motor yang cenderung berada disamping kendaraan dan ukuran kota.   Abstract:Traffic on the signalized intersection consist of various types of vehicles with different characteristics. This traffic is expressed in passenger cars unit (pcu). To convert will be need a value of passenger cars equivalence (pce). Location of study were on the Sudirman – Raya Puputan Intersection and Diponegoro – Teuku Umar Intersection. The purpose of this study are to find out the value of pce and compare it with the value of emp MKJI 1997. Determination of emp values ?by ?using regression analysis method. Data collection method has been conduct manually for inventory survey. Methods of digital trafic counting for traffic volume surveys. From the regression analysis has been obtained emp for Sudirman – Raya Puputan Intersection Heavy Vehicle (HV) = 1.358, and Motor Cycle (MC) = 0.070. For Diponegoro – Teuku Umar Intersection Heavy Vehicle (HV) = 1.456, and Motor Cycle (MC) = 0.100 and significant at ? = 5%.  The resulting emp value is different from emp values in MKJI 1997, this due to : seen from the geometric factors, that is the width of lanes, number of lanes and te composition of different vehicles, seen from the behavioral factors that are likely to be a motor cycle next to the vehicle and size of the city.