Alaiya choiril mufidah
Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keberfungsian Keluarga dalam Menangani Sibling Rivalry (Persaingan Saudara Kandung) pada Remaja Alaiya choiril mufidah
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Number 1, April 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/sinda.v2i1.378

Abstract

Sibling rivalry merupakan suatu tindakan persaingan di antara saudara kandung. Sibling rivalry akan berkelanjutan sampai dewasa apabila tidak ditanggulangi secepatnya. Keberfungsian keluarga terdapat aspek yang bisa meminimalisir terjadinya sibling rivalry. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan wawancara dan observasi sebagai tehnik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan usia, sikap perlakuan orang tua, dan perbedaan prestasi mampu menimbulkan sibling rivalry. Keberfungsian keluarga menjadi variabel yang sangat penting untuk meminimalisir sibling rivalry dengan mengoptimalkan peranan keluarga, ekspresi emosi keluarga, saling ketergantungan, distribusi kekuasaan keluarga, subsistem keluarga dan komunikasi keluarga, sehingga tidak terjadi kecemburuan dan pertikaian lagi diantara saudara kandung.
Penerapan Teknik TEGAR (Teguran dan Positive Reinforcement) untuk Mengurangi Perilaku Impulsif pada Anak dengan Attention-Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD) Ruwita Erinasari; Defi Astriani; Wiwik Suatin; Alaiya Choiril Mufidah
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/piaud.v4i2.5716

Abstract

ADHD children have problems with impulsive behavior, namely snatching and taking other people's things without permission. This makes it difficult for children to adapt to their environment, making it difficult to make friends. So this impulsive behavior must be reduced. This research intervention uses the TEGAR (Teguran and Positive Reinforcement) technique. This research aims to reduce the impulsive behavior of children with ADHD. The application of the TEGAR technique (Teguran and Positive Reinforcement) is a combination of Reprimand and Positive Reinforcement techniques, where children are given a warning when they show impulsive behavior. After the child displays the desired behavior, the child is immediately given Positive Reinforcement in the form of praise. The research method used was quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design. The research subjects were 6 children with ADHD. The research used a pretest scale before being given treatment and a protest scale after being given treatment which was tested using IBM SPSS 26.0 for Windows non-parametric method with the Wilcoxon test. The test results showed that there was a change in behavior before and after being given treatment using the TEGAR technique (Teguran and Positive Reinforcement) but it was not significant (Z = -1.261, p = 0.207 (p < 0.05)). So it can be concluded that the application of the TEGAR (Teguran and Positive Reinforcement) technique can reduce impulsive behavior in children with ADHD.
Daily Activity Card Technique (DACT) untuk Meningkatkan Komunikasi Sosial Anak dengan Spectrum Autisme Eka Wati Putri Lestari Eka; Defi Astriani; Zainal Rosyadi; Alaiya Choiril Mufidah
Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jtpigc.v1i2.5743

Abstract

Anak dengan gangguan spectrum autisme kerap kali mengalami gangguan perkembangan salah satunya kesulitan dalam berkomunikasi seperti kesulitan menyampaikan, menerima, dan memahami komunikasi secara verbal ataupun non-verbal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kefektivitasan daily activity card technique (DACT) dalam meningkatkan komunikasi sosial anak dengan gangguan spectrum autisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Teknik intervensi yang digunakan adalah Daily Activity Card Technique (DACT) meningkatkan komunikasi sosial untuk anak dengan spectrum autisme yaitu Daily Activity Card Technique (DACT). Teknik sampling yang mengunakan purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 5 anak dengan spectrum autisme yang ada di Kota Blitar. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perubahan namun tidak signifikan setelah pemberian metode Daily Activity Card Technique (DACT) ( Z = -1761 dan p = 0,78 (p > 0,05)). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Daily Activity Card Technique (DACT) dapat meningkatkan komunikasi sosial pada anak spectrum auisme.