Rosmiyati Rosmiyati
UNIVERSITAS MALAHAYATI

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU DAPAT MENURUNKAN DISMENORE Irma Rismaya; Rosmiyati Rosmiyati; Ana Mariza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.1764

Abstract

ABSTRACT  Backgrund : Dysmenorrhea is the occurrence of discomfort during menstruation, usually with pain and centering on the lower abdomen. In Indonesia, in 2014 the incidence of dysmenorrhea was 64.25%, consisting of 54.89% of primary dysmenorrhea and 9.36% of secondary dysmenorrhea. One of the non-pharmacological treatments that can be done to treat pain in dysmenorrhea is to use green coconut water Purpose : It is known that there is an effect of giving green coconut water to decrease dysmenorrhea in Midwifery Students Level I and II Malahayati University. Methode : This type of research uses quantitative research methods. The research design used was an experiment (pre-experiment) with a Pretest - posttest with control group design approach. The study population was all of the first and second grade midwifery students of Malahayati University as many as 54 people. The  sampling technique used purposive sampling as many as 30 midwifery students who experienced dysmenorrhea every menstruation . Bivariate analysis using the Independent T-test sample test Result : The results obtained an average value of dysmenorrhea pain before being given coconut water by 8.40 and the average after being given coconut water by 2.73 in the intervention group. And obtained the average value of dysmenorrhea pain in the control group with a pretest value of 8.67 and posttest 4.00. Independent Ttest sample test results obtained p-value (0.006). Conclusion there is an influence of coconut water administration to decrease dysmenorrhea in midwifery students level I and II, Malahayati University. Sugestion: It is recommended that teenagers consume green coconut water as an alternative to reduce and reduce dysmenorrea.  Keywords : teenagers, green coconut water, dysmenorrhea  ABSTRAK  Latar Belakang : Dismenore adalah kejadian ketidaknyamanan selama menstruasi, biasanya dengan rasa sakit dan berpusat pada perut bagian bawah . Di Indonesia, pada tahun 2014 angka kejadian dismenore 64,25 %, terdiri dari 54,89 % dismenore primer dan 9,36 % dismenore Sekunder. Salah satu pengobatan nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri pada dismenore adalah dengan menggunakan air kelapa hijau. Tujuan : Diketahui ada pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan dismenore pada Mahasiswi Kebidanan Tingkat I dan II Universitas Malahayati  Metode : Jenis penelitian mengunakan metode penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen (preeksperimen) dengan pendekatan Pretest – posttest with control grup design .Populasi penelitian adalah seluruh seluruh mahasiswi kebidanan tingkat I dan II Universitas Malahayati sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak  30 mahasiswi kebidanan yang mengalami dismenore setiap menstruasi.. Analisa bivariat dengan menggunakan uji T-test sample Independent  Hasil : Hasil penelitian diperoleh nilai rata – rata nyeri dismenore sebelum diberikan air kelapa sebesar 8.40 dan rata – rata setelah diberikan air kelapa sebesar 2.73 pada kelompok intervensi. Dan diperoleh nilai rata  - rata nyeri dismenore pada pada kelompok kontrol dengan nilai pretest 8.67 dan posttest 4.00. Hasil uji T-test sample Independent diperoleh nilai p-Value (0.006). Disarankan para remaja mengkonsumsi air kelapa hijau sebagai salah satu alternative untuk menurunkan serta mengurangi dismenorea.   Kesimpulan : ada pengaruh pemberian air kelapa terhadap penurunan dismenore pada mahasiswi kebidanan tingkat I dan II Universitas Malahayati.  Kata Kunci : remaja , air kelapa hijau , dismenore  
The Effect Of The Use Of Dmpa Injection Contraception On Weight Selviani Mutia; Rosmiyati Rosmiyati; Suharman Suharman; Fitria Fitria
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i2.7973

