Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Literasi Sains Melalui Penerapan Pembelajaran Praktikum Kimia Pada Siswa SMAN 4 Jayapura Florida Emmy Doloksaribu; Irwandi Yogo Suaka
ABMAS Vol 21, No 2 (2021): Jurnal Abmas, Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.454 KB) | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.38832

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi secara ilmiah kepada dunia pendidikan untuk  meningkatkan literasi sains di bidang kimia melalui praktikum kimia pasda siswa SMAN 4 Jayapura. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 31 orang siswa dengan 4 percobaan praktikum yaitu indikator asam basa, teori asam basa, kecepatan reaksi dan pembuatan larutan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang diamati, siswa melaksanakan dengan sangat serius dan antusias. Setelah pelaksanaan praktikum diberikan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan materi yang diberikan, hasil menunujukkan siswa mengalami peningkatan ilmiah yang sangat baik. Demikian juga tanggapan siswa dan guru terhadap pelaksanaa kegiatan ini sangat positif.
PELATIHAN REKONSTRUKSI MODUL KIMIA BERBASIS BRAINSTORMING PROBLEM SOLVING MAHASISWA PPL KIMIA DALAM PERSIAPAN TUGAS AKHIR Florida Doloksaribu; Irwandi Yogo Suaka
JURNAL PENGABDIAN PAPUA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Uncen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2941.241 KB) | DOI: 10.31957/.v2i1.639

Abstract

Lecture and teacher as a pillar that is expected to build quality research, education, analysis, and should have a high responsibility on the problems by this nation. The problem of un-ordinary research at the student level is very much found. Sometimes lecturers do not carefully analyze the originality of research guidance. Therefore, many researchers do not dare to publish the results of their work to the realm of accredited publications. Based on the understanding and several lecture models and modules that have been studied, designed, or developed, it is necessary to provide a training education college to prepare them for writing scientific papers,  that can benefit the development of professionalism. The training of reconstruction of brainstorming problem solving materials module for improving high orther thinking's chemistry college on minerals in the preparation of the final project and the ability to design plagiarism-free papers. Based on the results of the training, the college have been able to browse, and analyze the content of the chemical materials of minerals as a reference material for module development. In addition, the material in the analysis has been clarified based on the education reconstruction model,  subject matter until a basicized text has been found. Basic elementary text composite with brainstorming problem solving indicator, becomes the novelty of chemical module of minerals in the context of clay, limestone, and zeolite. The teaching material module produced is the result of the training given and the results of previous research. Keywords: Training, reconstruction module, problem solving thinking
Analisis Kualitas Air pada Mata Air Gudang Garam di Distrik Skanto Kabupaten Keerom Irwandi Yogo Suaka; Nofira Widyaningsih; Irja Sepriyanto Jenmau; Marsia Isa Bwefar
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i5.7792

Abstract

Distribusi air bersih di Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, belum sepenuhnya mampu menjangkau seluruh penduduk meskipun terdapat sumber mata air alami yaitu Mata Air Gudang Garam. Pertumbuhan penduduk, kerusakan infrastruktur distribusi, serta tidak adanya pemantauan berkala terhadap kualitas air menimbulkan kekhawatiran terhadap kelayakan air sebagai sumber air minum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis status mutu air Mata Air Gudang Garam berdasarkan parameter fisika, kimia, dan biologi, serta mengevaluasi kesesuaian air tersebut dengan baku mutu kelas I sesuai PP No. 82 Tahun 2001. Data diperoleh dari hasil uji laboratorium pada tahun 2010 dan 2019 dan dianalisis menggunakan metode STORET dari US-EPA. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kedua tahun tersebut, nilai skor STORET adalah 0 yang mengindikasikan bahwa air tergolong dalam kualitas kelas A (baik sekali) dan memenuhi syarat sebagai air baku air minum. Temuan ini menunjukkan bahwa sumber air masih dalam kondisi layak pakai, namun diperlukan pemantauan berkelanjutan dan perlindungan terhadap aktivitas manusia yang dapat mencemari sumber air. Implikasi dari penelitian ini penting bagi pengambil kebijakan dan masyarakat dalam mengelola serta melestarikan sumber daya air secara berkelanjutan.