Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Elemen Media Sosial: Customization, Electronic Word of Mouth (E-WOM), dan Trendiness terhadap Consumer Brand Engagement pada Konsumen Milenial Healthy Yummy Nutty di Indonesia Novia Tjhin; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v6i2.17809

Abstract

This research aims to analyze the relation between Customization, Electronic Word of Mouth (E-WOM), and Trendiness with millennial's consumer brand engagement of Healthy Yummy Nutty in Jakarta. The data were collected from Healthy Yummy Nutty consumers in Jakarta from 16 years old until 38 years old. The research is conducted on 200 Healthy Yummy Nutty consumers in Jakarta. The result is an analysis using SPSS Software and using the multiple regression method. Based on the results of existing research, it is concluded that the involvement of consumers in the brand is very necessary because it can make the company image last in the long term and the presence of consumers is also a very important factor for the success of a company. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan customization, electronic word of mouth (E-WOM), dan trendiness dengan consumer brand engagement kaum milenial Healthy Yummy Nutty di Jakarta. Data dikumpulkan dari konsumen milenial Healthy Yummy Nutty di Jakarta dari usia 16 tahun sampai dengan usia 38 tahun. Penelitian ini dilakukan terhadap 200 konsumen Healthy Yummy Nutty di Jakarta. Hasilnya dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dan menggunakan metode regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian yang ada, disimpulkan bahwa keterlibatan konsumen terhadap merek sangat diperlukan karena dapat membuat citra perusahaan dapat bertahan dalam jangka panjang dan kehadiran konsumen juga merupakan faktor yang sangat penting atas keberhasilan suatu perusahaan.
Analisis Keefektifan dan Kemudahan Implementasi IT Governance di Instansi X Maria Ayu Cahyaningrum; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 5 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v6i5.20293

Abstract

Information Technology (IT) is an important aspect of supporting the success of an organization in the digital business era, so IT governance is required to ensure the alignment of business and IT in achieving company goals. Institution X is one of the government institutions that already implemented IT governance based on the COBIT 5 framework in their organizational governance structure. Nevertheless, various risks are still found in IT operational activities such as project delay and resource allocation problems. This problem raises the question of IT governance implementation effectiveness and easiness. This research was conducted quantitatively to analyze this question. The research analysis descriptively considers the structure, process, and relational mechanism perspectives. From this research can be concluded that the implementation of IT governance in Institution X has been effective and easy. Information Technology (IT) merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan organisasi di era bisnis digital, sehingga IT governance dituntut untuk memastikan adanya keselarasan bisnis dan IT dalam mencapai tujuan perusahaan. Instansi X merupakan salah satu lembaga pemerintah yang sudah mengimplementasikan IT governance yang mengacu pada framework COBIT 5 dalam tatanan tata kelola organisasi. Namun pada praktiknya, masih ditemukan berbagai risiko dalam kegiatan operasional IT seperti keterlambatan proyek dan kurang optimalnya alokasi sumber daya. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait keefektifan dan kemudahan implementasi IT governance. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif untuk menganalisis keefektifan dan kemudahan implementasi IT governance. Analisis penelitian ini secara deskriptif mempertimbangkan perspektif struktur, proses, dan mekanisme relasional. Dari penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa implementasi IT governance di Instansi X sudah efektif dan mudah.
Analisis Faktor yang Memengaruhi Pembelian Impulsif pada E-Commerce di Jakarta selama Pandemi Covid-19 Verna Sanjaya; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 5 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v6i5.20302

