Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Performance Analysis of Isolation Forest Algorithm in Fraud Detection of Credit Card Transactions Waspada, Indra; Bahtiar, Nurdin; Wirawan, Panji Wisnu; Awan, Bagus Dwi Ari
Khazanah Informatika Vol. 6 No. 2 October 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/khif.v6i2.10520

Abstract

Losses incurred due to fraud on e-commerce transactions, especially those based on credit cards, continue to increase, resulting in large losses each year. One mechanism to minimize the risk of fraudulent credit card transactions is to utilize a detection technique for ongoing transactions. Credit card transaction data in its original state does not have a label, and the amount of fraud data on the training data is very small so that it belongs to a very unbalanced category, and the pattern of fraud continues to change. Isolation forest is an unsupervised algorithm that is efficient in detecting anomalies. Several techniques can be applied to improve the performance of the Isolation forest model. Previous studies used the ROC-AUC metric in analyzing the performance of Isolation Forests, which could provide incorrect information. This study made two contributions; the first is to present a performance analysis with both the ROC-AUC and AUCPR. Thus, it can be seen that the high ROC-AUC value does not guarantee the model has the reliability in detecting fraud. In comparison, the information provided through AUCPR is more appropriate to describe the ability of the model to capture data fraud. The second contribution is to propose several techniques that can be applied to improve the performance of the Isolation forest model, namely to optimize the determination of the amount of training data, feature selection, the amount of fraud contamination, and setting hyper-parameters in the modeling stage (training). Experiments were carried out using a real-life dataset from ULB. The best results are obtained when the validation data split ratio is 60:40, using the five most important features, using only 60% of fraud data, and setting hyper-parameters with the number of trees 100, 128 sample maximum, and 0.001 contamination. The validation performance of this model is precision 0.809917, recall 0.710145, F1-score 0.756757, ROC-AUC 0.969728, and AUCPR 0.637993, while for Testing results obtained precision 0.807143, recall 0.763514, F1-score 0.784722, ROC-AUC 0.97371, and AUCPR 0.759228.
PENERAPAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS Panji Wisnu Wirawan; Moch. Abdul Mukid
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.563 KB)

Abstract

Learning Management System (LMS) is a software package  which providesvirtual classes for both teacher and student. LMS can be deployed to localschool networks and can be installed on the school's website. Hence it is easierfor students and teachers in Junior and Senior High School to access learningmaterials. Junior High School and Senior High Schools have many classes andeach class has many subjects in each academic year. To apply the learningsupported by the LMS, a good understanding of LMS features is required, sothat LMS can be used to support many of the classes and subjects. This studyproposes an LMS implementation scheme in Junior High School and SeniorHigh School so that LMS can support many classes and subjects. Specifically,Moodle was selected as LMS product in this study. Firstly, we identify howclass was organized in both junior and senior high school. We continued withidentification moodle features that could support multi class organization. Theresult of this study was a scheme of how Moodle can be implemented to supportmulti class organization in junior and senior high school. Keywords: Learning Management System (LMS), Moodle, multi class organization
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN MOBILE LEARNING INTERAKTIF BERBASIS ANDROID DENGAN METODE PERSONAL EXTREME PROGRAMMING Hidayat Rizal; Satriyo Adhy; Panji Wisnu Wirawan
Journal of Informatics and Technology Vol 2, No 3 (2013): Wisuda Agustus 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Komputer / Informatika, FMIPA UNDIP, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.161 KB)

Abstract

Pembelajaran dengan menggunakan perangkat bergerak tanpa ada batasan waktu dan tempat dinamakan Mobile Learning (M – Learning). M-Learning dapat diimplementasikan pada tipe aplikasi wireless internet, smart client, dan messaging. Kurang interaktif, bersifat statis dan selalu membutuhkan koneksi jaringan internet menjadi permasalahan pengguna ketika menggunakan tipe wireless internet. Smart client dapat diimplementasikan menjadi native application. Native application memiliki kemampuan menyimpan data pada memori device sehingga aktifitas M-Learning dapat berjalan meskipun dalam kondisi tidak terkoneksi internet. Aplikasi client M-Learning Interaktif berbasis android memiliki fitur untuk menampilkan mata kuliah yang diambil, mengakses materi, mengakses penugasan, dan mengakses serta menambah topik forum. Aplikasi ini menjadi solusi alternatif  pembelajaran menggunakan perangkat bergerak yang efisien dan interaktif. M-Learning Interaktif ini dikembangkan dengan metode Personal Extreme Programming. Aplikasi client diimplementasikan menggunakan bahasa Java dan aplikasi server menggunakan database E-Learning moodle berbasis web
APLIKASI PEMBELAJARAN BIOLOGI INTERAKTIF BAGI SISWA KELAS VIII Daniela Rizky R; Beta Noranita; Panji Wisnu Wirawan
Journal of Informatics and Technology Vol 2, No 2 (2013): Wisuda April 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Komputer / Informatika, FMIPA UNDIP, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.416 KB)

