Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN KEJADIAN KANDIDIASIS VULVOVAGINALIS PADA AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA Marta Yolan Samosir; Marni Br Karo; Tetty Rina Aritonang
Binawan Student Journal Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.198 KB)

Abstract

Kandidiasis vulvovaginalis (KVV) merupakan infeksi pada vulva atau vagina dikarenakan pertumbuhan yang tidak terkendali dari jamur Candida sp., terutama Candida albicans. Salah satu faktor yang diduga menyebabkan KVV adalah penggunaan kontrasepsi hormonal. Kejadian Kandidiasis vulvavaginalis di Indonesia 50-75% wanita pernah mengalami kandidiasis, dengan 11,2-28,9% diantaranya adalah akseptor kontrasepsi. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian kandidiasis vulvovaginalis. Penelitian ini kuantitatif menggunakan metode studi analitik dengan pendekatan cross sectional dan uji chi square. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan cara membuat inklusi dan esklusi. Jumlah sampel 34 wanita akseptor KB. Data yang digunakan adalah data primer dengan kuesioner dan data sekunder hasil laboratorium. Terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian KVV di Puskesmas Kecamatan Cipayung Jakarta Timur (p = 0,004). Penggunaan kontrasepsi hormonal memiliki hubungan dengan kejadian kandidiasis vulvovaginalis pada akseptor KB.
The Effectiveness of Steeping Rosella (Hibiscus Sabdariffa) Against Hypertension in the Elderly Tetty Rina Aritonang; Rupdi Lumban Siantar; Farida Mentalina Simanjuntak
International Journal of Science and Society Vol 3 No 1 (2021): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.978 KB) | DOI: 10.54783/ijsoc.v3i1.308

Abstract

In Indonesia, hypertension is the third leading cause of death, following only stroke and tuberculosis. It is a degenerative condition in the elderly, and with growing age, nearly all feel a rise in blood pressure. Taking an infusion of rosella flowers (Hibiscus sabdariffa Linn) in the morning and evening will reduce blood pressure. Contain phytochemicals that can help lower blood pressure. This study aims to see how successfully giving rosella flower infusion (hibiscus sabdariffa linn) against hypertension in the elderly at the Matraman District Health Center. The experimental one-group pre-and post-test configuration with control was used in the analysis. The sample size was 10 people and used comparative analysis with paired t-test using computerized statistical software. The results showed that the decrease in blood pressure using the infusion of rosella flowers was smaller than the amlodipine treatment. This indicates that steeping Rosella does not have a significant effect on hypertension.
Efectiveness of Celery (Apium Graveolens) on Hppertension in The Elderly Rupdi Lumban Siantar; Farida Mentalina Simanjuntak; Tetty Rina Aritonang
Science Midwifery Vol 9 No 2 (2021): April: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertonia, after stroke and tuberculosis, is the third leading cause of death. It is a degenerative condition in the elderly when nearly everyone sees a rise in blood pressure as they age. Treatment of hypertension may be pharmacological or nonpharmacological. Pharmaceutical therapy is often deemed prohibitively costly by others, prompting some to seek nonpharmacological care, including herbal medicine, which includes the use of celery. Celery is the most frequently seen plant in the neighborhood. Celery contains apigenin, which is beneficial for reducing blood flow narrowing and hypertension. This study aims to determine the efficacy of celery in treating hypertension, especially in elderly patients at the Matraman District Health Center. The study employed an unconventional one-group pretest-posttest setup with a control group. The sample size was five individuals, and the research was conducted using comparative analysis and paired t-tests using computerized statistical tools. The findings indicated a discrepancy in blood pressure both before and after the elderly were given celery, although the difference was not statistically meaningful.
Relationship of MP ASI Processing with Infant 6 to 12 Months Old Baby Growth and Development (Study at Umi Rahma Maternity Clinic in 2019) Tetty Rina Aritonang; Wa Ode Ida Fitriani; Riyen Sari Manulang; Farida Mentalina Simanjuntak
Science Midwifery Vol 9 No 2 (2021): April: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Complimentary food (MP ASI) is another complimentary food supplied to children from 6-24 months of age, and that accompanies breastfeeding. The research aimed to establish the relationship between different food and growth and infants 6 to 12 months old. This research was conducted at the Umi Rahma maternity clinic from June-July 2019 with a sample of 44 people. The population determines the research sample, and the selection studied is following the research capability in terms of funding and sampling quota time. Analytical survey methods with SPSS analysis that involves Univariate and Bivariate analysis were used in the study. The results showed that the MPASI processing variable had a weak, positive and insignificant effect on infant growth and had a strong, positive, and significant impact on infant development.
Efektivitas Penggunaan Minuman Jahe Merah dan Jahe Emprit Terhadap Intensitas Nyeri Haid(Dysmenorrhea) pada Remaja Putri di SMPI Al Falah Babelan Bekasi Anis Novia Anggari; Dewi Rostianingsih; Tetty Rina Aritonang
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.14218

