Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Socialization of Catfish (Clarias sp.) Using Semi-Artificial Spawning in Aras Village, Batu Bara Regency: Sosialisasi Pembenihan Ikan Lele (Clarias sp.) dengan Menggunakan Pemijahan Semi Buatan di Desa Aras Kabupaten Batu Bara Ria Retno Dewi Sartika Manik; Ewin Handoco; Lois Oinike Tambunan; Janwar Tambunan; Sahat Sitompul
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.533 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang822

Abstract

Catfish production from year to year has increased. Catfish production in Indonesia in 2013 reached 758,455 tons. The socialization of catfish hatchery using semi-artificial spawning is aimed at cultivating the community to increase seed yields and carry out catfish hatchery with semi-artificial spawning methods. The method used is the method of presentation and practice. Counseling on catfish spawning with semi-artificial techniques is very useful for groups of fish farmers, this is evident from the enthusiasm of the community who are enthusiastic in participating in the socialization from beginning to end. Abstrak Produksi ikan lele dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Produksi ikan lele di Indonesia pada Tahun 2013 mencapai 758.455 ton. Sosialisasi pembenihan ikan lele dengan menggunakkan pemijahan semi bauta bertujuan agar masyarakat pembudidaya dapat meningkatkan hasil benih dan melaksanakan pembenihan ikan lele dengan metode pemijahan semi buatan. Metode yang digunakan adalah metode presentasi dan praktek. Penyuluhan tentang pemijahan ikan lele dengan teknik semi buatan sangat bermanfaat terhadap kelompok pembudidaya ikan, hal ini terbukti dari semangat masyarakat yang antusias dalam mengikuti sosialisasi mulai dari awal sampai akhir.
Rancang Bangun Mesin Pemecah Kemiri Tipe Double Roll dengan Daya 0,5 Hp (Pengaruh Jarak Roll terhadap Persentase Pecah Biji Kemiri) Agustian Parlindungan Hutauruk; Sahat Sitompul; Winfrontstein Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8783

Abstract

Tujuan penelitian ialah untuk melakukan uji terhadap kerja mesin pemecah kemiri “double roll” pada beragam jarak. Pelaksanaan penelitian ialah Agustus sampai Oktober 2022 di Laboratorium Teknik Mesin di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Yang menjadi faktor penelitian ini yaitu pengaruh jarak roll terhadap persentase pecah biji kemiri. Ada lima jarak variasi roll yaitu 1,3 cm, 1,5 cm, 1,7 cm, 1,9 cm, 2,1 cm dan masing-masing jarak dilakukan pengujian satu kilogram. Pengujian ini dilakukan dengan empat parameter yaitu persentase inti utuh, inti belah dua, inti hancur, biji lolos. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa jarak roll berpengaruh besar pada mesin kemiri dan hasil pecah biji kemiri. Dari pengujian tersebut menunjukkan bahwa semakin kecil jarak roll membuat hasil inti hancur semakin banyak dan begitu juga dengan semakin lebar jarak roll semakin banyak biji kemiri yang lolos. Nilai persentase inti utuh tertinggi pada jarak roll 2,1 cm yaitu 0,03%. Persentase inti belah dua tertingi terdapat pada jarak roll 1,3 cm yaitu 0,13%. Persentase inti hancur tertinggi terdapat pada jarak roll 1,3 cm yaitu 0,26%. Persentase biji lolos tertinggi terdapat pada jarak roll 2,1 cm yaitu 0,54%.
Rancang Bangun Mesin Pengupas Kulit Kacang Tanah dengan Daya 0,5 Hp Gunawan Simanjuntak; Sahat Sitompul; Tambos August Sianturi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8786