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of panic buying, risk perception, and sales promotions on impulse buying through hedonistic motivation as a mediator in Jakarta during the Covid-19 pandemic. A total of 122 respondents who are e-commerce users in Jakarta participated in this study and primary data was collected from respondents using a questionnaire that was distributed virtually using Google Form. After ascertaining the validity and reliability of the data, the researchers analyzed all data through the PLS-SEM method using SmartPLS software. Based on the results, the researchers conclude that panic buying, risk perception, and sales promotions affect impulse buying, panic buying, and sales promotions affect impulse buying through hedonistic motivation as a mediator, but not with risk perception. Therefore, the results obtained in this study underline during the Covid-19 pandemic, especially for people in Jakarta, it is true that there is an impulsive attitude in shopping which is influenced by panic buying, risk perception, sales promotion, and hedonistic motivation. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh panic buying, persepsi risiko, dan sales promotions terhadap pembelian impulsif melalui hedonistic motivation sebagai mediator di Jakarta pada masa pandemi Covid-19. Sebanyak 122 responden yang adalah pengguna e-commerce di Jakarta mengikuti penelitian ini dan data primer yang dikumpulkan dari responden menggunakan kuesioner yang disebarkan secara virtual menggunakan Google Form. Setelah dipastikan keabsahan dan reliabilitas datanya, peneliti kemudian menganalisis semua data tersebut menggunakan metode PLS-SEM dengan menggunakan software SmartPLS. Berdasarkan hasil analisis data, peneliti menyimpulkan bahwa panic buying, persepsi risiko, dan sales promotions berpengaruh terhadap pembelian impulsif, panic buying, dan sales promotions berpengaruh terhadap pembelian impulsif melalui hedonistic motivation sebagai mediator, tetapi tidak dengan variabel persepsi risiko. Oleh karena itu, hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menggarisbawahi pada masa pandemi Covid-19, khususnya untuk masyarakat di Jakarta memang benar adanya sikap impulsif dalam berbelanja yang dipengaruhi oleh panic buying, persepsi risiko, sales promotion, dan hedonistic motivation.
Pengaruh Quick Ratio, Net Profit Margin, Return on Equity, Return on Asset, dan Earning per Share terhadap Imbal Hasil Saham pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2019 Nicholas Chandra; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 6 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v6i6.20660

Abstract

The objective of this research is to discover the effect of quick ratio, return on asset, earning per share, return on equity, and net profit margin on stock return in banking firms. The number of companies chosen for this research is 20 companies that are listed on the Indonesian Stock Exchange during 2011-2019. The research design implemented is conclusive and descriptive. The analysis is focused on multiple linear regression testing dan hypothesis testing between independent and dependent variables. QR, ROA, EPS, ROE, and NPM are chosen as the independent variable while SR becomes the dependent variable. Based on the hypothesis testing being done, it can be concluded that QR, ROA, EPS, and NPM have a positive and significant effect on SR while ROE does not have a significant effect on SR. Aside from that, all independent variables simultaneously affect the stock return. With this research, investors could observe the financial performance of banking companies based on QR, ROA, EPS, NPM, and ROE before making any investment decision. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh quick ratio, return on asset, earning per share, return on equity, dan net profit margin terhadap imbal hasil saham perusahaan perbankan. Jumlah perusahaan yang diambil sebanyak 20 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan rentang 2011-2019. Desain penelitian yang diterapkan adalah konklusif deskriptif. Analisis difokuskan pada regresi linier berganda dan pengujian hipotesis antar variabel independen dan dependen. QR, ROA, EPS, ROE, dan NPM dipilih sebagai variabel independen, sedangkan SR menjadi variabel dependen. Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan, dapat disimpulkan QR, ROA, EPS, dan NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap SR, sedangkan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap SR. Selain itu, secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap imbal hasil saham. Melalui penelitian ini, investor dapat mengamati kinerja keuangan dari perusahaan perbankan berdasarkan QR, ROA, EPS, NPM, dan ROE sebelum mengambil keputusan investasi.
Pengaruh Mekanisme Membangun Kepercayaan Online pada Kepercayaan Penjual Online dan e-Marketplace terhadap Niat Pembelian Kembali (Studi Empiris di Shopee) Sui Na/Juliana; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 6 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v6i6.20691

