Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Global Health Science (GHS)

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT LANSIA TERHADAP PELAYANAN POSYANDU LANSIA Rigoan Malawat; Supriyanto -; Endah Fitriasari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.062 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v1i1.6

Abstract

Usia lanjut akan dialami oleh semua orang, dan akan mengalami penurunan fungsi tubuh. Sampai saat ini telah tercatat oleh WHO jumlah lansia di Asia Tenggara dengan penduduk berusia di atas 60 tahun di Asia Tenggara mencapai 142 juta jiwa atau 8 persen dari total jumlah penduduk, sedangkan peningkatan jumlah warga lansia juga dialami Indonesia. ”Jumlah lansia di Indonesia mencapai 19,5 juta jiwa tahun 2011 (8,2 persen dari total penduduk), mayoritas perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat lansia terhadap pelayanan posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat tahun 2014. Metode yang digunakan adalah crosectional study dengan mewawancarai 187 lansia sebagai responden. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lansia (p = 0,000), jarak rumah (p= 0,000), dukungan keluarga dan pelayanan petugas (p= 0,000). Selanjutnya disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, jarak rumah, dukungan keluarga, dan pelayanan tugas dengan minat lansia terhadap pelayanan posyandu. Kata Kunci: posyandu lansia, minat, pengetahuan, jarak rumah, dukungan keluarga, pelayanan petugas.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam perawatan Gigi anak Usia 6-7 Tahun di RT 09 kelurahan Lesane Kecamatan Kota Masohi Kabupaten Maluku Rigoan Malawat
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 8, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs8205

Abstract

Perawatan gigi adalah upaya yang dilakukan agar gigi tetap sehat dan dapat menjalankan fungsinya. Gigi yang sehat adalah gigi yang bersih tanpa adanya lubang. Menurut WHO dalam Riskesdas (2012) diperkirakan bahwa 90% dari anak sekolah di dunia dan sebagian besar orang dewasa pernah menderita karies gigi sedangkan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia merupakan penyakit masyarakat yang diderita oleh 8,5% penduduk Indonesia. Faktor perilaku atau sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut adalah Penyebab timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat. Hal tersebut dilandasi oleh kurangnya pengetahuan akan pentingnya pemeliharaan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Perawatan Gigi Anak Usia 6-7 Di RT. 09 Kelurahan Lesane Kecamatan Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2016. Penelitian ini merupakan Deskritiptif Analitik dengan metode Cross Sectional, sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan metode Total Sampling yang berjumlah 36 orang, instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data, menggunakan uji Chi-Square dan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil dalam penelitian ini diperoleh Nilai Signifikan pengetahuan (p=0,42), sikap (p=0,001).Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dalam perawatan gigi anak usia 6-7 tahun. Kata kunci: pengetahuan; sikap; perawatan gigi