Ong Cin Siu
STAB Bodhi Dharma

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Kepribadian Dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB): Studi Empiris Menggunakan Metode Korelasional Pada Pandita Buddha di Provinsi Banten Ong Cin Siu
Jurnal Studi Agama Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Studi Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama Agama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsa.v6i1.12878

Abstract

Pandita Buddha merupakan seseorang yang memiliki pengetahuan Dharma dan mampu membabarkan serta layak untuk diteladani. Pandita Buddha memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan agama Buddha. Seorang Pandita Buddha yang ideal yaitu memiliki sikap dan perilaku menolong dalam memberikan pelayanan demi kemajuan spiritual serta kebahagiaan umat Buddha. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara meningkatkan OCB Pandita Buddha dengan mengkaji hubungan antara kepribadian dengan OCB Pandita Buddha. Penelitian dilaksanakan pada Lembaga Pandita Buddha di Provinsi Banten. Populasi penelitian berjumlah 42 Pandita Buddha dengan jumlah sampel sebanyak 42 Pandita Buddha, dimana penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh dikarenakan populasi kecil sehingga populasi digunakan sebagai sampel secara keseluruhan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis menggunakan korelasional. Hasil penelitian membuktikan adanya hubungan yang positif pada variable kepribadian (X1) dengan OCB Pandita Buddha (Y) sebesar 0,516 dengan nilai signifikan 0,000, artinya nilai signifikan < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa OCB Pandita Buddha dapat ditingkatkan melalui kepribadian.
MENGAJAR DENGAN METODE ROLE PLAY BERBASIS PSIKODRAMA KEPADA GURU SEKOLAH MINGGU BUDDHA TAMIL KOTA MEDAN Ong Cin Siu; Nuriani Nuriani; Lamirin Lamirin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpmb.v1i2.51

Abstract

Guru Sekolah Minggu Buddha adalah seorang yang sebagai sumber belajar, fasilitator, pengelola, demonstrator, pembimbing, dan evaluator namun adakalanya Metode pembelajaran ini membuat siswa jenuh dan tidak kreatif. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan mengajar menggunakan metode role play berbasis psikodrama agar siswa lebih antusias untuk belajar. Bentuk kegiatan ini adalah pembinaan Guru Sekolah Minggu Buddha Tamil Kota Medan dilakukan selama satu hari. Pertemuan akan dilakukan pelatihan dengan sistem Psikodrama, Belajar Aktif berdasar prinsip Psikologi dan Drama. Hasil kegiatan Pengabdian ini berjalan dengan lancar. Para peserta sangat antusias mengikuti materi dan pelatihan yang disampaikan. Selain itu praktek psikodrama membuat peserta menambah kompetensi mengajar dan bagi para guru dapat memaksimalkan kompetensinya dalam mengajar.
PELATIHAN MENYADARI DAN MENERIMA EMOSI SEBAGAI BAGIAN DIRI DI MEDITATION BUDDHIST CENTER Nuriani Nuriani; Ong Cin Siu; Lisniasari Lisniasari; Lukman Lukman
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpmb.v2i1.71

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang kemampuan seseorang untuk menyadari dan menerima emosi sebagai bagian diri. Emosi sering sekali dianggap negative, sehingga cenderung diabaikan dan ditolak. Dengan kondisi demikian, pola asuh orang tua sering mendorong anak untuk mengabaikan, menekan maupun menolak emosi, yang menjadi bibit masalah di kemudian hari. Sejatinya manusia terlahir dengan membawa emosi dasar yang akan berkembang sejalan dengan interaksi manusia dengan lingkungannya. Kerentanan emosional berarti mengakui, menerima dan memahami emosinya sendiri. Dengan kondisi demikian individu dapat mengelola emosi tersebut dengan baik, sehingga menjadi sumber kekuatannya. Ketrampilan mengelola emosi tersebut menjadikan manusia menjadi cerdas emosi. Kecerdasan emosional ini merupakan salah satu factor penting yang menentukan kesuksesan seorang manusia.
LAYANAN TRAUMA HEALING Ong Cin Siu; Yogiawaty Yogiawaty
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpmb.v2i1.72

Abstract

Kondisi traumatis akibat peristiwa yang mengancam jiwa dapat memberikan pengaruh negative pada kehidupan seseorang apabila tidak segera diatasi. Kondisi yang terjadi sering disebut sebagai PTSD (Post Traumatic Stress Disorder), apabila dibiarkan berlarut-larut dapat menimbulkan gangguan baik fisiologis maupun psikologis dari korban yang mengalami trauma. Kondisi ini dialami oleh warga salah satu desa di Nusa Tenggara Barat yang mengalami kerusuhan antar dusun yang menyebabkan mereka mengalami trauma sehingga sebagian tidak berani pulang dan mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari. Tim trauma Healing kerja sama dari WANDANI (Wanita Theravada Indonesia) dan STAB Bodhi Dharma bergerak cepat kurang lebih 2 minggu setelah kejadian traumatis untuk memberikan layanan. Metode terapi yang digunakan yaitu The Heart technique (THT®), ciptaan dari Dr. Dr. Adi W. Gunawan, ST., M.Pd., sudah terbukti membantu ratusan ribu orang sejak diluncurkan pada tahun 2018. Metode ini dapat diaplikasikan secara massal melalui bimbingan khusus dari pencipta nya, sehingga proses trauma healing dapat berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Hal ini dibuktikan dari kembalinya penduduk beraktivitas dan merencanakan menyelenggarakan perayaan Waisak yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh mereka.