Abstract

Salah satu hal yang menghalangi produksi pengupas kacang tanah ialah proses pengupasan yang masih manual (tenaga manusia). Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuat sistem pengupasan kacang tanah dengan cara memisahkan kulit kacang tanah secara mekanis. Metode penelitian ialah eksperimental melalui perancangan mesin pengupas kacang memanfaatkan motor listrik di perbengkelan. Pengupasan kacang tanah dilakukan secara mekanis menggunakan alat berbentuk silinder dan “one-piece holder” yang didesain untuk mengupas kulit kacang dengan mudah. Pembuatan mesin pengupas kacang tanah terdiri dari hopper (inlet hopper) setelah dilakukan penelitian yang ekstensif. Sistem kupas, rangka motor dengan hopper penyimpanan dan motor listrik pada 0,5 HP pada kecepatan 1400 rpm, diperlambat menjadi 375 rpm oleh puli, menghasilkan produk sebanyak 3 kg per 1 menit. Jika proses produksi berjalan selama satu jam, maka kuantitas yang diperoleh dapat menjadi 180 kg.
Penerapan (TPM) Total Productive Maintenance pada Mesin Pengupas Kulit Kacang Tanah dengan Daya 0,5 Hp Menggunakan Metode (OEE) Overall Equipment Effectiveness Sayang Gembira Simanjuntak; Sahat Sitompul; Winfrontstein Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8788

Abstract

Mesin pengupas kulit kacang dapat selalu berada pada kondisi yang prima maka diperlukan perawatan sebagai pengoptimalkan dari kompone-komponen peralatan maupun system tersebut. Penggunaan mesin yang dilakukan ecara terus menerus harus didukung oleh kegiatan perawatan mesin (maintenance) yang baik juga dalam setiap perawatannya, dengan bertujuan untuk menghindari penurunan fungsi mesin saat beroprasi atau produksi dan yang utama agar terhindar dari terjadinya kerusakan total mesin (Breakdown). Menganalisa hasil pengolahan data untuk mengetahui seberapa besar perubahan tingkat efektivitas penggunaan mesin/ peralatan dan untuk memperoleh penyelesaian dari masalah yang ada,dengan cara menganalisa perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Dari permasalahn yang timbul diatas maka ditemukan Rata – rata hasil perhitungan Overall Equipment Effectiveness adalah 19,12%. Nilai ini masih jauh dibawah standar dunia yaitu 85%. Mesin ini mempunyai kapasitas 3 kg/1 menit dikalkulasikan kedalam 60 menit.
Pengaruh Variasi Diameter Puli pada Mesin Pemecah Kemiri Tipe Double Roll Dengan Daya 0,5 Hp Joy Simangunsong; Sahat Sitompul; Jhon S. Purba
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8790