Abstract

Biologi sebagai mata pelajaran yang wajib dikuasai siswa kelas VIII, dinilai kurang mendapat minat dari para siswa dalam mempelajarinya. Salah satu alasan yang muncul adalah kurangnya model pembelajaran yang melibatkan peran aktif siswa. Segala kelebihan yang dimiliki oleh sistem multimedia dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan untuk menciptakan suatu media pembelajaran alternatif bagi siswa yang membantu memahami materi pembelajaran. Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Biologi Interaktif (SIBINTER) ini memanfaatkan model Object-Oriented Software Engineering oleh Bruegge dan Dutoit (2004), sehingga pendekatan sistematik yang berorientasi objek digunakan dalam pengembangan sistem multimedia mulai dari analisis kebutuhan, desain, implementasi sampai kepada evaluasi. Dengan dihasilkannya SIBINTER dengan memanfaatkan metode, siswa kelas VIII mendapatkan sebuah alternatif media pembelajaran baru yang lebih interaktif, terutama untuk materi pertumbuhan dan perkembangan manusia, sistem gerak manusia, sistem pencernaan manusia, sistem pernafasan manusia, dan sistem peredaran darah manusia.
INTEGRASI SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN SISTEM MONITORING PRESTASI AKADEMIK UNTUK PENGELOLAAN SEKOLAH (STUDI KASUS : MTS TAQWAL ILAH DAN YAYASAN TAQWAL ILAH SEMARANG) Panji Wisnu Wirawan; Ragil Saputra; Satriyo Adhy
JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI Vol 23, No 40 (2016)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.127 KB)

Abstract

Sistem informasi akademik merupakan sarana untuk mengelola berbagai data akademik sekolah. Sistem informasi akademik dapat digunakan pula untuk evaluasi kerja guru maupun siswa. Namun demikian, keberadaan sistem informasi akademik yang telah ada tanpa sistem monitoring menjadikan evaluasi siswa tidak berjalan sebagaimana mestinya. Artikel ini membahas mengenai bagaimana mengintegrasikan sistem informasi akademik dengan sistem monitoring prestasi akademik siswa. Data yang akan dibagipakaikan pada sistem informasi akademik didefinisikan, kemudian lapisan web service dibangun pada sistem informasi akademik. Selanjutnya, dibuat sistem monitoring prestasi akademik berdasarkan service yang diberikan pada web service tersebut. Sebagai hasil, telah dibangun sistem monitoring prestasi akademik dengan memanfaatkan web service yang dibangun pada sistem informasi akademik. Kata kunci : sistem monitoring prestasi akademik, web service
IbM KELAS VIRTUAL UNTUK SMPN 6 DAN SMAN2 SALATIGA Helmie Arif Wibawa; Indra Waspada; Panji Wisnu Wirawan
Jurnal Abdimas Vol 21, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v21i1.10960

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan oleh SMPN 6 dan SMAN 2 Salatiga dalam meningkatkan prestasi akademik para siswa adalah dengan giat memberikan pengayaan materi pada siswa. Upaya ini membutuhkan sumber daya berupa waktu dan ruang yang dapat melebihi dari ketersediaan yang sudah ada, sehingga apabila pelaksanaannya hanya tergantung dengan metode klasikal maka dapat mengganggu alur PBM yang telah berlangsung. Perlu adanya metode lain yang dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu yang terbatas tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi informasi untuk mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dalam usaha pengayaan  materi dan soal sehingga dapat diakses secara lebih luas baik oleh siswa, guru maupun masyakat. Teknologi yang memungkinkan adalah diimplementasikannya pembelajaran online untuk mengelola proses pembelajaran secara elektronik melalui kelas-kelas virtual. Dengan menggunakan pembelajaran online pengelolaan data bahan ajar, guru, siswa, kuis, maupun forum dapat dilakukan secara elektronik sehingga dimungkinkan PBM tidak bergantung pada kelas klasikal tetapi dapat berlangsung secara online dan realtime. Selain itu kegiatan ini juga mentargetkan bahwa setiap guru memiliki akun khusus yang digunakan untuk mengelola kelas virtual, mengunggah dan mengunduh bahan ajar maupun evaluasi dalam bentuk kuis secara online. Oleh karena itu pada kegiatan ini juga diadakan pelatihan dan pendampingan intensif dari tim agar guru dapat mandiri dalam berinteraksi menggunakan sistem pembelajaran online.
Sistem Informasi Persebaran Penyakit Leptospirosis Menggunakan Global Positioning System (GPS) Berbasis Android Adhitya Nugroho; Panji Wisnu Wirawan
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 9, No 1 (2018): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.366 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.9.1.31474

