Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perencanaan Enterprise Arsitektur Menggunakan Zachman Framework Pada PT XY Marketing Dan Promosi Sukrina Herman; Yunita; Ahsani Takwim
Jurnal RESPONSIF: Riset Sains & Informatika Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Responsif : Riset Sains dan Informatika
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jti.v2i1.190

Abstract

Dengan semakin meningkatnya perkembangan teknologi, semakin banyak pula ragam aplikasi yang dibangun untuk menunjang kebutuhan suatu perusahaan. PT XY adalah perusahan yang bergerak dalam bidang produksi dan penjualan produk function. Dalam menjalankan proses bisnisnya perusahaan ini sangat mengutamakan (goods) barang dan (service) layanan yang berkualitas, sehingga menuntut fungsi marketing dan promotion untuk mempunyai strategi dan kinerja pemasaran yang sesuai dengan tujuan utama perusahaan. Model enterprise architecture yang akan digunakan yaitu dengan menggunakan enterprise architecture planning (EAP). EAP merupakan suatu metode yang digunakan untuk merancang enterprise architecture dengan memfokuskan pada arsitektur data, aplikasi, dan teknologi untuk mendukung bisnis dan rencana untuk mengimplementasikan arsitektur tersebut. Dalam menggunakan metode EAP nantinya akan menggunakan tahapan planning initation, business modelling, system dan teknologi saat ini, arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi dan rencana implementasi. Dalam perancangan ini menggunakan Zachman Framework. Zachman framework adalah skema yang digunkan untuk klasifikasi pengorganisasian artifak enterprise. Hasil dari penelitian ini berupa blueprint perencanaan EAP. Keywords: EAP, Blueprint, initation, business modelling.
KEWAN PITIK (APLIKASI PEMANTAUAN, KONTROL DAN KEAMANAN KANDANG AYAM DENGAN GOOGLE FIREBASE BERBASIS INTERNET OF THINGS) Muhammad Ikhwan Fathulloh; Ahsani Takwim; Dimas Aji Permadi; Shalih Rizaldy
Naratif (Jurnal Nasional Riset, Aplikasi Dan Teknik Informatika) Vol 3 No 1 (2021): Naratif : Jurnal Nasional Riset Aplikasi dan Teknik Informatika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.628 KB) | DOI: 10.53580/naratif.v3i01.118

Abstract

Prioritas permasalahan yang dihadapi oleh UKM peternakan ayam saat ini terletak pada tata cara perawatan ayam selama beternak. Mayoritas pemberian pakan untuk ayam masih dilakukan secara manual, serta kesulitan dalam hal pengaturan suhu dalam kandang yang menyebabkan tingkat kematian ayam cukup tinggi yaitu mencapai 8% dari 1000 ekor ayam mati tiap kali ternak (35 hari). Tentunya hal ini, akan mempengaruhi pendapatan yang diperoleh UKM peternakan ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu memberikan solusi terhadap permasalahan UKM peternakan ayam sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UKM dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar akan daging ayam. Sistem ini dapat digunakan untuk memberi pakan dan mengatur suhu secara otomatis yang dapat dikontrol dan dimonitor dari jarak jauh melalui aplikasi android dan aplikasi website dengan memanfaatkan jaringan internet.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN DI SHOP BERBASIS WEB Adhiyat Suhendar; Ahsani Takwim; Alma Maulani Farkah; Pandu Gumilar; Vina Martina Dalih
Naratif (Jurnal Nasional Riset, Aplikasi Dan Teknik Informatika) Vol 3 No 2 (2021): Naratif : Jurnal Nasional Riset Aplikasi dan Teknik Informatika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.451 KB) | DOI: 10.53580/naratif.v3i02.134