Abstract

This study was conducted to examine the effect of online trust-building mechanisms on trust e-seller and e-marketplaces to repurchase intention in empirical studies in Shopee. The sampling technique used is convenience sampling with a total sample of 147 respondents. Data collection and distribution of questionnaires were carried out through the Google Form feature. Data analysis using PLS-SEM analysis tool using SmartPLS software version 3.2.9. The results show that the perceived usefulness of the seller-based mechanism (PUSBM) positively affects trust in online sellers, the perceived usefulness of the seller-based mechanism (PUSBM) positively affects trust in the e-marketplace, the perceived usefulness of the experience-based mechanism (PUEBM) has no effect on trust in online sellers, perceived usefulness of institutional-based mechanisms (PUIBM) positively affects trust in e-marketplaces, and trust in e-marketplaces does not moderate the relationship between trust in online sellers and repurchase intentions. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh mekanisme membangun kepercayaan online pada kepercayaan penjual online dan e-marketplace terhadap niat pembelian kembali, studi empiris di Shopee. Teknik pengambilan yang digunakan adalah convenience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 147 responden. Pengumpulan data serta penyebaran kuesioner dilakukan melalui fitur Google Form. Analisis data menggunakan alat analisis PLS-SEM dengan menggunakan software SmartPLS versi 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegunaan yang dirasakan dari mekanisme berbasis penjual (KMBJ) secara positif berpengaruh terhadap kepercayaan pada penjual online, kegunaan yang dirasakan dari mekanisme berbasis penjual (KMBJ) secara positif berpengaruh terhadap kepercayaan pada e-marketplace, kegunaan yang dirasakan dari mekanisme berbasis pengalaman (KMBP) tidak memiliki pengaruh terhadap kepercayaan pada penjual online, kegunaan yang dirasakan dari mekanisme berbasis institusi (KMBI) secara positif berpengaruh terhadap kepercayaan pada e-marketplace, dan kepercayaan pada e-marketplace tidak memoderasi hubungan antara kepercayaan pada penjual online dan niat pembelian kembali.
Analisis business model canvas tiket.com dalam menghadapi pandemi Covid-19 Almas Mafazi; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i1.22471

Abstract

In October 2019, the tourism sector experienced a very complicated challenge when the Covid-19 crisis began to hit. Since the outbreak of the pandemic, restrictions on travel and other activities in various parts of the world to prevent the spread of Covid-19 have created an ongoing combination of a drastic drop in demand and hampered travel activity. The coronavirus pandemic hit the tourism industry business, including tiket.com as one of the OTA (Online Travel Agent) service providers whose business has decreased. tiket.com prepare several strategies to again improve its performance amid the Covid-19 pandemic. Based on this background, this study analyzes the Business Model Canvas that has been implemented by tiket.com in dealing with the Covid-19 pandemic in 2021. The purpose of this research is to analyze the Business Model Canvas that has been designed and implemented by tiket.com in dealing with the Covid-19 pandemic. The analysis is carried out based on two aspects, the competitive environment, and profits with its partners. The method used in this study is a qualitative analysis where the data sources are obtained from interviews, questionnaires, and other archival sources such as journal articles. The results of the analysis in terms of the competitive environment found that other competitors can be considered competitors because the two online travel agents have similarities regarding meeting consumer needs. Meanwhile, in the profit analysis with its partners, the company shows the possibility of a positive reciprocal relationship with its partners so that it has an impact on long-term relationships. Pada Oktober 2019, sektor pariwisata mengalami tantangan yang sangat pelik dimana krisis Covid-19 mulai melanda. Sejak merebaknya pandemi, pembatasan perjalanan dan aktivitas lainnya di berbagai belahan dunia untuk mencegah penyebaran Covid-19 telah menciptakan kombinasi berkelanjutan dari penurunan permintaan yang drastis dan menghambat aktivitas perjalanan. Pandemi virus Corona menghantam bisnis industri pariwisata, termasuk tiket.com sebagai salah satu penyedia layanan OTA (Online Travel Agent) yang bisnisnya mengalami penurunan. Hal tersebut membuat tiket.com menyiapkan beberapa strategi untuk kembali meningkatkan kinerjanya di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini menganalisis Business Model Canvas yang telah diterapkan oleh tiket.com dalam menghadapi pandemi Covid-19 pada tahun 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Business Model Canvas yang telah dirancang dan diimplementasikan oleh tiket.com dalam menghadapi pandemi Covid-19. Analisis dilakukan berdasarkan dua aspek, yaitu lingkungan persaingan dan keuntungan dengan para mitranya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dimana sumber data diperoleh dari hasil wawancara, kuesioner, dan sumber arsip lain, seperti jurnal dan artikel. Hasil analisis lingkungan persaingan ditemukan bahwa kompetitor lain dapat dianggap sebagai pesaing sebab kedua online travel agent tersebut memiliki kesamaan terkait pemenuhan kebutuhan konsumen. Sementara dalam analisis keuntungan dengan para mitranya, perusahaan menunjukkan adanya kemungkinan hubungan timbal balik yang positif dengan para mitranya sehingga berdampak pada hubungan jangka panjang.
Faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi (Studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2017-2019) Alex Prabowo; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i2.23350

