Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Penyuluhan Pembuatan Pakan Ikan Mandiri dengan Menggunakan Metode Excel Di Desa Pakam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Retno, Ria
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku482

Abstract

Pemberian pakan pada ikan secara umum bertujuan untuk pertumbuhan individu atau populasi Pertumbuhan ikan yang baik, perlu didukung dengan pemberian makanan yang cukup mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Tujuan pengabdian masyarakat adalah agar masyarakat pembudidaya ikan di Desa Tanjung Seri Kabupaten Batu Bara dapat membuat pakan secara mandiri, mengetahui komposisi nutrisi yang dimiliki pakan, dan dapat mengetahui harga pakan yang hendak digunakan. Metode yang digunakan adalah metode presentasi dan demostrasi. Penyuluhan tentang pembuatan pakan ikan mandiri ini cukup bermanfaat terhadap kelompok pembudidaya ikan, hal ini terbukti dari semangat warga yang cukup antusias dalam mengikuti penyuluhan mulai dari awal sampai akhir
Sosialisasi Cara Budidaya Ikan yang Baik sebagai Manajemen Pengendali Mutu Budidaya Ikan di Desa Tanjung Seri Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara Retno, Ria
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku571

Abstract

Cara budidaya ikan yang baik (CBIB) adalah cara memelihara dan/atau membesar kan ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol shg memberikan jaminan keamanan pangan dari pembudidayaan dengan memperhatikan sanitasi, obat ikan, pakan dan bahan kimia serta biologis. Sosialisasi CBIB bertujuan agar masyarakat pembudidaya ikan di Desa Tanjung Seri Kabupaten Batu Bara dapat memanajemen budidaya ikan dengan baik, terkhususnya budidaya ikan lele dengan cara terkontrol dengan memperhatikan sanitasi, obat ikan, pakan dan bahan kimia serta biologis. Metode yang digunakan adalah metode presentasi. Sosialisasi tentang cara budidaya ikan yang baik ini sangat bermanfaat terhadap kelompok pembudidaya ikan, hal ini terbukti dari semangat warga yang cukup antusias dalam mengikuti sosialisasi mulai dari awal sampai akhir.
VARIASI HASIL TANGKAPAN IKAN DARI PERAIRAN SAMUDERA HINDIA, YANG DIDARATKAN DI PPN SIBOLGA PANTAI BARAT SUMATERA TAHUN 2019 Manik, Ria R; Handoco, Ewin; Arleston, Jogi
TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 17 No 2 (2021): TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Fisheries and Marine Science Faculty, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.53 KB) | DOI: 10.30598/TRITONvol17issue2page68-76