Abstract

Fashion menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari penampilan dan gaya keseharian. Benda-benda seperti pakaian, aksesoris dan style yang dikenakan bukanlah sekedar penutup tubuh dan hiasan, melainkan sebagai bentuk alat komunikasi non verbal dalam menyampaikan identitas pribadi atau identitas kelompok. Perkembangan dunia fashion yang berkiprah di Indonesia itu sendiri dapat dikatakan mengalami peningkatan di beberapa dekade terakhir. Hal ini di dukung oleh berbagai sisi, baik dari sisi designer lokal yang kini semakin potensial, tingkat perekonomian yang membaik, sampai sektor ritel yang ikut serta mengalami perkembangan pesat. Sejarahnya dimulai dari Abad 700-1000 SM, Abad ke-15 atau ke-16 masehi, abad ke-17, abad ke-18, abad ke-19 . Perkembangan trend fashion di indonesia sangat dipengaruhi oleh budaya Eropa dan Asia terutama Busana Korea belakangan ini. Fashion di Indonesia telah berkembang dengan baik dalam sejarah. Dalam proses perancangan busana sendiri diawali dengan membuat konsep, melakukan observasi dan eksperimen untuk menentukan target market pakaian Di shop yang dibuat. Data primer yang diperoleh berupa hasil pengalaman, observasi, dan eksperimen. Data sekunder adalah studi kepustakaan yang membantu proses desain dan produksi. Setelah menghimpun data yang diperlukan, kemudian proses yang di lakukan adalah ekseperimen reka bahan seperti teknik sablon puff, quilting dan tucking. Proses dilanjutkan dengan realisasi dari pakaian yaitu tahap pembuatan pola dan finalisasi koleksi. Desain busana Di shop yang dibuat memiliki siluet geometris namun tetap ergonomis, sehingga nyaman digunakan oleh masyarakat perkotaan. Target konsumen yang ingin dicapai adalah wanita dewasa muda dengan rentang usia 21-30 tahun. Tujuan yang ingin diperoleh adalah memenuhi kebutuhan sandang yang tidak hanya indah dipakai, namun menekankan juga pada fungsional pakaian. Pakaian yang dipakai oleh masyarakat dengan gaya hidup aktif, khususnya wanita dibuat dengan memperhatikan fungsi kenyamanan dan keamanan.
RANCANG BANGUN SISTEM JUAL BELI HEWAN TERNAK BERBASIS WEB Putri Alya Zahra; Ahsani Takwim; Siti Nuraini; Dicky Abdinur Dwiputra; Ichsan Fadilah
Naratif (Jurnal Nasional Riset, Aplikasi Dan Teknik Informatika) Vol 3 No 2 (2021): Naratif : Jurnal Nasional Riset Aplikasi dan Teknik Informatika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.813 KB) | DOI: 10.53580/naratif.v3i02.135

Abstract

Kebutuhan akan hewan ternak semakin hari samakin meningkat baik untuk dikonsumsi, dikembangbiakan kembali, maupun dijual kembali. Oleh karena itu, pemilihan kualitas hewan sangat penting untuk pembeli, kondisi hewan harus dalam keadaan sehat dan sesuai syarat yang sudah ditentukan. Selain itu, proses transaksi juga harus mudah.Perkembangan teknologi yang semakin hari semakin pesat bias dijadikan solusi atas permasalah yang ada. Pada penelitian kali ini penulis membuat aplikasi jual beli hewan ternak berbasis web. Ini dimaksudkan agar pembeli terhubung dengan sistem yang terintegrasi. Sehingga, memudahkan bisa memudahkan pembeli saat melakukan pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang aplikasi yang dapat membantu dalam melakukan proses transsaksi pembelian hewan ternak dengan mudah.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI TERHADAP PENJUALAN PRODUK JAM TANGAN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM E-COMMERCE Rachel Salsadila; Ahsani Takwim; Riskan Riskan
Naratif (Jurnal Nasional Riset, Aplikasi Dan Teknik Informatika) Vol 4 No 1 (2022): NARATIF : Jurnal Nasional Riset Aplikasi dan Teknik Informatika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/naratif.v4i1.155

