Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengelolaan Sesi Latihan Bola Voli: Rencana Mikro, Monitoring Beban, dan Recovery Sahabuddin
MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): JIMI - APRIL
Publisher : PT. PENERBIT TIGA MUTIARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/mutiara.v4i2.489

Abstract

The management of volleyball training sessions among collegiate athletes faces complex challenges due to the lack of integrated scientific approaches, which may reduce training effectiveness and increase the risk of fatigue and injury. This study addresses the suboptimal implementation of periodization-based microcycle planning, training load monitoring, and recovery strategies within a unified system. The objective of this research is to examine the effectiveness of an integrated training management model in improving athletes’ performance and physiological condition. A quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design was employed, involving 40 collegiate athletes over an eight-week period. The results indicate that the experimental group showed significant improvements in countermovement jump by 12.2% and spike reach by 3.1%, accompanied by a reduction in sRPE by 11.5% and an increase in recovery scores by 22.5%, while the control group demonstrated no meaningful changes. These findings suggest that the integration of microcycle planning, internal and external load monitoring, and structured recovery strategies enhances physiological efficiency, neuromuscular adaptation, and the sustainability of athletic performance. The study concludes that the integrated training management model is more effective than conventional approaches as it enables objective and systematic control of training intensity. The novelty of this research lies in the development of an integrated training session management model that combines three key components in an applicable, practical, and context-appropriate manner for collegiate athletes, thereby bridging the gap between sport science theory and coaching practice.
SOSIALISASI GERAK DASAR RENANG SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PEMBELAJARAN PJOK PADA SISWA SD INPRES TAMANGAPA Silatul Rahmi; Sahabuddin; Suriah Hanafi; Muhammad Kamal; Muhammad Ishak
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6670

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan gerak dasar renang siswa SD Inpres Tamangapa sebagai upaya mendukung pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Permasalahan yang ditemukan yaitu masih rendahnya pemahaman siswa mengenai aktivitas akuatik, kurangnya pengalaman praktik renang dasar, serta rendahnya keberanian siswa saat berada di air. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Learning Method melalui tahapan sosialisasi materi, demonstrasi gerakan, dan praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa SD Inpres Tamangapa sebagai peserta. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, pre-test, post-test, dan penilaian keterampilan gerak dasar renang siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi gerak dasar renang yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 48% menjadi 86% pada post-test. Selain itu, berdasarkan hasil observasi dan penilaian keterampilan, sebagian besar siswa mampu melakukan teknik dasar renang seperti mengapung (floating), meluncur (gliding), dan pengaturan pernapasan dengan kategori baik. Siswa juga terlihat lebih aktif, percaya diri, dan antusias selama mengikuti kegiatan pembelajaran aktivitas akuatik. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi gerak dasar renang dapat menjadi salah satu upaya yang efektif dalam mendukung pembelajaran PJOK melalui pendekatan pembelajaran yang edukatif, menyenangkan, dan berbasis praktik langsung.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KEBUGARAN JASMANI DAN GAYA HIDUP AKTIF MELALUI EDUKASI OLAHRAGA BAGI SISWA PESANTREN IMMIM PUTERA MONCONGLOE M. Imran Hasanuddin; Bahrul Alim; Butsiarah; Sahabuddin; Muhammad Ishak
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6679

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa Pesantren IMMIM Putera Moncongloe mengenai kebugaran jasmani dan pentingnya gaya hidup aktif melalui program edukasi olahraga yang terstruktur. Pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama memiliki rutinitas padat yang seringkali meminimalkan waktu aktivitas fisik siswa, sehingga berpotensi menurunkan tingkat kebugaran jasmani secara keseluruhan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi praktik olahraga, pemutaran video edukatif, serta diskusi kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 60 siswa sebagai peserta aktif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada skor pengetahuan siswa setelah pemberian edukasi, yakni dari rata-rata nilai pre-test sebesar 58,3 menjadi 82,7 pada post-test, atau meningkat sebesar 41,8%. Selain itu, 87% peserta menyatakan memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk berolahraga secara teratur setelah mengikuti kegiatan ini. Disimpulkan bahwa program edukasi olahraga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi siswa pesantren terhadap kebugaran jasmani dan gaya hidup aktif. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pembinaan kesehatan di lingkungan pesantren.
Cryotherapy And Sport Massage In Volleyball Athlete Recovery: An Evidence-Based Review Sahabuddin
Journal of Sport Education, Coaching, and Health (JOCCA) Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Volleyball is a high-intensity sport characterized by repetitive jumping, spiking, blocking, and rapid directional changes that frequently lead to muscle fatigue, exercise-induced muscle damage, inflammation, and delayed onset muscle soreness (DOMS). Effective recovery strategies are therefore essential to maintain athlete performance and reduce injury risk. This study aimed to analyze and compare the effectiveness of cryotherapy and sport massage in the recovery of volleyball athletes through an evidence-based review approach. The review followed evidence-based practice principles and PRISMA guidelines by examining scientific literature published between 2015 and 2025 from Scopus, PubMed, Web of Science, ScienceDirect, Google Scholar, and SINTA-indexed journals. A total of 127 articles were initially identified, and 24 studies met the inclusion criteria for final analysis. The findings indicated that cryotherapy demonstrated superior physiological recovery effects, with 88% of studies reporting reductions in DOMS, 79% showing decreased inflammatory markers, and 54% identifying improvements in neuromuscular recovery and jump performance. Meanwhile, sport massage showed stronger effects on subjective recovery, with 75% of studies reporting improved perceived recovery and fatigue reduction, while 58% demonstrated enhanced flexibility and reduced muscle stiffness. The evidence suggests that cryotherapy is more effective for acute physiological restoration, whereas sport massage contributes substantially to psychological recovery and movement quality. Therefore, combining both modalities may provide a comprehensive recovery strategy for optimizing volleyball athlete performance and readiness during training and competition.