Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KEPERCAYAAN GURU TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA TOMOHON Maxie A. J. Liando
Jurnal Mitra Manajemen Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Mitra Manajemen Edisi Februari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.104 KB) | DOI: 10.52160/ejmm.v3i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas kerja guru sekolah dasar di Kota Tomohon. Tujuan penelitian untuk mengkaji dan mendeskripsikan hasil analisis dan interpretasi tentang komunikasi interpersonal dan kepercayaan guru terhadap produktivitas kerja guru sekolah dasar. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik sampling yang diambil secara random. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian dengan analisis korelasi dan regresi. Hasil analisis data membuktikan bahwa: Terdapat hubungan yang berarti antara komunikasi interpersonal dan kepercayaan guru dengan produktivitas kerja guru sekolah dasar di kota Tomohon. Arah hubungan positif, besar hubungan 0,578 atau sekitar 33,4% produktivitas kerja guru sekolah dasar ditentukan secara simultan oleh variabel komunikasi interpesersonal dan kepercayaan guru. Demikian signifikannya kontribusi tersebut tentu akan berdampak besar pada produktivitas kerja guru. Karena itu disarankan agar pimpinan sekolah dan intansi terkait melakukan perbaikan, baik menyangkut kominikasi interpersonal gurunya maupun menyangkut kepercayaan guru.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika pada Materi Pecahan dengan Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) pada Siswa Kelas IV SD GMIM Malola Maxie Albert Jacob Liando
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2022): EduTIK : April 2022
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v2i2.4443

Abstract

Menghadapi era globalisasi yang diiringi dengan perkembangan IPTEK yang sangat pesat, seseorang dituntut untuk mampu memanfaatkan informasi dengan baik dan cepat. Sehingga dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan bernalar tinggi serta memiliki kemampuan untuk memproses informasi sehinga dapat digunakan untuk mengembangkan IPTEK. Pembelajaran matematika di kelas IV SD GMIM Malola masih didominasi oleh guru. Guru memberikan materi dengan metode ceramah. Pada akhir penyampaian materi guru memberikan pertanyaan kepada siswa tentang kepahaman siswa, sebagian besar siswa tidak menjawab. Guru memberikan kesempatan siswa untuk bertanya namun siswa diam. Pada akhir pembelajaran guru memberikan soal latihan kepada siswa dan siswa diminta mengerjakannya. Berdasarkan fakta di kelas IV SD GMIM MALOLA, maka perlunya penerapan pendekatan pembelajaran yang tepat sebagai proses pembelajaran matematika. Salah satu pendekatan pembelajaran matematika yang berorientasi pada matematisasi pengalaman sehari-hari (mathematize of everyday experience) dan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari adalah pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Pedidikan Matematika Realistik (PMR) memberikan kesempatan siswa untuk menemukan kembali dan mengkontruksi konsep-konsep matematika pada masalah realistik yang diberikan oleh guru. Situasi realistik dalam masalah memungkinkan siswa menggunakan cara-cara informal (cara mereka sendiri dengan pengalaman) untuk menyelesaikan masalah.
Budaya Literasi Membaca Pada Siswa Sekolah Dasar GMIM Wulauan Anjel A. Komalig; Mayske R. Liando; Maxie A. J. Liando
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya literasi membaca pada siswa Sekolah Dasar GMIM Wulauan dan untuk mendeskripsikan tahap kegiatan membaca yang harus dilalui siswa kelas III SD GMIM Wulauan. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Jenis pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas III dan 7 orang peserta didik. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, kategorialisasi, pemeriksaan keabsahan data, penafsiran data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam meningkatkan budaya literasi membaca pada siswa Sekolah Dasar GMIM Wulauan masih ada 7 orang siswa yang mengalami kesulitan membaca. Hal ini karena kurangnya kosentrasi siswa, banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi misalnya dari lingkungan keluarga yang tidak mendukung anak khususnya orang tua, serta keadaan covid-19 yang mengharuskan siswa kurang lebih 2 tahun belajar daring. Tahapan membaca yang harus dilalui oleh siswa yaitu tahap prabaca, saat baca, dan pascabaca.
Layanan Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru SD Negeri 49 Manado di Era Society 5.0. Sumolang, Deby; Rawis, Joulanda; Pangkey, Richard D.H.; Liando, Maxie A. J.
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.4766

