Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Proses Interaksi dan Perilaku Komunikasi dalam Kelompok Tarekat Tijaniyah di Zawiyah Serang Kabupaten Bekasi Ellya Pratiwi; Asep Usman Ismail; Lilis Sukmawati
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v2i1.26287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses interaksi dan perilaku komunikasi dalam kelompok tarekat Tijaniyah di Zawiyah Serang Kabupaten Bekasi. Pesan-pesan yang dipertukarkan dalam proses interaksi kelompok dapat membentuk peran dan kepribadian anggota kelompok serta karakter atau sifat kelompok secara keseluruhan. Proses interaksi dan dinamika komunikasi kelompok tarekat Tijaniyah ini dianalisis berdasarkan teori analisis proses interaksi oleh Robert Bales. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses interaksi pada kelompok Tijaniyah di Zawiyah Serang Kabupaten Bekasi membentuk peran dan kepribadian anggota kelompok secara keseluruhan. Muqaddam yang berperan sebagai pemimpin kelompok lebih dominan secara signifkan dibandingkan peran pemimpin sosioemosional. Baik para anggota kelompok (ikwhan Tijaniyah) maupun muqaddam menunjukkan tindakan positif yang dapat dilihat kategori pesan dan situasi komunikasi. Proses interaksi tersebut membuat permasalahan komunikasi pada kelompok ini secara umum terkendali dengan baik.
Aktivisme digital dan pemanfaatan media baru sebagai pendekatan pemberdayaan masyarakat atas isu lingkungan Inda Rizky Putri; Ellya Pratiwi
Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2022): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 36/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/bricolage.v8i2.3303

Abstract

                 This research is to find out how Saling.id is a non-profit organization that focuses on environmental issues, especially in empowering the community through the use of new media for digital activism. This research is descriptive with a qualitative approach. The data collection methods used are interviews, observation, and documentation. The results show that the activism initiated by Saling.id is hybrid activism, which is a combination of connecting action and collective action. The new media is a place for digital interaction space between Saling.id and the participants or the audience. Through its digital activism, Saling.id aims to increase public awareness about environmental and waste issues and bring these issues closer to youth. The efforts made by Saling.id to achieve this goal are by utilizing new media including Instagram, website, YouTube, TikTok, and Facebook. In addition, Saling.id often adapts its content to trends in the virtual world among young people so that messages about environmental issues and waste are easier to receive. Saling.id also collaborates with various parties, including government agencies to local musicians.  
Implementasi Jurnalisme Konstruktif Pada Berita Vaksinasi Covid-19 Di Media Online Lokal Ellya Pratiwi; Paridah Paridah
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 01 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.022 KB)

Abstract

Terpaan infodemi terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berimplikasi pada ketahanan masyarakat secara psikologis dalam menghadapi pandemi. Kondisi tersebut menunjukkan bagaimana urgensi penerapan jurnalisme konstruktif oleh media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Radarsukabumi.com sebagai portal berita online lokal mengimplementasikan jurnalisme konstruktif pada berita mengenai vaksinasi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Jurnalisme konstruktif mencakup elemen-elemen yaitu solusi, orientasi pada masa depan, depolarisasi, wawancara yang konstruktif, the rosling, serta penciptaan dan pemberdayaan bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radarsukabumi.com menuliskan berita yang berorientasi pada solusi dan orientasi pada masa depan. Secara keseluruhan, Radarsukabumi.com telah berupaya menerapkan jurnalisme konstruktif pada pemberitaan tentang vaksinasi Covid-19 meskipun belum maksimal. Keterwakilan suara masyarakat pada elemen depolarisasi menjadi elemen yang menjadikan implementasi jurnalisme konstruktif di Radarsukabumi.com belum optimal. Diskusi pada penelitian ini menunjukkan jurnalisme
Penguatan Literasi Digital dalam Adaptasi Teknologi Transaksi Jual Beli bagi UMKM Desa Kanekes Baduy Ellya Pratiwi; Musfiah Saidah; Isna Rahmawati
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1336

Abstract

Literasi digital merupakan keterampilan penting yang diperlukan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk memfasilitasi adopsi teknologi. Salah satu kelompok yang membutuhkan penguatan literasi digital adalah masyarakat Baduy Luar, khususnya dalam konteks transaksi jual beli, guna meningkatkan prospek ekonomi mereka. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan literasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Kanekes Baduy melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai instrumen transaksi jual beli. Program ini memiliki kebaruan dalam pendekatannya, yaitu dengan mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya masyarakat Baduy dalam proses pelatihan digital. Metode yang diterapkan tidak hanya berupa sosialisasi dan pelatihan teknis, tetapi juga menggunakan pendekatan komunikasi berbasis komunitas, simulasi transaksi berbasis kasus nyata UMKM, serta modul visual sederhana yang disesuaikan dengan tingkat literasi peserta. Selain itu, program ini mengkombinasikan pendampingan lapangan dan peer learning antar pelaku UMKM, sehingga tercipta ekosistem belajar yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 dengan tiga tahap utama: sosialisasi dan pelatihan, pendampingan intensif, serta evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah 20 pelaku UMKM dari komunitas Kanekes Baduy. Hasil program menunjukkan peningkatan kesadaran, literasi digital, dan keterampilan teknis dalam penggunaan QRIS. Faktor sosial, budaya, dan ekonomi turut memengaruhi proses adopsi, namun keberhasilan program ditunjukkan dengan bertambahnya kepercayaan diri pelaku UMKM dalam transaksi digital. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif, tetapi juga memberikan model pemberdayaan literasi digital berbasis budaya lokal.