Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANAK DALAM LINGKUNGAN PERNIAHAN DINI DI KABUPATEN BONDOWOSO Reykasari, Yunita
FAIRNESS AND JUSTICE Vol 15, No 1 (2017): FAIRNESS AND JUSTICE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.09 KB) | DOI: 10.32528/faj.v15i1.2081

Abstract

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, menurut Undang-Undang  No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan bahwa perkawinan hanya diizinkan jika pria mencapai umur 19 tahun dan wanita mencapai umur 16 tahun. Karena, sebuah perkawinan selayaknya dilakukan pada saat laki-laki dan perempuan sudah cukup matang sehingga keduanya siap secara fisik, mental maupun psikis untuk membina rumah tangga. Akan tetapi, tidak jarang dijumpai anak-anak berstatus kawin/cerai.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DAN PENYALINAN ARSIP KELUARGA SECARA DIGITAL Mohamad Afrizal; Yunita Reykasari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.454 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8591

Abstract

Abstrak:Pengetahuan arsip dan kearsipan selayaknya menjadi kebutahan setiap orang karena setiap orang memiliki dan membutuhkan arsip. Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi yang pesat belum dimanfaatkan oleh banyak orang dalam pengeloalaan arsip pribadi maupun keluarganya. Oleh sebab itu, diadakanlah program pengabdian tentang pengelolaan dan penyalinan arsip keluarga secara digital. Tujuannya ialah memberikan ketrampilan pada masyarakat tentang pengelolaan dan penyalinan arsip secara digital. Metode pelaksanaan program ini terdiri dari analisis situasional, analisis kebutuhan mitra, pra pelaksanan, pelaksanaan, evaluasi, dan keberlanjutan menuju Sumbersari sebagai smart village. Mitra pengabdian yang dipilih ialah masyarakat Desa Sumbersari Kabupaten Jember. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peningkatan ketrampilan mitra dalam pengelolaan dan penyalinan arsip keluarga secara digital ialah 87%. Peningkatan ini terdiri dari peningkatan (a) ketrampilan memilah-milah arsip keluarga berdasar jenis kepentingannya dengan nilai 100%, (b) ketrampilan membuat arsip digital sesuai materi pelatihan dengan sempurna dengan nilai 93%, (c) ketrampilan menyimpan arsip-arsip digital dalam perangkat eksternal (MMC) 85%, dan (d) ketrampilan menyimpan arsip-arsip digital dalam cloud storage 70%.Abstract: Knowledge of archives and record management are important needs because everyone has and needs archives. On the other hand, the rapid development of information technology has not been used by many people to manage personal and family archives. Therefore, a service program about digitally management and copying of family archives was held. The aim was to provide the public with skills about digitally management archives and copying. The method of this program consists of situational analysis, needs analysis, pre-implementation, implementation, evaluation, and program sustainability towards Sumbersari as a smart village. The people of Sumbersari Village, Jember Regency, East Java Province was choosen as partners for this programme. The results of this programme show that the improvement in partner skills in digitally managing and copying family archives is 87%. This skill improvement consists of increasing a) skill to sort family files by type of interest with a score of 100%, b) skill to create digital archives according to training materials perfectly with a score of 93%, c) skill to store digital files in external storage devices (MMC) 85%, and d) skill to store digital archives in cloud storage 70%.
Sosialisasi Dan Proses Pendampingan Label Halal Pada Produk Bengkoh Mole Di Desa Pejaten Kabupaten Bondowoso Yunita Reykasari; Jekti Rahayu
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 3, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v3i1.7978