Abstract

Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh negara berkembang seperti Indonesia adalah ledakan penduduk.Cakupan peserta KB aktif di Provinsi Lampung tahun 2019 sebesar 83,23% meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang telah mencapai target sebesar 70%. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan kontrasepsi suntik dMP terhadap kenaikan berat badan di Desa Adi Luhur Kec. Panca Jaya Mesuji Tahun 2022.Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang menggunakan kontrasepsi suntik DMPA. Variabel dalam penelitian ini adalah penggunaan injeksi DMPA dan pertambahan berat badan. Teknik pengambilan sampel purposive samplingg. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni hingga Juli 2022 di Desa Adi Luhur, Kec. Panca Jaya Mesuji.Hasil pemakaian kontrasepsi DMPA kurang dari dan sama dengan 3 tahun tidak ada penambahan berat badan 23 (23,0%) dan yang mengalami kenaikan berat badan 31 (31,0%). Sedangkan untuk penggunaan kontrasepsi lebih dari 3 tahun, 21 (21,0%) tidak mengalami kenaikan berat badan dan 25 (25,0%) mengalami kenaikan berat badan. Nilai p adalah 0,916> α (0,05) artinya Ha ditolak dan Ho diterima. Kesimpulan tidak ada pengaruh penggunaan kontrasepsi suntik DMPA terhadap kenaikan berat badan di Desa Adi Luhur Kec. Panca Jaya Mesuji Tahun 2022. Saran dapat dijadikan sebagai sumber informasi tentang efek samping penggunaan kontrasepsi DMPA dan responden mampu menerapkan pola diet dengan baik untuk menghindari kenaikan berat badan yang drastis. Kata kunci : DMPA, pertambahan berat badan, kontrasepsi ABSTRACT Background One of the most important problems faced by developing countries, such as Indonesia, is the population explosion. The coverage of active family planning participants in Lampung Province in 2019 was 83.23%, an increase when compared to the previous year, having reached the target of 70%.The purpose of the study was to determine the effect of the use of DMPA injectable contraceptives on weight gain in Adi Luhur Village, Panca Jaya Mesuji District in 2022.Methods Quantitative type of research, with cross sectional design. The population in this study were mothers who used DMPA injectable contraceptives. The variables in this study were the use of injectable KB DMPA and weight gain. Purposive sampling technique. This research has been conducted from June to July 2022 in Adi Luhur Village, Panca Jaya Mesuji District.Result of the category of length of use less than and equal to 3 years there is no weight gain of 23 (23.0%) respondents and those who experienced weight gain 31 (31.0%) respondents. As for the old category of contraceptive use for more than 3 years, there were 21 (21.0%) respondents and those who experienced weight gain were 25 (25.0%) respondents. A p-value of 0.916> α (0.05) means that Ha is rejected and Ho is accepted. Conclusion there is no Effect of DMPA Injectable Contraceptive Use on Weight Gain in AdiLuhur Village, Panca Jaya Mesuji District in 2022.Suggestions may increase knowledge and insight into dmpa acceptors the effects of using contraceptives on weight gain. Keywords: DMPA, weight gain, contraception 
Pengaruh Daun Jambu Biji terhadap Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Wanita Usia Subur Eliyana Eliyana; Sunarsih Sunarsih; Rosmiyati Rosmiyati; Ledy Octaviani Iqmy
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.17836

Abstract

ABSTRACT Dysmenorrhea is a menstrual disorder characterized by pain or cramps in the abdomen. The pain is not only felt in the lower abdomen but can also be experienced in other areas such as the suprapubic region, lower back, thighs, and sides of the abdomen. One way to alleviate dysmenorrhea pain is by consuming guava leaves. The aim of this study is to determine the effectiveness of guava leaves in reducing menstrual pain (dysmenorrhea) in women of reproductive age in Mujimulyo Hamlet, Muara Putih Village, Natar District, South Lampung Regency in 2023.This study is quantitative research with a pre-experimental design using a one-group pretest and posttest approach. The population in this study consisted of women of reproductive age who experienced menstrual pain at BPM Eliyana based on medical records from November 2022 to February 2023, totaling 32 individuals, with a saturated sampling technique where all members of the population were included as the sample. The data were analyzed using the Wilcoxon test. The average dysmenorrhea pain score before administering guava leaves was 7.84, and after administering guava leaves, the average score dropped to 2.46. There is a significant effect of guava leaves in reducing menstrual pain or dysmenorrhea in women of reproductive age, with a p-value of 0.000 0.05. It is recommended that women of reproductive age consume guava leaves as an effort to reduce menstrual pain. Keywords: Dysmenorrhea, Guava Leaves, Women of Childbearing Age  ABSTRAK Disminore adalah gangguan saat menstruasi berupa nyeri atau kram perut. Nyeri bukan hanya dirasakan diperut bagian bawah, tetapi juga dilokasi lain seperti suprapubik, punggung bagian bawah, paha, sisi abdomen. Upaya yang dapat mengatasi nyeri disminore yaitu dengan mengkonsumsi daun jambu biji. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh efektifitas daun jambu biji terhadap nyeri haid (dysminorrhea) pada wanita usia subur di Dusun Mujimulyo Desa Muara Putih Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan pre experiment dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang mengalami nyeri haid di BPM Eliyana berdasarkan data rekam medik pada bulan November 2022-Februari 2023 berjumlah 32 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Analisis data yang digunakan uji wilcoxon. Didapatkan nilai rata-rata nyeri disminore sebelum diberikan daun jambu biji adalah 7,84 dan sesudah diberikan daun jambu biji didapatkan rata-rata 2,46. Ada pengaruh pemberian daun jambu biji terhadap nyeri haid atau disminore pada wanita usia subur dengan nilai p value 0,000 0,05. Diharapkan wanita usia subur dapat mengkonsumsi daun jambu biji sebagai upayamengurangi nyeri haid. Kata Kunci: Desminore, Daun Jambu Biji, Wanita Usia Subur
Konseling Gizi terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur dengan Kekurangan Energi Kronik Ana Mariza; Mei Lidia Utami; Sunarsih Sunarsih; Rosmiyati Rosmiyati
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.18985

