Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Teknik Role Playing terhadap Komunikasi Interpersonal Siswa Sundari; Nur Asyah
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2022): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik role playing terhadap komunikasi interpersonal siswa MTsS Al Washliyah Bangun Purba Tahun Pembelajaran 2021/2022. Populasi didalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 140 siswa dan diambil sebagai sampel sebanyak 14 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan angket. Kriteria penolakan dan penerimaan uji hipotesis menggunakan taraf signifikan 5%. Dari hasil angket yang dibagikan sebelum dilakukan layanan (pre-test) diperoleh data dengan nilai rata-rata 84,7 dengan kategori sedang. Diketahui setelah dilakukan layanan (post-test) diperoleh data dengan nilai rata-rata 128,2 dengan kategori baik, sehingga ada peningkatan sebesar 43,5. Hal ini merupakan akibat dari pemberian tindakan berupa layanan bimbingan kelompok teknik role playing dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa, maka perlakuan yang diberikan memberikan pengaruh yang positif bagi siswa.Hasil penelitian diketahui bahwa nilai thitung adalah 3,595 dan itu lebih besar dari nilai ttabel yaitu 1,761, maka thitung > ttabel = (3,595 > 1,761), dengan demikian hipotesis yang berbunyi diperoleh hasil thitung = 3,595 berarti 3,595 > 1,761 pada taraf signifikan 5%, maka hipotesis yang berbunyi “ada pengaruh bimbingan kelompok teknik role playing terhadap peningkatan komunikasi interpersonal siswa MTsS Al Washliyah Bangun Purba dapat diterima.
Penyuluhan Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di SAS English Laboratory Nur Asyah; Rizqy Fadhilna Putri; Rini Fadhillah Putri
Altafani Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jpkm.v3i1.429

Abstract

Ada beberapa faktor penyebab mengapa SAS English Laboratory belum menerapkan kurikulum merdeka. Seperti belum adanya sosialisasi langsung yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan setempat terkait penerapan kurikulum merdeka, adanya mainset tantangan bagi Guru dalam menerapkan kuriukum merdeka diantaranya membuat modul ajar maupun penerapan profil pelajar Pancasila Ketika kurikulum merdeka dilaksanakan. Lokasi pengabdian kepada masyarakat ini merupakan Yayasan SAS yang beralamat di Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Adapun yang menjadi tujuan dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah: Guru dapat mengimplementasikan kurikulum merdeka dalam membentuk karakter peserta didik di SAS English Laboratory. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan penyuluhan kemudian melaksanakan observasi dan penyebaran angket kepada peserta kegiatan. Hasil yang didapatkan dalam pengabdian ini adalah adanya peningkatan pemahaman dari Guru tentang bullying yang ada di sekolah, hal tersebut dibuktikan dengan hasil angket peserta kegiatan dari hasil rata-rata persentase angket pre-test sebesar 36% dan post-test sebesar 97%. Luaran berupa artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal nasional tidak terakreditasi, surat kabar online yang sudah terbit dan laporan akhir beserta dokumentasi video kegiatan pengabdian masyarakat yang diunggah dalam akun Youtube. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat terus berlangsung dan menyajikan materi terbaru yang dibutuhkan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Tiktok Terhadap Self-Esteem Remaja Perempuan di SMK Satria Dharma PerbaunganT.a 2024/2025 Nadia Puspita Sari; Nur Asyah; Dina Hidayati; Khairina Ulfa Syaimi
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i2.259

Abstract

The purpose of this study was to determine the Effect of Using the Tiktok Application on Self-Esteem of Female Adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan. This research is a quantitative research with a descriptive approach. The population in this study were all female students at SMK Satria Dharma Perbaungan. The sample of this study was 36 students who were taken as samples taken using a purposive sampling technique whose criteria used in this study were female. The results of this study are that the level of use of the Tiktok application by female adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan can be said to be high. This was obtained from the results of the adolescent questionnaire with details of 40% with a frequency of 14 adolescents out of 36 respondents in the high category. Furthermore, the self-esteem of female adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan can be said to be moderate. This was obtained from the results of the student questionnaire with details of 37.5% with a frequency of 15 adolescents out of 36 respondents in the low category. The results of the simple linear regression analysis showed that there was a significant influence between the use of the Tiktok application on the self-esteem of female adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan. The model summary table shows an R Square value of 0.723. This value indicates that the contribution of the Tiktok application usage variable to self-esteem is 72.3%. While the remaining 27.7% is influenced by other factors outside the Tiktok application usage variable. Based on the regression coefficient value of X of 2.936, it states that for every 1% increase in the value of Tiktok application usage, the self-esteem value will also increase by 2.936. This means that the higher the level of Tiktok application usage, the lower the level of self-esteem of female adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan.
Upaya Meningkatkan Perilaku Altruistic Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Di SMP Swasta Nur Azizi Tanjung Morawa Hasibuan Jhohan Moro; Nur Asyah
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN TERPADU Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Terpadu (JPPT)
Publisher : PGSD UMN Al-Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jppt.v6i1.6088