Abstract

Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat memahami tentang pentingnya sertifikasi halal pada makanan, sehingga produk yang dihasilkan dapat dipasarkan dengan baik dan bekualitas karena terjaminnya produk yang dihasilkan. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa mitra ingin juga mengusung konsep going locally maka makanan atau menu yang kami jual merupakan makanan rakyat yang biasa ditemui di masyarakat lokal. Adapun menu yang akan kami jual adalah aneka olahan nasi dan lauk tradisional. Masyarakat Bondowoso yang merupakan etnis pandhalungan menggunakan bahasa madura sebagai bahasa percakapan sehari-harinya, oleh karena itu nama brand yang mitra ciptakan pun menggunakan bahasa madura. Adapun nama brand mitra adalah “Bengkoh Mole” yang artinya Rumah Pulang. Mitra memilih nama ini karena mitra ingin pelanggan mitra merasakan sensasi makan menu rumahan yang membuat mereka teringat akan kampung halaman tempat mereka pulang dimanapun mereka merantau. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Minggu , tanggal 4 April 2021 dan peserta sebanyak 10 (sepuluh Puluh) peserta,karena masa pandemi maka hanya dibatasi sebanyak 10 (sepuluh) orang dengna menerapkanan protokol kesehatan. Pelaksanaan kegiatan bertempat dikediaman Bengkoh Mole, Desa Pejaten Kabupaten Bondowoso ,dengan peserta kegiatan antara lain para ibu rumah tangga yang memiliki produk rumahan. Para peserta kegiatan sosialisasi sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi tersebut, hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dikemukakan oleh peserta kegiatan berkaitan dengan produk makanan yang halal untuk dikonsumsi. 
ANAK DALAM LINGKUNGAN PERNIAHAN DINI DI KABUPATEN BONDOWOSO Yunita Reykasari
FAIRNESS AND JUSTICE Vol 15, No 1 (2017): FAIRNESS AND JUSTICE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/faj.v15i1.2081

Abstract

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, menurut Undang-Undang  No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan bahwa perkawinan hanya diizinkan jika pria mencapai umur 19 tahun dan wanita mencapai umur 16 tahun. Karena, sebuah perkawinan selayaknya dilakukan pada saat laki-laki dan perempuan sudah cukup matang sehingga keduanya siap secara fisik, mental maupun psikis untuk membina rumah tangga. Akan tetapi, tidak jarang dijumpai anak-anak berstatus kawin/cerai.
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN MENJADI LAHAN PERUMAHAN DI KABUPATEN JEMBER Yunita Reykasari; Lutfian Ubaidillah; Nikita Maulidya; Miftahul Huda
FAIRNESS AND JUSTICE Vol 19, No 1 (2021): FAIRNESS AND JUSTICE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/faj.v19i1.6677

Abstract

The transfer of land functions which is quite ambiguous is faced by the government in relation to regulating policies on agricultural areas, especially in Jember district. Regional government obliged to accelerate the pace of economic growth through development housing and industrial development along with increasing population growth,while the government also needs to pay attention to efforts to  maintain as well maintain the existence of agricultural lands to meet the needs of the community incidentally is productive land. Without any effort to overcome the dilemma through improvement of regulations and policies issued previously, namely Regional Regulations Number 1 Year 2015 which is highly irrelevant to current conditions, the rate of decline agricultural land in Jember which has decreased since 2005-2013 will be increasingly high. In 2005 the area was 74,884.13 Ha decreased to 74,229.26 Ha in in 2013, where the area decreased by 654.87 hectares. This fact is also clouded with the rise of housing permits that are adjacent to water sources that hamper their use for irrigation purposes. In fact, the land crisis was caused by developers namely, land that is close to a water source is purchased by the developer so that the impact is not productive land around due to the impact of lack of water flow so that the soil with Such conditions can be considered a crisis land. Such conditions can categorized as an act of wetsonduiking (legal smuggling).
Perlindungan Terhadap Tenaga Kerja Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja Yunita Reykasari
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 3 No. 1 (2023): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengesahan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perpu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja diharapkan bisa menciptakan dan meningkatkan lapangan kerja dengan memberikan kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan terhadap industri nasional dan perdagangan nasional, serta meningkatkan investasi sebagai salah satu kunci pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan terhadap tenaga kerja akibat disahkannya UU Cipta Kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan Undang-Undang (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil dari penelitian ini adalah tenaga kerja belum mendapat perlindungan secara maksimal dikarenakan dalam UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja belum cukup mengatur terkait masalah hak terhadap tenaga kerja. Sehingga belum tercapainya keadilan dan perlindungan yang lebih baik kepada segenap tenaga kerja di Indonesia