Abstract

E-commerce sebagai bentuk dari aktifitas transaksi perdagangan dengan menggunakan sarana internet. Melalui e-commerce penjual dapat mempromosikan berbagai macam jenis produk jam tangan secara on-line sehingga memberikan kemudahan dalam berbelanja, bertransaksi, dan pengiriman secara efektif serta efisien. Pelaksanaan informasi penjualan berbasis web, menjadi pilihan perusahaan untuk memberikan keunggulan dalam proses mengetahui secara otomatis jumlah stok produk jam yang tersedia, proses transaksi secara langsung, serta pembuatan laporan harian. Sistem dapat memudahkan baik untuk penjual maupun untuk pembeli atau konsumen, memudahkan bagi penjual disini adalah penjual dapat memasarkan produk yang akan ditawarkan tidak hanya dari dalam rak-rak yang ada ditoko saja tapi juga bisa menawarkan produk tersebut ke sistem penjualan yang berbasis web dan penyimpanan data penjualan akan aman dari kerusakan maupun kehilangan karena data penjualan tersebut disimpan menggunakan database apabila diperlukan maka akan mudah dicari kembali, memudahkan bagi pembeli atau konsumen disini adalah konsumen dapat mengakses produk-produk beserta rinciannya yang ditawarkan oleh penjual tanpa harus datang langsung ke Toko. Hal tersebut mutlak diperlukan agar perkembangan perusahaan dapat terpantau secara terperinci, sehingga waktu operasional transaksi dan pembuatan laporan lebih efektif, karena secara otomatis laporan akan terlihat ketika semua transaksi sudah tersimpan langsung kedalam sistem. Dengan adanya website e-commerce penjualan jam tangan pada suatu toko maka akan memudahkan toko tersebut untuk mengembangkan bisnisnya, melakukan pertukaran informasi dan menjaga hubungan komunikasi dengan konsumen. Website e-commerce yang dibuat ini dapat menjadi media promosi, membantu meningkatkan penjualan dan menekan biaya operasional bagi perusahaan serta mempermudah konsumen dalam melakukan proses pemesanan dan pembayaran suatu produk karena dilakukan secara online serta mempermudah mencatat data-data produk dan transaksi lebih efisien.
INOVASI PRODUK DAN LAYANAN KEUANGAN SYARIAH DI ERA DIGITAL Takwim, Ahsani; Lestari, Dinda; Maharani, Filiya Novita; Prasetya, Iip; Anggraeni, Lasnia Sisma
Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi & Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jeb.v12i2.1735

Abstract

The advancement of digital technology has caused significant changes in many industries, including the Islamic banking sector. The digital era has created new opportunities for sharia banks to innovate in developing products and services that are more accessible, efficient, and in accordance with Islamic principles. This research uses a qualitative method with a literature study approach. Literature sources can be obtained from books, journals, magazines, research results (thesis and dissertation), and other relevant sources (internet, newspapers, etc.). The research findings showed that innovation of products and services related to sharia finance in the digital era has significant potential to increase financial accessibility, improve operational efficiency, increase transparency, develop products and services that are more in line with the needs of micro, small, medium and large enterprises, and increase awareness of financial products. This article provides guidance on how to improve innovation of products and services related to sharia banking in the digital era, such as improving more personalized products and services, improving standards of financial education and literacy.
Information Technology Risk Management of ABC Application At University Using ISO 31000:2018 Linggih Jaelani, Widi; Takwim, Ahsani; Sari, Titania; Wijayanti, Diyah; Fajri Pratama, Satrya
JESII: Journal of Elektronik Sistem InformasI Vol 3 No 1 (2025): JOURNAL ELEKTRONIK SISTEM INFORMASI (JUNE)
Publisher : Departement Information Systems Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/jesii.v3i1.4093