Abstract

ABSTRACT Dysmenorrhea or menstrual pain is a gynecological disease caused by an imbalance of the hormone progesterone in the blood, causing menstrual cramps that often occur in women. Women who experience menstrual cramps produce 10 times more prostaglandins than women without menstrual cramps. Purpose to determine the effectiveness of using red ginger drinks and emprit ginger to reduce menstrual pain (dysmenorrhea) in adolescent girls at SMPI Al-Falah Babelan Bekasi in 2023. In this research the researcher used a pre-experimental approach. This research was carried out with one group pretest-posttest and the sampling technique used purposive sampling with a sample size of 48 respondents divided into two groups. Each group was given ginger drink in the morning and evening during the first to third day of menstruation. Respondents were assessed for pain before and after being given the intervention. Based on the results of the levene test analysis, it is known that the P value is 0.46 (alpha 0.05), meaning that the reduction in menstrual pain in young women when using red ginger and emprit ginger has the same variant. Meanwhile, the results of the Independent T test analysis show that the P value is 0.017, meaning there is a significant difference between the reduction in menstrual pain due to the use of red ginger and emprit ginger. Red ginger and emprit ginger drinks have been proven to be effective in reducing menstrual pain in adolescent girls at SMPI Al Falah Babelan Bekasi in 2023. Keywords: Dysmenorrhea, Red Ginger Drink and Emprit Ginger  ABSTRAK Dismenore atau nyeri haid merupakan penyakit ginekologi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga menyebabkan kram menstruasi yang sering terjadi pada wanita. Wanita yang mengalami kram menstruasi menghasilkan prostaglandin 10 kali lebih banyak dibandingkan wanita tanpa kram menstruasi. Tujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan minuman jahe merah dan jahe emprit terhadap pengurangan nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di SMPI Al-Falah Babelan Bekasi Tahun 2023. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan pre eksperimental Penelitian ini dilakukan dengan one group pretest-posttest dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 48 responden yang dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok diberikan minuman jahe pada pagi dan sore hari saat menstruasi hari pertama hingga hari ketiga. Responden dinilai dari nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Berdasarkan hasil analisis uji levene diketahui nilai P sebesar 0,46 (alpha 0,05) artinya penurunan nyeri haid remaja putri pada penggunaan jahe merah dan jahe emprit memiliki varian yang sama. Sementara itu hasil analisis uji T Independent diketahui nilai P sebesar 0,017 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara penurunan nyeri haid akibat penggunaan jahe merah dan jahe emprit. Minuman jahe merah dan jahe emprit terbukti efektif terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMPI Al Falah Babelan Bekasi Tahun 2023. Kata Kunci: Dysmenorrhea, Minuman Jahe Merah dan Jahe Emprit
Efektivitas Konseling Terhadap Pengetahuan Dan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Pada Wanita Usia Subur (WUS) di RT 06 Karang Satria Tahun 2023 Riris Napitupulu; Tetty Rina Aritonang; Farida Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1907