Abstract

Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Waktu dan tempat penelitian di SD Negeri 49 Manado pada bulan Januari – Maret 2023. Data dan sumber data penelitian yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokemntasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan temuan hasil penelitian dan pembahasan, maka peneliti menarik kesimpulan bahwa perencanaan layanan supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di era society 5.0 melibatkan beberapa langkah, seperti menentukan tujuan dan fokus supervisi, menyusun jadwal dan waktu pelaksanaan, merancang format observasi, dan berkomunikasi dengan guru-guru. Melalui perencanaan yang terstruktur, kepala sekolah dapat memastikan bahwa kekurangan yang ditemukan dalam supervisi akan diperbaiki, sementara kelebihan yang ada akan dipertahankan. Perencanaan yang matang dan tepat serta kolaboratif, layanan supervisi kepala sekolah dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kinerja guru di era Society 5.0. Pelaksanaan program layanan supervisi kepala sekolah di era Society 5.0 menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kinerja guru. Melalui supervisi yang dilakukan secara terencana, guru dapat terus mengembangkan diri, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan menghadapi tantangan yang muncul di era yang terus berkembang. Supervisi kepala sekolah menjadi sarana penting dalam memastikan bahwa guru dapat beradaptasi dengan perubahan zaman dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada peserta didik di era Society 5.0. Evaluasi layanan supervisi kepala sekolah menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja guru melalui evaluasi yang sistematis dan bimbingan yang tepat, guru dapat terus mengembangkan kompetensinya, menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa, dan menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Kata Kunci: Layanan Supervisi, Kinerja Guru, Era Society 5.0.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika pada Materi Pecahan dengan Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) pada Siswa Kelas IV SD GMIM Malola Maxie Albert Jacob Liando
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2022): EduTIK : April 2022
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v2i2.4443

Abstract

Menghadapi era globalisasi yang diiringi dengan perkembangan IPTEK yang sangat pesat, seseorang dituntut untuk mampu memanfaatkan informasi dengan baik dan cepat. Sehingga dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan bernalar tinggi serta memiliki kemampuan untuk memproses informasi sehinga dapat digunakan untuk mengembangkan IPTEK. Pembelajaran matematika di kelas IV SD GMIM Malola masih didominasi oleh guru. Guru memberikan materi dengan metode ceramah. Pada akhir penyampaian materi guru memberikan pertanyaan kepada siswa tentang kepahaman siswa, sebagian besar siswa tidak menjawab. Guru memberikan kesempatan siswa untuk bertanya namun siswa diam. Pada akhir pembelajaran guru memberikan soal latihan kepada siswa dan siswa diminta mengerjakannya. Berdasarkan fakta di kelas IV SD GMIM MALOLA, maka perlunya penerapan pendekatan pembelajaran yang tepat sebagai proses pembelajaran matematika. Salah satu pendekatan pembelajaran matematika yang berorientasi pada matematisasi pengalaman sehari-hari (mathematize of everyday experience) dan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari adalah pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Pedidikan Matematika Realistik (PMR) memberikan kesempatan siswa untuk menemukan kembali dan mengkontruksi konsep-konsep matematika pada masalah realistik yang diberikan oleh guru. Situasi realistik dalam masalah memungkinkan siswa menggunakan cara-cara informal (cara mereka sendiri dengan pengalaman) untuk menyelesaikan masalah.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika pada Materi Pecahan dengan Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) pada Siswa Kelas IV SD GMIM Malola Liando, Maxie Albert Jacob
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2022): EduTIK : April 2022
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v2i2.4443

Abstract

Menghadapi era globalisasi yang diiringi dengan perkembangan IPTEK yang sangat pesat, seseorang dituntut untuk mampu memanfaatkan informasi dengan baik dan cepat. Sehingga dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan bernalar tinggi serta memiliki kemampuan untuk memproses informasi sehinga dapat digunakan untuk mengembangkan IPTEK. Pembelajaran matematika di kelas IV SD GMIM Malola masih didominasi oleh guru. Guru memberikan materi dengan metode ceramah. Pada akhir penyampaian materi guru memberikan pertanyaan kepada siswa tentang kepahaman siswa, sebagian besar siswa tidak menjawab. Guru memberikan kesempatan siswa untuk bertanya namun siswa diam. Pada akhir pembelajaran guru memberikan soal latihan kepada siswa dan siswa diminta mengerjakannya. Berdasarkan fakta di kelas IV SD GMIM MALOLA, maka perlunya penerapan pendekatan pembelajaran yang tepat sebagai proses pembelajaran matematika. Salah satu pendekatan pembelajaran matematika yang berorientasi pada matematisasi pengalaman sehari-hari (mathematize of everyday experience) dan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari adalah pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Pedidikan Matematika Realistik (PMR) memberikan kesempatan siswa untuk menemukan kembali dan mengkontruksi konsep-konsep matematika pada masalah realistik yang diberikan oleh guru. Situasi realistik dalam masalah memungkinkan siswa menggunakan cara-cara informal (cara mereka sendiri dengan pengalaman) untuk menyelesaikan masalah.
Penggunaan Media Video Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas V SD Kristen 3 Bangunan Wuwuk Tempay, Tiara Junistri Katrin; Rorimpandey, Widdy H. F.; Liando, Maxie A. J.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11348904