Abstract

Information technology (IT) plays a critical role in supporting operations and decision-making in higher education institutions. At Universitas Teknologi Bandung (UTB), reliance on IT systems for academic administration, online learning, and data management has increased the risk of security incidents such as clickjacking, unrestricted file uploads, cross-site scripting (XSS), misconfiguration, excessive data exposure, and server downtime. This study applies the ISO 31000:2018 risk management framework to systematically identify, assess, and analyze IT security risks in UTB’s information systems. Using a 5x5 risk matrix, risks were evaluated based on probability and impact, revealing that moderate risks dominate, primarily from clickjacking, XSS, unrestricted file upload, and server downtime incidents, while misconfiguration and excessive data exposure represent low-level risks requiring ongoing monitoring. Common causes include weak input/output validation, insecure system configurations, and inadequate access controls and data sanitization. Proposed mitigation efforts focus on rigorous source code review before publication, regular penetration testing every 3 to 6 months, and increased awareness of security policies and potential incidents. The findings aim to enhance IT risk management practices at UTB, contributing to stronger governance and the protection of institutional data amid growing digital transformation.
EXPLAINABLE AI SEBAGAI SOLUSI BLACK BOX EFFECT DALAM KECERDASAN BUATAN Takwim, Ahsani; Sulaeman, Hena
SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA) Vol 9 (2025): Seminar Teknologi Majalengka (STIMA) 9.0 Tahun 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The black box effect in artificial intelligence models has raised serious concerns regarding transparency and accountability. Explainable Artificial Intelligence (XAI) has emerged as a solution by offering interpretability and clearer reasoning in complex models. This study aims to analyze the development of XAI research and identify dominant approaches used to overcome the limitations of black box models. A bibliometric method was applied using data from the Scopus database, focusing on publication trends, author keywords, and frequently applied methods. The analysis shows that research on XAI has grown rapidly, with the number of publications increasing more than tenfold within the observed period. The trend demonstrates that interpretability is becoming a central aspect of artificial intelligence research. Keyword analysis highlights the strong association of XAI with machine learning and deep learning, while method analysis reveals that SHAP and LIME are the most dominant techniques, supported by Grad CAM and Surrogate Models in more specific applications. These findings confirm that XAI is not only an academic discourse but also an urgent response to the challenges of modern AI systems, ensuring that models are not only accurate but also transparent, understandable, and trustworthy for decision making.
Analisis Tren Pencarian Artificial Intelligence di Indonesia Menggunakan Google Trends pada Periode 2020–2025 Takwim, Ahsani
CORISINDO 2025 Vol. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional CORISINDO 2025
Publisher : CORISINDO 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/corisindo.v1.5643

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) di Indonesia semakin pesat seiring meningkatnya adopsi teknologi generatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren pencarian istilah terkait AI di Indonesia pada periode 2020–2025 dengan menggunakan data sekunder dari Google Trends. Kata kunci yang dianalisis mencakup istilah umum (Artificial Intelligence, AI, Kecerdasan Buatan) dan istilah AI generatif (ChatGPT, Gemini, Claude, DeepSeek). Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pemrosesan data tren pencarian, visualisasi time series, heatmap, dan analisis rata-rata popularitas per tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah Artificial Intelligence mendominasi pencarian sejak 2020, sementara istilah AI mengalami lonjakan signifikan mulai 2022. Pada kategori AI generatif, ChatGPT menjadi kata kunci paling dominan dengan puncak popularitas pada 2023, sedangkan Gemini, Claude, dan DeepSeek baru menunjukkan peningkatan pada 2024–2025. Secara keseluruhan, temuan ini memperlihatkan adanya pergeseran fokus publik dari pencarian definisi dasar AI menuju eksplorasi penggunaan praktis dan perbandingan antar platform AI generatif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami literasi digital masyarakat Indonesia serta dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan dan riset lanjutan terkait adopsi teknologi AI.
Pemanfaatan Sistem Informasi Digital Menggunakan Kerangka Kerja People Process Technology Wulansari, Eka; Takwim, Ahsani
JESII: Journal of Elektronik Sistem InformasI Vol 3 No 2 (2025): Journal of Elektronik Sistem InformasI - JESII (DECEMBER)
Publisher : Departement Information Systems Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/jesii.v3i2.4410

Abstract

This study examines the utilization of digital information systems in Indonesia from a national perspective using a descriptive quantitative approach and national digital indicators interpreted through the People–Process–Technology framework. The findings indicate that digital information systems in Indonesia demonstrate strong utilization in terms of user participation and technology adoption, particularly through mobile-based access. These results confirm that digital technologies have become an essential part of daily activities and function as mainstream infrastructures at the national level. However, the analysis also reveals that infrastructure readiness and supporting processes have developed at a slower pace compared to user adoption and technological access. This imbalance may limit the effectiveness and consistency of digital information system utilization, despite high levels of access. From a People–Process–Technology perspective, the people and technology dimensions appear relatively strong, while the process dimension represents the primary constraint. Overall, the study concludes that effective utilization of digital information systems requires balanced development across people, process, and technology dimensions to fully maximize the benefits of widespread digital adoption in Indonesia.