Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI KOLABORASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PEMBERDAYAAN BERPIKIR MELALUI PERTANYAAN (PBMP) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS X TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 3 SURABAYA WAHYUNINGTYAS, DYAN; WIYANTO WIBOWO, THEODORUS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas siswa, kesulitan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan keterlaksanaan sintaks , respon siswa, dan hasil belajar dengan menerapkan pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dengan Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) pada mata pelajaran Pengetahuan Dasar Teknik Mesin (PDTM). Jenis penelitian yang dilakukan adalah Quasi Experimental Design dengan desain penelitian ?One Group Pretest- Posttest Design?. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase aktivitas siswa pada pertemuan I sebesar 77,06% dan pertemuan II sebesar 85,88%. Kesulitan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan keterlaksanaan sintaks memperoleh persentase sebesar 100% yang berarti bahwa sintaks TPS dengan PBMP terlaksana dengan baik. Respon siswa terhadap kolaborasi pembelajaran kooperatif TPS dengan PBMP didapatkan persentase sebesar 89,17%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 60,33% dan post-test sebesar 85,33. Kata Kunci: TPS, PBMP, Aktivitas, Kesulitan Pelaksanaan Pembelajaran, Respon, Hasil Belajar.
IMPLEMENTASI PENGETAHUAN K3 DALAM PRAKTIK BUBUT DI BENGKEL TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO NUR LAILA TAVIV, VENICA; WIYANTO WIBOWO, THEODORUS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi perangkat pembelajaran, tingkat pemahaman siswa terhadap kompetensi dasar K3L, mengevaluasi perilaku K3 siswa saat praktik, dan mengetahui kesulitan siswa dalam menerapkan perilaku K3 saat praktik.Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh berupa data interval. Penelitian ini menggunakan dua jenis variabel, 1) variabel bebas, yaitu pengetahuan siswa pada kompetensi dasar K3L (X); 2) variabel tetap, yaitu perilaku K3 saat praktik bubut (Y). Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes, lembar observasi, dan angket. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas XI TPm-2 Jurusan Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto yang berjumlah 32 orang. Teknik analisis data untuk hasil pre-test dan post-test adalah dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Sedangkan untuk analisis data hasil lembar observasi dan angket siswa adalah dengan menggunakan skala likert.Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa (1) Kondisi perangkat pembelajaran adalah tidak ada, sehingga peneliti mengembangkan sendiri perangkat pembelajaran yang akan digunakan; (2) Pengukuran tingkat pemahaman siswa terhadap kompetensi dasar K3L dibagi menjadi dua, yaitu menggunakan pre-test dan post-test. Nilai pre-test dan post-test untuk kompetensi dasar K3L tergolong rendah karena di bawah KKM dengan nilai 75, dengan hasil nilai rata-rata pre-test siswa adalah 53,7 dan nila post-test adalah 61,72; (3) Hasil observasi kesadaran berperilaku K3 saat praktik bubut memiliki persentase rata-rata 61% dan tergolong dalam kategori baik; (4) Terdapat kesulitan siswa dalam menerapkan perilaku K3 saat praktik bubut dalam aspek keterbatasan dalam ketersediaan sepatu safety saat praktik berlangsung dan ketidaksadaran siswa untuk menggunakan masker hidung saat praktik bubut sebesar 100%. Kata Kunci : Pengetahuan K3, Perilaku K3 saat praktik, Kesulitan menerapkan perilaku K3 saat praktik, Teknik Pemesinan, SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MACROMEDIA FLASH PADA MATA PELAJARAN DASAR TEKNIK MESIN TERHADAP HASIL BELAJAR DAN RESPON SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 BLITAR SAIFUL ANAM, MOCHAMMAD; WIYANTO WIBOWO, THEODORUS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif macromedia flash terhadap hasil belajar siswa dan respon siswa kelas X program keahlian teknik pemesinan pada mata pelajaran dasar teknik mesin di SMK Negeri 1 Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas X TPm 1 sebagai kelas eksperimen dengan berjumlah 36 siswa dan kelas X TPm 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 36 siswa. Proses pengumpulan data menggunakan metode tes, yaitu pengumpulan data menggunakan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) setelah diberi perlakuan (treatment) dan angket respon siswa. Uji validitas instrumen dilakukan dengan menggunakan pendapat validator ahli (expert judgment). Teknik analisis data hasil belajar menggunakan analisis statistik uji-t dengan bantuan SPSS dan data respon siswa dengan analisis prosentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Terdapat pengaruh dengan diterapkan pembelajaran interaktif macromedia flash. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perbandingan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran interaktif macromedia flash lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari uji-t, data hasil belajar siswa yang menunjukan bahwa thitung yaitu sebesar 6,042 > ttabel­ yang hanya sebesar 1,994. Selain itu nilai hasil belajar siswa kelas eksperimen yaitu sebesar 81,39 lebih tinggi dibandingkan nilai hasil belajar siswa kelas kontrol yang hanya sebesar 75,44. (2) Siswa memberikan respon yang positif dengan jumlah prosentase respon keseluruhan sebesar 80,93% masuk ke dalam kategori Baik dengan range (61%-80%). Hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui media pembelajaran interaktif macromedia flash dapat memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar teknik mesin dan memberikan respon positif terhadap media pembelajaran tersebut. Kata Kunci: Media Pembelajaran Interaktf Macromedia Flash, Hasil Belajar, Respon Siswa.