Abstract

This research is classroom action research (PTK) which consists of four stages, namely planning, action, observation and reflection. This research aims to improve student learning outcomes in science lessons in class V of SD Kristen 3 Gedung Wuwuk. This research was carried out in two cycles. The subjects in this research were class V students at SD Kristen 3 Gedung Wuwuk, totaling 11 students consisting of 8 boys and 3 girls. Data about learning activities in class was obtained from teacher observations in managing learning, and tests on student learning outcomes. The data obtained is processed and uses analysis techniques with predetermined learning completeness criteria. Data analysis to determine student learning outcomes, whether they have met the criteria for learning completeness or not. The results of the research showed that the results obtained from the use of video media in science learning were 62.2% in the first cycle and 86.8% in the second cycle. Based on the results of analysis of achievement data in cycles I and II, it turned out that there was an increase of 24.6%, so it can be concluded that the use of video media can improve student learning outcomes in science learning in class V at Christian Elementary School 3 Gedung Wuwuk.
Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas III SDN Inpres 12/79 Girian Bawah Pangaribuan, Virginia Patricia; Goni, Agnes M.; Liando, Maxie A.J.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11799429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas III SDN Inpres 12/79 Girian Bawah. Peneliti menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari empat tahap, yaitu : (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Inpres 12/79 Girian Bawah dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi yaitu pengamatan secara langsung terhadap pelaksanaan tindakan pembelajaran dan tes lisan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi. Teknik analisis data menggunakan rumus KB = x 100%. Hasil yang diperoleh pada siklus I mencapai 66% sedangkan pada siklus II diperoleh mencapai 87,3% yang artinya siswa sudah memahami materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa guru di SDN Inpres 12/79 Girian Bawah diharapkan untuk menerapkan Model Project Based Learning (PjBL) agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas III.
TANTANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Liando, Maxie Albert Jacob; Handayani Velina Sihotang; Cinta Nauli Purba
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4397

Abstract

tPenelitian tini tbertujuan tuntuk tmendeskripsikan ttantangan tdan tstrategi tpembelajaran ttMatematika di ttsekolah tdasar tdalam timplementasi tKurikulum tMerdekat, tdengan tfokus tpada tSD tGMIM tIV tTomohont. tPenelitian tmenggunakan tmetode tdeskriptif tkualitatif tmelalui tobservasi tkelast, twawancara tdengan tgurut, tserta tanalisis tdokumen tpembelajarant. tHasil tpenelitian tmenunjukkan tbahwa ttguru tmasih tmenghadapi tkendala dalam menerapkan diferensiasi pembelajaran, penggunaan media konkret, serta asesmen formatif. Pembelajaran cenderung bersifat ekspositori sehingga pemahaman konsep siswa belum berkembang optimal. Keterbatasan media dan rendahnya partisipasi siswa turut memperkuat tantangan tersebut. Meski demikian, guru telah mulai mencoba strategi seperti pembelajaran kontekstual dan proyek sederhana yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa, meskipun penerapannya belum konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka memerlukan peningkatan kompetensi pedagogis guru, pendampingan kurikulum, serta penyediaan media pembelajaran agar pembelajaran Matematika menjadi lebih efektif dan bermakna.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS melalui Penerapan Metode Demonstrasi Siswa Kelas III SD GMIM 180 Pinaras Sultan, Ayu Lestari; Katuuk, Deitje A.; Liando, Maxie A. J.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan metode pembelajaran Demontrasi pada siswa kelas III SD GMIM 180 Pinaras. “Penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh kurang berhasilnya siswa dalam mempelajari IPAS dikarenakan persepsi bahwa IPAS itu merupakan pelajaran yang rumit, dalam hal ini kerumitan yang dialami para siswa yaitu pada materi bentuk-bentuk energi dan perubahnnya yang dikatakan rumit untuk dipahami serta keterbasatan dalam pemahaman. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demontrasi secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar siswa hanya mencapai 59,62%, dengan ketuntasan belajar secara klasikal 50%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 87,95%, dengan ketuntasan belajar secara klasikal 87,5 %.” Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Metode pebelajaran Demontrasi dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD GMIM 180 Pinaras.