Abstract

This study aims to examine the determinant of firm value with the moderating role of profitability. The amount of research samples is 81 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2017-2019, selected with a purposive sampling technique. This study found that all determinants have no significant effect on firm value, while profitability has a significant effect on firm value. However, this study found that profitability strengthens the influence of firm size and growth on firm value but didn’t strengthen the influence of leverage and current assets. Penelitian in bertujuan untuk menguji determinan nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi. Jumlah sampel sebanyak 81 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019 yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Meskipun demikian, profitabilitas memperkuat pengaruh firm size dan growth terhadap nilai perusahaan, tetapi tidak memperkuat pengaruh leverage dan current ratio.
Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup, dan Locus of Control terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa di Jakarta Ayuga Luni Amita Sari; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v5i2.23426

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh antara literasi keuangan, gaya hidup, dan lokus pengendalian terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Jakarta. Sampel dari penelitian ini sebanyak 100 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner online dengan program SmartPLS 3.2.9. Hasil dari data yang sudah terkumpul menunjukkan bahwa literasi keuangan dan lokus pengendalian memiliki hubungan positif dan berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Jakarta. Sedangkan gaya hidup tidak berpengaruh terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Jakarta. The purpose of this study is to analyze the effect of financial literacy, lifestyle, and locus of control on financial behavior on undergraduates in the city of Jakarta. Sample of this study are 100 respondents and using purposive sampling. The data distribution obtained by online questionnaires with processing techniques by SmartPLS 3.2.9 program. The results of data collected show that financial literacy and locus of control have a positive and significant affect on financial behavior on undergraduates in the city of Jakarta. Meanwhile, lifestyle have no affect on financial behavior on undergraduate in the city of Jakarta.
Pengaruh brand image, belanja iklan dan promosi, serta belanja modal terhadap kinerja keuangan pada perusahaan berbasis retail di Indonesia Aswin Surja; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23852