Abstract

Indikator utama dalam kualitas pelayanan KB yaitu pemberian konseling yang berkualitas terhadap ibu sebagai calon akseptor KB yang menghasilkan informed choice, hal tersebut hanya dapat diperoleh melalui konseling yang baik, lengkap dan dapat menggunakan media komunikasi serta pemberian informasi standar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitaskonseling terhadap pengetahuan dan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) pada wanita usia subur. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu pre- experiment dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Teknik pengambilan sampel dengan purposiv sampling dengan menggunakan rumus slovin dengan sample 52 responden. Penelitian dilakukan sejak bulan Januari 2023 dan menggunakan desain penelitian secara kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan efektivitas konseling terhadap pengetahuan wanita usia subur sebelum dan sesudah konseling didapatkan nilai P Value sebesar 0,000 < 0,05 dan ada efektivitas pengetahuan terhadap pemilihan alat kontasepsi MKJP wanita usia subur sebelum dan sesudah konseling P Value sebesar 0,000 < 0,05.
Efektifitas Pemberian Jus Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Setu 1 Bekasi Tahun 2023 Pipih Harpiyah; Tetty Rina Aritonang; Wiwit Desi Intarti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1908

Abstract

Anemia dalam kehamilan dapat diartikan ibu hamil yang mengalami defisiensi zat besi dalam darah. Selain itu anemia dalam kehamilan dapat dikatakan juga sebagai suatu kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (Hb) <11gr% pada trimester I dan III sedangkan pada trimester II kadar hemoglobin <10,5gr%. Tujuan penelitian ini adalah: Efektifitas Pemberian Jus Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Setu 1 Bekasi Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. menggunakan Pra Experimental Design atau eksperimen semu pada rancangan pendekatan one group pretest-posttest design, populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang ada di Puskesmas Setu 1 Bekasi pada bulan Januari sampai dengan Februari 2023 yang berjumlah berjumlah 120 orang. Sampel dalam penelitian ini 35 ibu hamil anemia dengan teknik sampel puposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi dianalisis menggunakan uji Paired T Test. Berdasarkan hasil penelitian distribusi frekuensi usia responden sebagian besar dalam rentang 17-30 tahun sebesar 62,9% (22 responden), paritas sebagian besar multigravida sebesar 54,3% (19 responden), nilai kadar hemoglobin sebelum sebagian besar anemia ringan sebesar 100 (35 responden), nilai kadar hemoglobin sesudah sebagian besar tidak anemia sebesar 85,7% (35 responden). Dari hasil uji statistik Paired T Test hasil dari perhitungan ρ value adalah 0,000 < α (0,05), hal ini menunjukkan hipotesis (Ha) diterima. Sebagian besar usia responden 17-30 tahun, paritas sebagian besar multigravida, nilai kadar hemoglobin sebelum sebagian besar anemia ringan, nilai kadar hemoglobin sesudah sebagian besar tidak anemia. Ada efektifitas pemberian jus kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil Trimester III. Saran bagi ibu hamil pada ibu hamil trimester III khususnya ibu hamil dengan anemia konsumsi Fe sebaiknya menggunakan tambahan pengobatan dengan bahan herbal salah satunya dengan mengkonsumsi jus kacang hijau secara rutin.
Persepsi Ibu Hamil Tentang Mutu Pelayanan Kebidanan Sesuai Permenkes No. 21 Tahun 2021 Terhadap Minat Kunjungan Ulang ANC Pada Masa Pandemi Covid 19 Erlita BR Karo; Tetty Rina Aritonang; Marni br Karo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.1926