UJI COBA MEDIA AUDIO VISUAL PADA KOMPETENSI DASAR ALAT GAMBAR TEKNIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DASAR GAMBAR TEKNIK KELAS X TPM DI SMK KAL 1 SURABAYA YUDI HERMAWAN, EKO; WIYANTO WIBOWO, THEODORUS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berawal tidak tersedianya media audio visual untuk KD alat gambar teknik yang diukur dari tingkat kevalidan, guna untuk mendapatkan media yang layak digunakan, serta meningkatkan hasil belajar siswa SMK KAL 1 Surabaya. Sebelumnya pada tahun ajaran 2016/2017 hanya 6 siswa yang tuntas dari 78 siswa sedangkan pada tahun ajaran 2015/2016 hanya 8 siswa dari 80 siswa. Dari nilai ini dilakukan uji coba media untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMK KAL 1 Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan menggunakan disain nonequivalent control group design, untuk kevalidan media dibagi menjadi beberapa bagian yaitu validasi media, validasi bahasa, validasi materi dan validasi perangkat dinilai dengan menggunakan skala linkert 1-4, Guna mengukur hasil belajar siswa dengan melakukan uji coba menggunakan tes kognitif dan psikomotorik dengan membandingkan nilai rata-rata pre-test dan post-test. Hasil penelitian untuk validasi media dengan hasil 3,18 berkriteria valid, validasi bahasa dengan hasil 3,07 berkriteria valid, validasi materi 3,4 berkriteria sangat valid, validasi perangkat silabus dengan hasil 3,3 berkriteria sangat valid dan RPP dengan hasil 3,35 berkriteria sangat valid. Dengan mengerjakan soal pre test dan post test dihitung dengan menggunakan rumus N-gain untuk mengetahui peningkata dan t-test untuk uji hipotisis, hasil dari rumus N-gain kelas kotrol 0,33 < kelas eksperimen 0,47 semua mengalami peningkatan akan tetapi kelas eksperimen lebih besar dibanding kelas kontrol selajutnya di hitung menggunakan T-test untuk uji hipotisis berikut hasil thitung 2,21 sedangkan ttabel 1,69 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kelas yang menggunakan media audio visual karena nilai kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kata kunci : Media audio visual, validasi, hasil belajar. Beginning with the unavailability of audio visual media for KD technical drawing tools that are measured from the level of validity, in order to get media that are suitable to be used, as well as improving student learning outcomes of KAL 1 Surabaya Vocational High School. Previously in the 2016/2017 school year only 6 students were completed from 78 students while in the 2015/2016 school year only 8 students from 80 students. From this value a media trial was conducted to improve student learning outcomes of KAL 1 Surabaya Vocational High School. This research method uses quasi experiment using nonequivalent control group design, for validity media is divided into several parts, namely media validation, language validation, material validation and device validation assessed using the linkert scale 1-4, in order to measure student learning outcomes by testing try using cognitive and psychomotor tests by comparing the mean values ??of the pre-test and post-test. The results of the research for media validation with the results of 3.18 are valid, language validation with 3.07 results are valid, material validation 3.4 has very valid criteria, validation of syllabus with 3.3 results is very valid and RPP is 3.35 very valid criteria. By working on the pre test and post test questions are calculated using the N-gain formula to determine the increase and t-test for the hypothetical test, the results of the N-gain formula control class 0.33 <experimental class 0.47 all increase but the experimental class greater than the next control class is calculated using a T-test for the hypothetical test following the results of tcount 2.21 while t table 1.69 it can be concluded that there is a class influence using audio visual media because the value of the experimental class is higher than the control class. Keywords: audio visual media, validation, learning outcomes
Penerapan Pendekatan PDIA dalam Meningkatkan Efektivitas PKL pada Konsentrasi Keahlian TKJ di SMK: Sebuah Kajian Teoretis Indra Nova Saputra; Luthfiyah Nurlaela; Rommy Mochamad Ramdhani; Theodorus Wiyanto Wibowo; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i1.6547

Abstract

Practical Work Placement (Praktik Kerja Lapangan/PKL) is positioned as a core subject in the Merdeka Curriculum and plays a strategic role in vocational education, particularly for students in the Computer and Network Engineering (TKJ) specialization at vocational high schools. Through PKL, students are expected to internalize work culture, strengthen technical competencies, and gain an authentic understanding of real workplace practices. Nevertheless, various studies indicate that the implementation of PKL often faces persistent challenges, such as mismatches between students’ competencies and workplace assignments, inconsistent mentoring quality, and limited evaluation mechanisms, which may hinder the achievement of learning outcomes. This article presents a theoretical review that explores the potential application of the Problem Driven Iterative Adaptation (PDIA) approach as a managerial framework to enhance the effectiveness of PKL. A literature review method was employed to examine policy documents, curriculum guidelines, and academic studies related to PKL, vocational education management, and adaptive change approaches over the last decade. This method was selected to allow a comprehensive synthesis of concepts and practices without relying on field data, focusing instead on understanding structural and managerial issues in PKL implementation. The analysis suggests that PDIA offers a flexible and context-sensitive framework for identifying root problems, implementing incremental improvements, and fostering continuous learning through collaboration between schools and industry partners. Overall, this study highlights that PDIA can support more adaptive PKL management and contribute to improving the relevance and quality of vocational learning experiences for TKJ students.