Abstract

Overfishing and overcapacity is a problem for the sustainability of capture fisheries development. Indonesia has experienced overfishing or called overfishing and overcapacity or called excess fishing capacity. The west coast of the island of Sumatra has enormous fishing potential, both in territorial waters and in ZEE waters. The purpose of the study was to understand the trend of fluctuations in fish catches in the waters of West Sumatra. Assessing the effect of boat trips on fish catches in the waters of West Sumatra and providing basic information and management of fisheries in the waters of West Sumatra. The research material used is Catch per Unit Effort (CPUE) data. The overall data was monthly average data in 2019 with fishing ground areas in the Western waters of Sumatra, the Indian Ocean. The results showed the composition of catches in the waters of West Sumatra landed in PPN Sibolga there are three dominant types of fish, namely skipjack tuna 14.566.140 kg (49.90%), decapterus 6.404.470 kg (21.94%) and tunny 2.480.880 kg (8.50%), The dynamics of fish catches in PPN Sibolga in 2019 were highest in May at 3.945.143 kg and June was the lowest catch month of 1.093.292 kg and the average monthly catch in 2019 was 2.508.436 kg, the catch per business unit landed in PPN Sibolga in 2019 obtained the highest CPUE of 8.474 kg/trip (July 2019) and the lowest 1,755 kg/trip (June 2019). ABSTRAK Overfishing dan overcapacity erupakan masalah keberlanjutan pembangunan perikanan tangkap. Indonesialah mengalami overfishing atau disebut penangkapan berlebih dan overcapacity atau disebut kelebihan kapasitas penangkapan. Pantai Barat Pulau Sumatera memiliki potensi perikanan yang sangat besar, baik perairan teritorial maupun perairan ZEE. Tujuan dari penelitian adalah untuk memahami trend fluktuasi hasil tangkapan ikan di Perairan Barat Sumatera, mengkaji pengaruh trip kapal dengan hasil tangkapan ikan di Perairan Barat Sumatera dan memberikan informasi dasar dan pengelolaan perikanan di Perairan Barat Sumatera. Materi penelitian yang digunakan adalah data Catch per Unit Effort (CPUE). Keseluruhan data merupakan data rata-rata bulanan tahun 2019 dengan daerah fishing ground Perairan Barat Sumatera Samudera Hindia. Hasil penelitian menunjukkan komposisi hasil tangkapan di Perairan Barat Sumatera yang didaratkan di PPN Sibolga terdapat tiga jenis ikan yang dominan yaitu cakalang 14.566.140 kg (49,90%), layang 404.470 kg (21,94%) dan tongkol 2.480.880 kg (8,50%), Dinamika hasil tangkapan ikan di PPN Sibolga di tahun 2019 tertinggi terjadi pada bulan Mei sebesar 3.945.143 kg dan bulan Juni merupakan bulan hasil tangkapan terendah yaitu 1.093.292 kg dan rata-rata hasil tangkapan bulanan tahun 2019 adalah 2.508.436 kg, Hasil tangkapan per-unit usaha yang didaratkan di PPN Sibolga di tahun 2019 didapatkan CPUE tertinggi yaitu 8.474 kg/trip (Juli 2019) dan terendah 1.755 kg/trip (Juni 2019). Kata Kunci: CPUE, penangkapan berlebih, penangkapan ikan, PPN Sibolga, Perairan Barat Sumatera
Penyuluhan Peningkatan Produktivitas Usaha Kelompok Nelayan Melalui Penerapan Manajemen Agribisnis Perikanan di Kabupaten Batu Bara Retno, Ria
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku760

Abstract

Agrobisnis perikanan tangkap tradisional adalah nelayan yang memanfaatkan sumber daya perikanan dengan peralatan tangkap tradisional, operasi penangkapan yang relative sederhana dan modal usaha yang kecil. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan agar kelompok nelayan dapat mengetahui bagaimana menjalankan manajemen agribisnis perikanan khususnya dibidang tangkap. Metode yang digunakan adalah metode presentasi dan demostrasi. Sosialisasi tentang peningkatan produktivitas usaha kelompok nelayan melalui penerapan manajemen agribisnis perikanan di Kabupaten Batu Bara ini sangat bermanfaat terhadap kelompok nelayan ikan, hal ini terbukti dari semangat kelompok masyarakat yang cukup antusias dalam mengikuti sosialisasi mulai dari awal sampai akhir.
Penyuluhan Pembuatan Pakan Ikan Mandiri dengan Menggunakan Metode Excel Di Desa Pakam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Ria Retno
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku482

Abstract

Pemberian pakan pada ikan secara umum bertujuan untuk pertumbuhan individu atau populasi Pertumbuhan ikan yang baik, perlu didukung dengan pemberian makanan yang cukup mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Tujuan pengabdian masyarakat adalah agar masyarakat pembudidaya ikan di Desa Tanjung Seri Kabupaten Batu Bara dapat membuat pakan secara mandiri, mengetahui komposisi nutrisi yang dimiliki pakan, dan dapat mengetahui harga pakan yang hendak digunakan. Metode yang digunakan adalah metode presentasi dan demostrasi. Penyuluhan tentang pembuatan pakan ikan mandiri ini cukup bermanfaat terhadap kelompok pembudidaya ikan, hal ini terbukti dari semangat warga yang cukup antusias dalam mengikuti penyuluhan mulai dari awal sampai akhir
Sosialisasi Cara Budidaya Ikan yang Baik sebagai Manajemen Pengendali Mutu Budidaya Ikan di Desa Tanjung Seri Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara Ria Retno
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku571