Abstract

Situasi Covid-19 memberikan banyak pembatasan pada hampir semua layanan rutin termasuk layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Persentase kunjungan Antenatal Care sebanyak 42% dari sasaran ibu hamil pada tahun 2020 sebanyak 1426 orang, sedangkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 21 Tahun 2021 pasal 13 ayat 3 tentang standar pelayanan minimal di bidang kesehatan bahwa pelayanan kesehatan bagi ibu hamil harus memenuhi frekuensi kunjungan pemeriksaan Antenatal Care minimal 6 kali. Mutu pelayanan kebidanan merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan dan berorientasi pada penerapan kode etik dan standar pelayanan kebidanan, serta kepuasan yang mengacu pada terselenggaranya seluruh persyaratan pelayanan kebidanan. Namun kenyataannya, banyak masyarakat yang lebih memilih layanan kesehatan lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persepsi ibu hamil terhadap kualitas pelayanan obstetri dengan minat kunjungan ulang Antenatal Care pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Sukatenang Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. penelitian dengan metode Cross Sectional. Sampel yang digunakan adalah teknik Simple random sampling sebanyak 68 ibu hamil dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel reliabilitas (p value = 0,000), daya tanggap (p value = 0,019), jaminan (p value = 0,020), empati (p value = 0,020) dan bukti nyata (p value = 0,000) dengan minat untuk kembali mengunjungi ANC pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Sukatenang. Diharapkan ibu hamil lebih termotivasi untuk melakukan kunjungan antenatal care di masa pandemi sesuai Permenkes Nomor 21 Tahun 2021.
Efektifitas Metode Rebozo Terhadap Penurunan Kepala Janin Pada Kala I Fase Aktif Persalinan Di Klinik Pratama Rumah Ungu Karawang Tahun 2023 Tetty Rina Aritonang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.2031

Abstract

Teknik Rebozo ini dapat membantu ibu menjadi lebih tenang tanpa bantuan obat apapun. Hal ini membuat Teknik ini sangat berguna ketika persalinan lama dan membuat ibu lebih nyaman, memberikan ruang ke bayi sehingga bayi dapat berada diposisi yang seoptimal mungkin untuk persalinan. Tujuan penelitian ini adalah apakah efektivitas metode rebozo terhadap penurunan kepala janin pada kala I fase aktif persalinan di klinik pratama rumah ungu karawang. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan pre eksperimen dilakukan dengan rancangan pretest-posttes treathment. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu inpartu kala I fase aktif yang berjumlah 60 orang dengan Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan accidental sampling dengan kriteria insklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh signifikan antara metode rebozo dan kemajuan penurunan kepala janin pada kala I fase aktif persalinan (P=0.00). Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan untuk menambah pengetahuan bagi masyarakat mengenai metode rebozo khususnya ibu bersalin.Kata Kunci: Persalinan, Penurunan Kepala Janin, Teknik Rebozo
Efektivitas Buah Kurma terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia di Puskesmas Karang Mulya Kabupaten Bekasi Sri Martani Puji Rahayu; Riyen Sari Manullang; Tetty Rina Aritonang; Astrid Farmawati Sianipar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2512

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil berisiko tinggi mengalami anemia. Anemia pada kehamilan bisa berdampak terhadap terganggunya proses kehamilan dan persalinan. Salah satu intervensi yang bisa mengatasi anemia yaitu dengan cara terapi nutrisi berupa konsumsi buah kurma.Tujuan Penelitian : Mengetahui efektivitas buah kurma terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Karang Mulya Kabupaten Bekasi Tahun 2024. Metode Penelitian : Rancangan penelitian menggunakan Quasy-eksperiment dengan one group pretest-postest with control. Populasi sebanyak 42 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 15 orang kelompok buah kurma dan 15 orang kelompok kontrol. Analisa data berupa univariat dan bivariat menggunakan uji Mann Whitney. Hasil Penelitian : Karakteristik ibu hamil pada kelompok buah kurma paling banyak usia 20-35 tahun (86,6%), pendidikan SMP (53,3%), pekerjaan IRT (60%) dan paritas multipara (86,6%). Sedangkan ibu hamil pada kelonmpok kontrol paling banyak usia 20-35 tahun (80%), pendidikan SMP (53,3%), pekerjaan IRT (46,6%) dan paritas multipara (73,3%). Kadar hemoglobin sebelum pemberian buah kurma dengan mean 9,75 dan setelah pemberian buah kurma dengan mean 11,08. Kadar hemoglobin sebelum pemberian kelompok kontrol dengan mean 9,81 dan setelah kelompok kontrol dengan mean 9,89. Buah kurma efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia dengan p-value 0,001 < 0,05. Kesimpulan : Buah kurma efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.