Abstract

This study aims to test and analyze the impact of brand image, advertising and promotion spending, and capital expenditure on a firm’s financial performance based on empirical data. The focus of this study is on the retail sector in Indonesia during 2018-2021 and the data observed is collected on a purposive sampling method. Data sources are obtained through the publication of financial statements through IDX’s (Indonesia Stock Exchange) official websites and the firm’s official websites. There are 68 samples selected as the final samples, then hypotheses are tested using multiple linear regression analysis. The conclusion of this study shows that brand image and capital expenditure have a positive impact on a firm’s financial performance while advertising and promotion spending harms a firm’s financial performance. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh brand image, belanja iklan dan promosi, serta investasi belanja modal terhadap kinerja keuangan perusahaan berdasarkan data empiris. Fokus penelitian ini adalah pada sektor retail di Indonesia selama periode 2018-2021 dan data yang diobservasi dikumpulkan dengan metode purposive sampling. Sumber data diperoleh melalui publikasi laporan keuangan pada laman resmi BEI (Bursa Efek Indonesia) dan laman resmi perusahaan. Ada 68 sampel yang dipakai sebagai sampel final, kemudian dilakukan pengujian terhadap menggunakan analisis regresi linear berganda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah brand image dan investasi belanja modal memiliki pengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan belanja iklan dan promosi memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Analisa potensi dan hambatan penerapan solar photovoltaic terhadap program net-zero emission di Indonesia Andy Wijaya; Sawidji Widoatmodjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23861

Abstract

The Climate Summit in Paris in 2015 called for a net-zero emission target by 2050. With many various potentials, Indonesia should be able to lead the solar energy development in the Southeast Asia region by decarbonizing the electricity system, however, Indonesia is lagging compared to other countries. Therefore, this research was conducted to find potentials and barriers, understand the causes of lagging, and explore methods that support the growth of Solar PV in Indonesia. Methodologically, this research is field research with qualitative methods. As a result of the SWOT Analysis, participant observation, focus group discussions, and in-depth interviews, can be concluded that Indonesia has a large potential for solar resources and a large area of ​​land to potentially collaborate with other countries through the grid interconnection network. While the barriers to the implementation of Solar PV in Indonesia are less tech and equipment savvy, and less demand due to stereotypes of lack of understanding, limited financing, unsystematic incentive policies, low-priced fossil fuels, and the impact of Covid19. The application of Solar PV in Indonesia is lagging compared to other countries due to various causes which are classified into four categories: social, economic, technological, and regulatory barriers. Hence, methods to support the application of solar panels in Indonesia are raising public awareness of sustainable development, implementing strong and systematic incentive policies, cultivating Solar PV technology, and seeking opportunities through international cooperation. Konferensi Tingkat Tinggi Iklim di Paris pada 2015 mewajibkan pencapaian net-zero emission pada tahun 2050. Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Indonesia seharusnya dapat memimpin pengembangan energi surya di kawasan Asia Tenggara untuk melakukan dikarbonisasi sistem kelistrikan, namun Indonesia justru tertinggal dibandingkan dengan negara lain. Penelitian ini dilakukan karena keinginan untuk menemukan potensi dan hambatan, memahami penyebab tertinggalnya, dan mengeksplorasi langkah-langkah yang mendukung penerapan Solar PV di Indonesia. Secara metodologis, penelitian ini termasuk dalam lingkup penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif. Dari hasil penelitian dengan analisa SWOT, partisipasi berperan serta kelompok diskusi terarah dan wawancara mendalam, dapat disimpulkan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya matahari yang besar dan lahan yang luas sehingga bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki dengan bekerja sama dengan negara lain melalui jaringan interkoneksi grid. Sedangkan, hambatan penerapan Solar PV di Indonesia adalah kurangnya penguasaan teknologi dan peralatan utama, stereotip kurang paham sehingga permintaan masih kecil, pendanaan yang terbatas, kebijakan insentif yang tidak sistematis, dominasi bahan bakar fosil dengan harga murah serta dampak Covid-19 masih dirasakan. Penerapan Solar PV di Indonesia tertinggal dibandingkan dengan negara lain karena berbagai penyebab yang diklasifikasikan oleh peneliti menjadi 4 kategori, yaitu hambatan sosial, ekonomi, teknologi, dan peraturan. Langkah-langkah untuk mendukung penerapan solar panel di Indonesia adalah membangkitkan kesadaran masyarakat akan pembangunan berkelanjutan, implementasi kebijakan insentif yang kuat dan sistematis, menumbuhkan teknologi Solar PV, dan mencari peluang melalui kerja sama internasional.