Abstract

Leptospirosis merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, khususnya di negara-negara yang beriklim tropis dan subtropis serta memiliki curah hujan yang tinggi. Sistem Informasi Geografis Kejadian Leptospirosis di Kota Semarang berbasis Web dapat memberikan data kejadian leptospirosis, namun pada proses menambahkan data kejadian leptospirosis sistem tersebut belum bisa menambahkan posisi longitude dan latitude secara langsung. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan perkembangan teknologi khususnya pada smartphone bersistem operasi Android dengan memanfaatkan teknologi GPS untuk mendapatkan posisi Persebaran penyakit leptospirosis, kemudian data Persebaran penyakit leptospirosis tersebut disimpan dalam database server. Sistem Informasi Persebaran Penyakit Leptospirosis Menggunakan Global Positioning System (GPS) Berbasis Android dibangun dengan menggunakan model proses prototype dengan bahasa pemrograman java Android. Hasil dari artikel ini berupa sistem berbasis Android. Sistem ini dapat membantu dalam menambah data kejadian leptospirosis secara langsung melalui perangkat Android. Selain itu sistem ini dapat menangkap posisi penderita melalui perangkat Android. Data kejadian disimpan pada database server melalui web service.
Sistem Rekomendasi Buku Menggunakan Metode Item-Based Collaborative Filtering Andrew Hans Ritdrix; Panji Wisnu Wirawan
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 9, No 2 (2018): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.442 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.9.2.31482

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering dijumpai oleh para pembaca buku adalah menentukan buku-buku yang akan mereka baca selanjutnya. Kesulitan pembaca buku dalam menentukan buku yang akan dibaca disebabkan oleh banyaknya jumlah buku dan beragamnya jumlah buku yang ada. Solusi untuk permasalahan yang dialami pembaca adalah dengan menerapkan sistem rekomendasi buku yang dapat memberikan rekomendasi buku kepada pembaca buku. Metode item-based collaborative filtering dipilih sebagai metode yang diterapkan pada sistem rekomendasi buku dikarenakan metode item-based collaborative filtering memberikan hasil rekomendasi berdasarkan nilai kemiripan antar buku. Pengguna akan lebih tertarik dengan buku yang memiliki nilai kemiripan yang sama. Artikel ini mengusulkan pengembangan sistem rekomendasi buku berbasis web yang memanfaatkan metode item-based collaborative filtering untuk rekomendasi buku dengan nilai MAE 0,962858. Pengembangan sistem rekomendasi ini menggunakan model pengembangan waterfall, menggunakan bahasa pemrograman PHP dan sistem manajemen basis data MySQL. Sistem ini akan menghasilkan rekomendasi buku yang memudahkan pengguna dalam menentukan buku yang akan dibaca selanjutnya.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN E-LEARNING BERBASIS WEB KE DALAM M-LEARNING Panji Wisnu Wirawan
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 2, No 4 (2011): Jurnal Masyarakat Informatika
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.388 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.2.4.2655

Abstract

Today, the use of mobile devices to support day-to-day communications has become part of public life, including communication by using the Internet through wireless networks. This can broaden the utilization of Mobile Learning (M-Learning). M-Learning can intersect with a web-based E-Learning in terms of data utilization. This article discusses the development of E-Learning capabilities that can be used for M-Learning using E-learning architecture that already exist before. As a result, the architecture of the new E-Learning with the ability of M-Learning is constructed and the prototype based on the architecture is developed.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN SARAF TIRUAN BACKPROPAGATION UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT KULIT Nurul Mutiani Sukarno; Panji Wisnu Wirawan; Satriyo Adhy
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 5, No 10 (2014): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1312.774 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.5.10.8437

Abstract

Skin has a great risk to be suffering from disease. Skin disease is easy to see by the other people, which could urge patient to look for health services and medications immediately. However, most people are less conscious about their skin diseases because many new skin disease which not familiar for patient, so that the skin disease can’t be handle and become worse. Information technology could solve those problems by capturing data and deliver optimal output using particular processes. This research aims to overcome the problem by developing a web based information system that implements backpropagation neural network. The symptoms of skin diseases are used as inputs and the match skin disease as output. The architecture of backpropagation neural network in this researchhas four input neurons on input layer, a hidden layer with adjustable amount of neurons and an output neuron on output layer. As a result the most optimal recognition value with validity percentage of 100% on data training and 40% on data testing with training time in 6 hours and 10 minutes using 100000 maximum epoch, 0.0001 minimum error, 0.4 learning rate and 20 neurons in hidden layer.