Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Budaya Kerja terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri Di Gugus 1 Kecamatan Periuk Kota Tangerang admin, Aan Supiati; Hamid Al Jufri; Musringudin
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v4i1.2096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Gugus 1 Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Budaya kerja merupakan nilai, norma, dan perilaku yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, yang dapat memengaruhi kualitas kinerja individu dalam organisasi. Kinerja guru yang optimal sangat penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru sekolah dasar negeri di Gugus 1 Kecamatan Periuk. Hasil analisis data menunjukkan bahwa budaya kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Budaya kerja yang positif, seperti disiplin, kerja sama tim, inovasi, dan tanggung jawab, berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan kinerja guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Selain itu, ditemukan bahwa dimensi budaya kerja tertentu, seperti komunikasi yang efektif dan kepemimpinan, memiliki peran dominan dalam meningkatkan produktivitas dan profesionalisme guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan budaya kerja yang baik dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pihak sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan di Kecamatan Periuk dapat mengembangkan program pelatihan dan kebijakan yang mendukung terciptanya budaya kerja yang kondusif bagi guru.
Kebermakaan, Filosofis dan Kerangka Konsep Teori Kinerja Guru Di SDN Priuk Di Gugus 1 Kecamatan Periuk Kota Tangerang Aan Supiati; Hamid Al Jufri; Musringudin
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v4i1.2097

Abstract

Kinerja guru merupakan salah satu faktor utama dalam menentukan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebermaknaan, landasan filosofis, serta kerangka konsep yang dapat digunakan dalam memahami dan meningkatkan kinerja guru di SDN Priuk, Gugus 1, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif analitis, yang mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru, seperti kompetensi profesional, lingkungan kerja, serta motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebermaknaan dalam kinerja guru tidak hanya berkaitan dengan efektivitas pengajaran, tetapi juga dengan kesejahteraan psikologis dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Dari perspektif filosofis, kinerja guru dapat dikaji melalui pendekatan eksistensialisme dan pragmatisme pendidikan, yang menekankan pada pemenuhan potensi individu serta dampak nyata terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, penelitian ini mengusulkan kerangka konsep yang menghubungkan aspek motivasi, lingkungan kerja, serta kebijakan pendidikan dalam meningkatkan kinerja guru secara berkelanjutan.Dengan adanya pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebermaknaan dan teori yang mendasari kinerja guru, diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Evaluasi Program Ekstrakurikuler SMA Muhammadiyah 18 Jakarta Yoga Andhika Wicaksono; Musringudin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 7: Juni 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konteks, input, proses dan produk program ekstrakurikuler SMA Muhammadiyah 18 Jakarta. Penelitian ini deskriptif kualitatif dengan metode evaluasi CIPP, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, dan triangulasi data. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Aspeks konteks sesuai dengan panduan teknis dan Permendikbud No 62 tahun 2014 sebagai tempat peserta didik mengembangkan potensi bakat dan minat. Aspeks input meliputi perencanaan, pengelolaan sumberdaya dan memadai dan sesuai dengan pendoman teknis ekstrakurikuler. Aspeks proses meliputi pelaksanaan dan sarana prasana sudah memadai namun perlu adanya peningkatkan untuk fasilitas sarana prasarana. Aspeks produk meningkatknya keterampilan peserta didik dan softkill peserta didik sehingga banyak peserta didik mengikuti ekstrakurikuler memenangkan beberapa perlombaan.
Metode Mind Mapping Dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Buty Eka Safitri; Muhammad Munawar; Musringudin
PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pendidikan, Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/primearly.v8i1.3824

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Way kerap mata pelajaran IPAS tentang tumbuhan sumber kehidupan di bumi. Penerapan metode pembelajaran yang belum tepat diduga menjadi factor yang berpengaruh terhadap capaian pembelajaran sehingga belum optimal. Menjadi penting untuk mengukur dampak penerapan metode mind mapping dalam pembelajaran IPAS. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sebagai subjek penelitian, adalah siswa kelas IV dengan jumlah total 28, terdiri dari 16 laki-laki dan 12 Perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar berdasarkan nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 65 menjadi 75 pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar juga menunjukkan peninggkatan sebesar 43%. Pada siklus I persentase ketuntasan sebesar 39% menjadi 82% pada siklus II. Berdasarkan data yang terkumpul, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode mind mapping dalam pembelajaran IPAS berdampak positif meningkatkan hasil belajar siswa.