Abstract

Cara budidaya ikan yang baik (CBIB) adalah cara memelihara dan/atau membesar kan ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol shg memberikan jaminan keamanan pangan dari pembudidayaan dengan memperhatikan sanitasi, obat ikan, pakan dan bahan kimia serta biologis. Sosialisasi CBIB bertujuan agar masyarakat pembudidaya ikan di Desa Tanjung Seri Kabupaten Batu Bara dapat memanajemen budidaya ikan dengan baik, terkhususnya budidaya ikan lele dengan cara terkontrol dengan memperhatikan sanitasi, obat ikan, pakan dan bahan kimia serta biologis. Metode yang digunakan adalah metode presentasi. Sosialisasi tentang cara budidaya ikan yang baik ini sangat bermanfaat terhadap kelompok pembudidaya ikan, hal ini terbukti dari semangat warga yang cukup antusias dalam mengikuti sosialisasi mulai dari awal sampai akhir.
Penyuluhan Peningkatan Produktivitas Usaha Kelompok Nelayan Melalui Penerapan Manajemen Agribisnis Perikanan di Kabupaten Batu Bara Ria Retno
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku760

Abstract

Agrobisnis perikanan tangkap tradisional adalah nelayan yang memanfaatkan sumber daya perikanan dengan peralatan tangkap tradisional, operasi penangkapan yang relative sederhana dan modal usaha yang kecil. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan agar kelompok nelayan dapat mengetahui bagaimana menjalankan manajemen agribisnis perikanan khususnya dibidang tangkap. Metode yang digunakan adalah metode presentasi dan demostrasi. Sosialisasi tentang peningkatan produktivitas usaha kelompok nelayan melalui penerapan manajemen agribisnis perikanan di Kabupaten Batu Bara ini sangat bermanfaat terhadap kelompok nelayan ikan, hal ini terbukti dari semangat kelompok masyarakat yang cukup antusias dalam mengikuti sosialisasi mulai dari awal sampai akhir.
Socialization of Catfish (Clarias sp.) Using Semi-Artificial Spawning in Aras Village, Batu Bara Regency: Sosialisasi Pembenihan Ikan Lele (Clarias sp.) dengan Menggunakan Pemijahan Semi Buatan di Desa Aras Kabupaten Batu Bara Ria Retno Dewi Sartika Manik; Ewin Handoco; Lois Oinike Tambunan; Janwar Tambunan; Sahat Sitompul
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.533 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang822

Abstract

Catfish production from year to year has increased. Catfish production in Indonesia in 2013 reached 758,455 tons. The socialization of catfish hatchery using semi-artificial spawning is aimed at cultivating the community to increase seed yields and carry out catfish hatchery with semi-artificial spawning methods. The method used is the method of presentation and practice. Counseling on catfish spawning with semi-artificial techniques is very useful for groups of fish farmers, this is evident from the enthusiasm of the community who are enthusiastic in participating in the socialization from beginning to end. Abstrak Produksi ikan lele dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Produksi ikan lele di Indonesia pada Tahun 2013 mencapai 758.455 ton. Sosialisasi pembenihan ikan lele dengan menggunakkan pemijahan semi bauta bertujuan agar masyarakat pembudidaya dapat meningkatkan hasil benih dan melaksanakan pembenihan ikan lele dengan metode pemijahan semi buatan. Metode yang digunakan adalah metode presentasi dan praktek. Penyuluhan tentang pemijahan ikan lele dengan teknik semi buatan sangat bermanfaat terhadap kelompok pembudidaya ikan, hal ini terbukti dari semangat masyarakat yang antusias dalam mengikuti sosialisasi mulai dari awal sampai akhir.
PENINGKATAN PERTUMBUHAN IKAN SIDAT (ANGUILLA BICOLOR) DENGAN PEMANFAATAN PEDICLE KERANG LENTERA SEBAGAI BAHAN PAKAN Jandri Fan Ht. Saragi; Ria Retno
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 3: Oktober 2022
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.703 KB) | DOI: 10.33578/mbi.v17i3.159

