Yanti Cahyati
i1,2*, Elly Nurachmah3, Sutanto Priyo Hastono4 1. Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Jurusan Keperawatan, Tasikmalaya 46115, Indonesia 2. Program Studi Magister, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia 3. Fakultas Ilmu

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : MEDIA INFORMASI

GAMBARAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PASIEN STROKE DI RSUD DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA Yanti Cahyati
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.639 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v14i2.216

Abstract

Pengkajian status kemampuan fungsional pasien stroke sangat penting dilakukan untuk memberikan intervensi sedini mungkin sehingga resiko kecacatan paska stroke dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan melihat gambaran kemampuan fungsional pasien stroke. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dimana pengukuran variabelnya dilakukan satu kali. Variabelnya yaitu umur, jenis kelamin, jenis stroke, admission time, penyakit penyerta, frekuensi serangan, sisi hemiparese dan kemampuan fungsional. Peneliti melakukan penilaian status fungsional pasien stroke menggunakan Bartel Index pada saat hari ke-2 pasien di rawat di rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan pasien stroke rata-rata berusia 54,5 tahun, jenis kelamin sebagian besar laki-lakiĀ  65.3%. Responden sebagian besar didiagnosis stroke iskemik sebanyak 69,2%, datang ke rumah sakit lebih dari 6 jam setelah serangan sebanyak 76,9%. Sebagian besar responden 82.7% memiliki penyakit penyerta dan sebagian besar datang ke rumah sakit dengan serangan stroke pertama kali yaitu sebanyak 78.8%. Sebagian besar responden mengalami hemiparese sisi sebelah kiriĀ  sebanyak 59.6%. Sebagian besar responden terkategori dalam ketergantungan sebagian yaitu sebanyak 71.15%. Saran penelitian ini adalah perlunya pengkajian mendalam tentang status fungsional pasien stroke sebagai upaya untuk mencegah ketergantungan total pasien paska stroke dan perlu penerapan intervensi yang tepat untuk mencegah terjadinya ketergatungan total.