Ayu Purnama Sari
Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS METODE DEDUKSI DALAM MEMAHAMI MASALAH YANG TERJADI DI GEREJA TORAJA JEMAAT RANTEPASANG Ayu Purnama Sari; Ela Olyviea Tandi; Meli Kuse; Oktavani Lukin Caliane; Resti Kinda
STT Kingdom Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT KINGDOM BALI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to analyze the deduction method in understanding the problems that occur in the Toraja Church of the Rante Pasang congregation. The problems that occurred in the Rantetangan congregation affected the life of the church, especially in terms of spirituality. one of the problems that exist in the Toraja Church of the Rante Pasang congregation is the habit of playing gambling. This custom is not only carried out by church members but also by church elders. The habit of playing gambling by the elders has a bad influence on the spiritual development of the congregation. by using the method of deductive reasoning, a study can reach conclusions that are based on theories that have been proven true.
Nilai Hospitalitas Dalam Budaya Raputallang: Upaya Gereja Mencegah Kasus Bunuh Diri Ayu Purnama Sari; Kristiani Ela
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral Vol 3 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46408/vxd.v3i1.139

Abstract

Masyarakat Toraja dikenal sebagai masyarakat yang kaya akan kebudayaan dan tingkat toleransi yang tinggi, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan sosialnya. Namun, fakta yang ditemui ada begitu banyak kasus yang menarik perhatian yaitu kasus bunuh diri yang beberapa waktu yang lalu sangat marak terjadi di daerah Toraja. Salah satu penyebab terjadinya bunuh diri adalah karena tidak adanya perhatian dari orang disekitar individu tersebut dalam menghadapi persoalan kehidupannya, dalam hal ini tidak adanya nilai hospitalitas yang diterapkan dalam menjalin hubungan sosial. Kurangnya cinta kasih yang terjalin dalam sebuah hubungan dapat mengakibatkan seseorang memilih tindakan bunuh diri sebagai jalan untuk terlepas dari persoalan tersebut. Salah satu budaya atau filosofi yang masih dipegang oleh masyarakat Toraja sampai saat ini adalah raputallang. Di dalam raputallang terdapat nilai-nilai hospitalitas Kristen yang dapat dijadikan sebagai pedoman masyarakat Toraja secara khusus Gereja dalam membangun hubungan dengan sesamanya. Karena itu penulis ingin menjelaskan nilai-nilai hospitalitas Kristen yang terdapat dalam raputallang sebagai dasar bagi Gereja dalam mencegah kasus bunuh diri. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan metode studi pustaka serta model sintesis dari Stephen B. Bevans. Hasilnya, nilai kepedulian dalam budaya raputallang seyogyanya mampu mencegah seseorang melakukan bunuh diri.