Abstract

This study aims to improve altruistic behavior through sociodrama-based group guidance services at Nur Azizi Private Middle School, Tanjung Morawa. This study will involve approximately eight students with low altruistic behavior and then provide them with sociodrama-based group guidance services. The research sample was selected based on students with the lowest altruistic behavior scores. Data collection for this study was conducted using observation sheets as an instrument. Data analysis used a percentage formula by accumulating the data in groups. The results of the study indicate several conclusions, namely: (1) This study found that sociodrama-based group guidance services can improve altruistic behavior in students at Nur Azizi Private Middle School, Tanjung Morawa; (2) There was a change in students' altruistic behavior after implementing sociodrama-based group guidance services, with a percentage of 25% in cycle 1 and 87.5% in cycle 2.
Pengelolaan Makanan Sehat Untuk Mengatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Pegawai Dan Tutor Yayasan SAS ANA GROUP Rizqy Fadhlina Putri; Rini Fadhillah Putri; Nur Asyah
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3361

Abstract

Tujuan pelaksanaan pengabdian program kemitraan masyarakat ini adalah Meningkatkan mengelola makanan sehat dengan bahan sederhana, menjadi makanan mewah. Meningkatkan pengelolaan keuangan dalam menyesuaikan pendapatan dengan pengeluaran. Meningkatkan keterampilan mitra dalam mengelola keuangan sehari-hari, Meningkatkan pemahaman tutor dalam mengelola keuangan dengan baik dengan menuliskan buku harian pengeluaran, Solusi yang ditawarkan tim pengabdi adalah memberikan pelatihan mengolahan makanan sehat dengan langsung melaksanakan praktek kepada para tutor, serta mengolah makanan sederhana menjadi makanan restoran ternama, tim pengabdi akan melakukan pengolahan makanan steak tempe, nugget tahu dan makanan jamur yang disajikan dalam bentuk mewah, sehingga para tutor mampu mengolah keuangan dengan baik dan benar, tanpa harus membeli makanan diluaran, selain memangkas pengeluaran para tutor juga menjadi lebih sehat dan mampu mengontrol makanan yang baik untuk para tutor, tutor juga mampu menghemat keuangan dengan tepat. Hasil yang diperoleh adalah membuka pemikiran mitra dalam mengelola keuangan akan memberikan kontribusi dalam mengatur dan menggunakan keuangan dengan baik, sehingga tidak konsumtif dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam konsumsi makanan di luar seperti cafe atau tempat jajan lainnya.
Pendampingan Two Stay Two Stray Pengelolaan Makanan Sehat Untuk Penguatan Literasi Keuangan dan Mencegah Fomo Kuliner Generasi Z SAS English Laboratory Rizqy Fadhlina Putri; Nur Asyah; Rini Fadhillah Putri
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.5072

Abstract

This community service is carried out through mentoring activities for SAS English Laboratory tutors, 89% of whom are Generation Z. The current habits and the ease of social media have poisoned the mindset of Generation Z to experience "FOMO" by following current trends, especially frequent culinary tours in cafes. Restaurants or street food, which lead to poor financial management, have become a problem for SAS English Laboratory tutors in managing their finances. 65% of the tutors agree that culinary news shared on TikTok has become a destination that must be visited, even if only for a photo. This activity was carried out with the two-stay two-stray method, dividing each group to manage easy-to-make and delicious food, followed by the application of science and technology in managing finances well. The results from this community service activity have opened the partners' minds to better financial management, contributing to more effective organization and use of finances. This, in turn, helps avoid consumerism in daily life, particularly in food consumption outside of home, such as in cafes or snack places. The partners stated that savings significantly differentiate the characteristics of the two clusters, or in other words, the indicators by respondents in the two existing clusters are very different from one aThis also helps the psychology of Generation Z in managing finances.