Abstract

Mesin kemiri ini dirancang bertujuan untuk mempermudah pemecahan cangkang kemiri tanpa menggunakan cara tradisional. Mesin ini digunakan untuk membantu para petani kecil untuk menghasilkan produk yang besar, hemat waktu dan tenaga kerja. Pada dasarnya prinsip kerja mesin pemecah kemiri ini berawal dari sebuah motor listrik yang menghasilkan daya dan putaran yang ditransmisikan ke poros. Dalam prosesnya kami mengalami masalah mengenai variasi hasil kualitas dan kuantitas dari mesin pengupas ini yang bertujuan untuk meningkatkan performa mesin. Untuk dapat mengatasi variasi hasil tersebut dapat dilakukan pengujian dalam tiga kali pengujian dengan 1kg tiap pengujian dengan 3 variasi diameter puli yaitu 203.2 mm (8 inch), 254mm (10 inch) dan 302,8 mm (12 inch) Mesin ini mempunyai kapasitas 128,6 kg/jam, didapat dari hasil pengujian dengan menggunakan daya motor listrik sebesar 0,5 HP dan efisiensi tertinggi didapat sebesar 98%.
Analisa Variasi Putaran pada Mesin Pengupas Kulit Kacang Tanah Menggunakan Penggerak Motor Listrik Daya 0,5 Hp Jepry Simanjuntak; Sahat Sitompul; Tambos August Sianturi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau putaran pada mesin pengupas kulit kacang tanah melalui penggunaan pengerak motor listrik berdaya 0,5 hp. Alat pemipil kacang ini dirancang untuk memudahkan mengupas kacang tanah tanpa harus dilakukan secara manual atau tradisional. Mesin ini mayoritas dimanfaatkan oleh petani kecil untuk menghasilkan produk dalam jumlah banyak dengan menghemat waktu dan tenaga. Pada dasarnya, prinsip kerja alat pemipil kacang ini didasarkan pada motor listrik yang menghasilkan tenaga dan putaran yang ditransmisikan ke sebuah poros. Pada prosesnya, peneliti mengalami masalah fluktuasi kualitas dan kuantitas alat pengupas ini dengan tujuan meningktkan kinerja mesin. Untuk dapat mengatasi variabilitas dalam hasil ini, tiga pengujian 3 kg dapat dijalankan dalam satu pengujian pada tiga variasi putaran yang berbeda “350 rpm, 420 rpm, serta 525 rpm”. Mesin tersebut memiliki kapasitas 3 kg per menit diperoleh melalui pengujian waktu rata-rata 180 detik dengan motor listrik berdaya 0,46 hp yang dan efisiensi tertinggi 88,8 %.
Analysis Variation Paddle Wheel With Photovoltaic Form Cultivation with Consumption Electricity Sahat Sitompul; Winfrontstein Naibaho; Welmar Olfan Basten Barat
Journal of Applied Geospatial Information Vol 7 No 1 (2023): Journal of Applied Geospatial Information (JAGI)
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jagi.v7i1.5230

Abstract

The main problem that is often found in the failure of microalgae production is poor water quality during the maintenance period. One of the causes of deteriorating water quality is the lack of oxygen which endangers microalgae which can inhibit cell growth so that it can reduce its productivity. On this basis, efforts are needed to refresh the water or aeration to help increase the dissolved oxygen (DO) level in the microalgae growth container using a paddle wheel. The development of an aerator blade design that has optimum efficiency is needed to reduce high electricity consumption and see more effective cell growth.
MEMBANGUN MOTIVASI SISWA UNTUK BELAJAR MELALUI KEGIATAN KPPM DI DESA MBINANGA KECAMATAN PEGAGAN HILIR KABUPATEN DAIRI Damico Sitohang; Dicky Kurniawan; Sahat Sitompul; Winfrontstein Nibaho
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i2.5991

Abstract

Pendidikan merupakan unsur yang penting bagi semua orang sebagai pondasi kemajuan bangsa dan sebagai tuntunan perkembangan anak. Motivasi merupakan factor penting yang dapat mempengaruhi hasil belajar dan dapat membantu meningkatkan semangat belajar. Melalui pengamatan lewat kegiatan KPPM di desa Mbinanga kecamatan Pegagan Hilir kabupaten Dairi, kegiatan pembelajaran di desa ini dirasa kurang efektif, karna kurangnya waktu belajar yang diterapkan di sekolah yang disebabkan oleh minimnya fasilitas belajar di sekolah dan jarak tempuh waktu serta medan jalan yang dilalui. Program KPPM dalam bentuk bimbingan belajar ini dilaksanakn atas dasar kerjasama Mahasiswa dan perangkat desa Mbinanga. Metode pembelajaran yang digunakan adalah jam belajar tambahan/ les sore kepada anak-anak setelah pulang sekolah. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan motivasi Siswa untuk belajar yang sedang mengenyam Pendidikan. Hasilnya Siswa menjadi lebih semangat belajar dan termotivasi untuk melanjutkan Pendidikan ketingkat perguruan tinggi.
UJI KEKUATAN TARIK KOMPOSIT DENGAN PENGUAT SERAT SABUT KELAPA Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Qadry, Al; Sinaga, Franklin Taruyun Hudeardo; Saragi, Jandri Fan HT; Pratama, Angga Bahri; Sitompul, Sahat
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i1.1484