Abstract

The market demand for eel is very high. In January – August 2011 the export volume of eel decreased by 39.1% from the same period in 2010. The decline in exports was the impact of constraints on eel cultivation, namely the long growth of fish. A good feed for eels is fresh meat feed from fish, crustaceans, and shellfish. The composition of the feed has an impact on the high cost of feed production. Brachiopoda lingulata are often found in the waters of Batubara Regency as "tail clams". Lantern shells are waste that can be used as fish feed ingredients, besides having high nutrition, Brachiopoda lingulata also have bioactive substances in their bodies. This study aimed to examine the effect of using Brachiopoda lingulata pedicles on eel growth based on survival response, specific growth rate, feed conversion ratio, protein efficiency ratio and protein retention of eel (A. bicolor) stadia elver. The method used is an experimental method where this method is to see the causal relationship between the dependent variable and the independent variable. Experimental research consisted of 5 treatments with 3 replications, carried out on a laboratory scale to minimize external influences. Data analysis with quantitative methods. The test was analyzed using a Completely Randomized Design (CRD), the analysis tested the effect of treatment, followed by the Smallest Significant Difference (BNT) test. The addition of the best Brachiopoda lingulata pedicle flour is 2% of fish meal protein substitution seen from the survival response, namely 95.6%, specific growth rate 0.95%/BW/day, feed conversion ratio 2.64 and protein efficiency ratio 0.83.
Fish Catch Results Related to Temperature and Chlorophil in Western Waters of Sumatera Ewin Handoco S; Ria Retno Manik; Jogi Arleston
Journal of Applied Geospatial Information Vol 6 No 2 (2022): Journal of Applied Geospatial Information (JAGI)
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jagi.v6i2.4508

Abstract

The western waters of Sumatera are one of the waters that have the potential of coastal and ocean resources. Oceanographic factors that can be related to high productivity in waters are SST (Sea Surface Temperature) and the distribution of chlorophyll concentration. Sibolga waters are geographically quite strategic, because they are located in the Indian Ocean, most of the catch is landed at the Sibolga Nusantara Fisheries Port. This Study aims to understand the trend of fluctuations in fish catches in the The Waters of Western Sumatera, to examine the effect of chlorophyll on fish catches in the waters of West Sumatera. Sea surface temperature and monthly chlorophyll-a concentrations were obtained from the result of the Aqua Modis months in 2021. Monthly data and data on fishing results were obtained from the Sibolga Nusantara Fisheries Port. The composition of catches in the western waters of Sumatera which landed at PPN Sibolga in 2021there three dominant fish species, namely Cakalang (Katsuwonis Pelamis) 11.655.768 Kg, Layang (Decapterus Sp) 4.589.147 (19,95%), Tembang (Sardinella sp) 2.421.523 (10,53%), the variation of fish catch per unit (CPUE) ;anded at PPN 2021. The Highest occurred in may at 3.809 kg/trip and the lowest occurred in November 1.521,58 kg/trip and the average monthly CPUE in 2021 was 5.105,88kg/trip. Monthly variations of sea surface temperature and chlorophyll-a in the waters of for 12 months (2021) the lowest temperature occurred in August, namely 26,88 0C while the highest temperature in February was 30,92 0C, the highest consentration was in May of 1,56 mg/m3 while the lowest occurred in March at 0,15 mg/m3.