Yan Tonga
Universitas Warmadewa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Community Services Journal (CSJ)

Pengolahan Jerami Padi Dengan Bio-Cas di Banjar Sandakan Desa Sulangai Kecamatan Petang, Kabupaten Badung Ni Ketut Sri Rukmini; Yan Tonga; I Gede Sutapa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.2.1.2019.9-13

Abstract

Upaya peningkatan produktivitas ternak khususnya ternak sapi di daerah Bali, perlu dihadapkan pada keterbatasan jumlah hijauan pakan ternak khususnya di musim kemarau, sehingga perlu dicarikan pakan alternatif. Salah satu alternatif untuk penyediaan pakan yang murah dan kompetitif adalah melalui pemanfaatan limbah pertanian terutama jerami padi. Kelemahan jerami padi serat kasarnya tinggi dan nutrisinya rendah, kelemahan tersebut dapat ditingkatkan kualitasnya dengan sentuhan teknologi yang sederhana dan mewah yaitu dengan penambahan bio-cas yang merupakan bahan probiotik yang mengandung beberapa jenis mikroba yang mampu menguraikan serat kasar dan meningkatkan nutrisi serta dapat mempercepat pertumbuhan ternak kelompok Gapoktan Sinampi 171 ini berlokasi di Banjar Sandakan Desa Sulangai Kecamatan Petang Kabupaten Badung. Mengalami permasalahan pada saat panen raya padi jerami berlimpah dan saat musim kemarau sulit mencari pakan ternak. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani peternak tentang pemanfaatan jerami padi dengan aplikasi teknologi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan secara langsung. Pengolahan dengan suplemen campuran molasis dan bio-cas. Dari kegiatan ini, hasilnya adalah peternak menghasilkan produk jerami padi dengan penambahan Bio–Cas yang dinilai ternak, lebih mudah di cerna, nilai gizi meningkat bisa langsung diberikan kepada ternak, dapat disimpan lama (3-4 bulan) serta dapat mempercepat pertumbuhan ternak.
PKM Pemberdayaan Kelompok Ternak Sapi Selulung Jagaditha Di Desa Selulung, Kintamani - Bangli I Wayan Kartana; I Made Wianto Putra; AA Bagus Amlayasa; Yan Tonga
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.1-12

Abstract

Permasalahan yang muncul Petani sering kelebihan rumput gajah pada musim hujan dan kekurangan bahan pakan ternak pada musim kemarau. Belum dimanfaatkannya limbah kulit kopi, sebagai alternatif pakan ternak. Berdasarkan permasalahan tersebut Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mencoba mengimplementasikan hasil riset Sudita et.al (2023) menemukan fermentasi limbah kulit kopi sebagai pakan tambahan dapat meningkatkan bobot kambing secara signifikan sampai 15%. Mengingat Kambing memiliki karakteristik yang sama dengan ternak sapi sebagai ternak ruminansia, maka pemberian kulit kopi fermentasi untuk ternak Sapi juga dapat meningkatkan bobot badan dibandingkan hanya diberikan pakan rumput saja. Berdasarkan permasalahan pada Mitra dan hasil penelitian tersebut Tim PkM Unwar mendatangkan Peneliti fermentasi limbah kulit kopi Dr. Ir Dewa Nyoman Sudita, MP., untuk memberikan pelatihan pembuatan fermentasi limbah kulit kopi dan rumput gajah. Mitra juga diberikan pelatihan perhitungan biaya produksi fermentasi rumput gajah. Pelatihan tersebut berhasil membuat fermentasi limbah kulit kopi untuk pakan ternak 15 kg dan 30 kg fermentasi rumput gajah. Besarnya biaya produksi untuk menghasilkan 30 kg fermentasi rumput gajah terdiri dari biaya bahan baku Rp28.750, biaya tenaga kerja langsung Rp 25.000 dan biaya overhead pabrik Rp2.485. Jadi total biaya produksi untuk menghasilkan 30 kg fermentasi rumput gajah Rp56.235 sehingga biaya produki per kg Rp1.875. Informasi biaya produksi ini sangat penting karena bisa sebagai input untuk menentukan harga jual pakan ternak, menentukan anggaran untuk memproduksi pakan ternak dan dapat digunakan untuk menentukan biaya pemeliharaan ternak sapi.