Abstract

ABSTRACT The incidence of chronic energy deficiency (CED) in developing countries such as Bangladesh, India, Thailand, Indonesia, Myanmar, and Sri Lanka ranges from 15% to 47%, indicated by a Body Mass Index (BMI) of less than 18.5%. According to WHO (2018), CED among women of reproductive age (WRA) is one of the causes of 20 million or 15-20% of infants experiencing nutritional problems, such as low birth weight (LBW). A preliminary study conducted in the Bangun Rejo area found that there are still women of reproductive age who appear thin or underweight. The general objective of this study was to determine the effect of nutritional counseling on the knowledge of women of reproductive age with chronic energy deficiency in the working area of Bangun Rejo Primary Health Care, Bangun Rejo District, Central Lampung Regency. The research design used was a One-Group Pretest-Posttest Design, with an experimental type of research and a Pre-Experimental Design form using primary data. The population of WRA with CED in the working area of Bangun Rejo Primary Health Care was 94 people. The research was conducted in July 2024 with 30 respondents, and data collection was carried out using a questionnaire, followed by analysis using a paired t-test in SPSS.Results: The study results showed that the average knowledge level of respondents before receiving nutritional counseling was 50.17. After receiving nutritional counseling, the average knowledge level increased to 82.50. There was a significant effect of nutritional counseling on the knowledge of women of reproductive age with chronic energy deficiency in the working area of Bangun Rejo Primary Health Care, Bangun Rejo District, Central Lampung Regency, with a p-value of 0.000. The conclusion drawn is that there was an increase in the knowledge level before and after counseling, with an average increase of 32.33. It is recommended that respondents continue to improve their knowledge by attending youth health post to further enhance their understanding of CED and health in other adolescents. Keywords: Nutrition, CED, Knowledge, WRA    ABSTRAK Kejadian kekurangan energi kronik di Negara-negara berkembang seperti Bangladesh, india, Thailand, Indonesia, Myanmar, dan Srilangka adalah 15%-47% yaitu dengan BMI 18,5%. WHO (2018) mengatakan KEK pada WUS menjadi salah satu penyebab dari 20 juta atau 15-20% bayi mengalami masalah gizi, seperti berat badan lahir rendah (BBLR). Hasil studi pendahuluan di wilayah Bangunrejo masih didapati wanita usia subur yang terlihat kurus atau memiliki berat badan yang rendah.  Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh konseling gizi Terhadap Pengetahuan Pada Wanita Usia Subur Dengan Kekurangan Energi Kronik  di Wilayah Kerja Puskesmas bangunrejo Kecamatan Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah. Metode Penelitian: Desain penelitian dilakukan secara One Group Pretest-Posttest Design dengan jenis penelitian eksperimen dengan bentuk Pre-Experimental Designs menggunakan data primer. Populasi WUS KEK yang ada diwilayah kerja puskesmas Bangunrejo yaitu 94 orang, penelitian Dilakukan pada bulan Juli 2024 terhadap 30 orang responden dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian dianalisa dengan uji paired t-test menggunakan SPSS. Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan responden sebelum diberi konseling gizi  rata-rata 50,17, Tingkat pengetahuan setelah diberi konseling gizi Tingkat pengetahuan responden rata-rata naik menjadi 82,50, Ada Pengaruh konseling gizi Terhadap Pengetahuan Pada Wanita Usia Subur Dengan Kekurangan Energi Kronik  di Wilayah Kerja Puskesmas bangunrejo Kecamatan Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah dengan p value 0,000. Diikuti kesimpulan: Ada kenaikan Tingkat pengetahuan sebelum dan setelah dengan rata-rata sebesar 32,33. Diharapkan bagi responden untuk terus meningkatkan pengetahuannyan dengan cara mengikuti posyandu remaja agar semakin tahu tentang Pengetahuan KEK dan Kesehatan pada remaja lainnya. Kata Kunci: Gizi, KEK, Pengetahuan, WUS