Abstract

Serat dan ampas kelapa banyak dihasilkan oleh pedagang kelapa dan industry kelapa. Limbah serat kelapa tidak berbahaya karena organic dan bisa terurai. Akan tetapi limbah kelapa menjadi masalah karena kapasitas yang besar dan menjadi sampah yang kurang termanfaatkan. Atas dasar pertimbangan tersebut maka penelitan ini bertujuan untuk memanfaatkan serat sabuk kelapa sebagai salah satu solusi yang bisa digunakan sebagai new material bagi masyarakat dan industry. Penelitan ini dilaksanakan di Labolatorium Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan dengan menggunakan mesin computer servo universal tensile machine dengan kapasitas maksimum mesin 100000 N. Matriks yang digunakan pada penelitian ini adalah resin polister yang disusun dengan serat dengan pertimbangan massa, dimensi dan diameter yang sama yang secara kontiniyu, acak dan terputus-putus. Sampel tersebut dibuat dengan komposisi fraksi volume yaitu (10:90) %, (20:80) %, (30:70) %, (40:60) %, dan (50:50) %. Matriks 50:50 % memiliki stress, strain dan modulus yang tertinggi pada pengujian kali ini. stress sebesar 14,98 MPa, strain 2,00%, beban 12.251 N dan modulus young sebesar 7,49 MPa.
IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL MODIFIKASI INDUSTRIAL ENGINEERING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI NUMERASI DI SDN 173280 LOBU SIREGAR Handayani, Rina; Sitompul, Sahat; Sihotang, Rinto
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i1.6160

Abstract

Numeracy literacy is a basic skill that is very important for elementary school students in facing the challenges of the 21st century. This research aims to improve the numeracy literacy of SD Negeri 173280 Lobu Siregar students through the implementation of traditional games modified with the concept of Industrial Engineering. The method used was a qualitative approach with a participatory action research design. The research subjects were 45 students of grades III-V of SD Negeri 173280 Lobu Siregar. The modified traditional games include Congklak Numeration, Jumping Rope Math, and Statistical Ladder Snakes developed with the principles of ergonomics, efficient work systems, and optimization of the learning process. Data were collected through pre-test and post-test of numeracy skills, observation of learning activities, and interviews with teachers and students. The results showed a significant increase in students' numeracy literacy skills by 35% from an average score of 65 to 88. Students also showed high enthusiasm in learning with participation rate reaching 95%. The implementation of Industrial Engineering concepts in game design proved effective in increasing the efficiency of the learning process and reducing the time to understand math concepts by 40%. This service program makes a real contribution to improving the quality of basic education and can be used as a replication model for other schools. ABSTRAK Literasi numerasi merupakan kemampuan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar dalam menghadapi tantangan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi siswa SD Negeri 173280 Lobu Siregar melalui implementasi permainan tradisional yang dimodifikasi dengan konsep Industrial Engineering. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan partisipatif (Participatory Action Research). Subjek penelitian adalah 45 siswa kelas III-V SD Negeri 173280 Lobu Siregar. Permainan tradisional yang dimodifikasi meliputi Congklak Numerasi, Lompat Tali Matematika, dan Ular Tangga Statistik yang dikembangkan dengan prinsip-prinsip ergonomi, sistem kerja yang efisien, dan optimasi proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test kemampuan numerasi, observasi aktivitas pembelajaran, dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan literasi numerasi siswa sebesar 35% dari skor rata-rata 65 menjadi 88. Siswa juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam pembelajaran dengan tingkat partisipasi mencapai 95%. Implementasi konsep Industrial Engineering dalam desain permainan terbukti efektif meningkatkan efisiensi proses pembelajaran dan mengurangi waktu pemahaman konsep matematika hingga 40%. Program pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar dan dapat dijadikan model replikasi untuk sekolah-sekolah lain.