Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) DALAM MENINGKATKAN KINERJA PERSEROAN PADA PT ANGKASA PURA II (STUDI KASUS PADA DIVISI AIRPORT LEARNING CENTER) Siti Bunga Nurjanah; Nida Handayani
Journal of Research and Development on Public Policy Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Journal of Research and Development on Public Policy
Publisher : Lembaga Pengkajian Dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (lppsp)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/jarvic.v2i1.33

Abstract

Salah satu bisnis milik negara Indonesia adalah PT Angkasa Pura II. Bagi PT Angkasa Pura II, Komitmen Penerapan Good Corporate Governance (GCG) merupakan hal yang tidak dapat dipecahkan. Untuk melakukan ini, infrastruktur harus diperkuat, dan sistem serta proses harus secara otomatis ditingkatkan untuk mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG). Sebagai landasan untuk meningkatkan kinerja perseroan, Angkasa Pura II berkomitmen untuk menerapkan nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG) yaitu Transparansi, Independensi, Akuntabilitas, Tanggung Jawab, Independensi, dan Kewajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan seberapa kuat tata kelola perusahaan yang diterapkan di PT Angkasa Pura II Divisi Airport Learning Center. Metode penelitian deskriptif kualitatif diadopsi dalam penelitian ini. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa PT Angkasa Pura II Divisi Airport Learning Center telah berhasil menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.
Efektivitas Daily Monitoring and Evaluation Management (DIANA) Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Divisi Airport Learning Center PT Angkasa Pura II (Persero) Siti Bunga Nurjanah; Nida Handayani
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: TUTURAN
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.267 KB)

Abstract

The implementation of the Daily Monitoring and Evaluation Management (DIANA) program is a program for measuring employee performance per day or measuring employee productivity by comparing the realization of the completion of the tasklist that has been determined with the enactment of work pattern arrangements launched in 2020 addressed to all employees of PT Angkasa Pura II. This study aims to determine how the Effectiveness of Daily Monitoring and Evaluation Management (DIANA) in Improving the Performance of Employees of the Airport Learning Center Division of PT Angkasa Pura II (Persero). The method used is a qualitative method with data collection through interviews, observations and documentation studies. The results of the research on the accuracy of the program target are employees of PT Angkasa Pura II (Persero), but there are still employees who do not fill in the official task list / tasklist and also there are still system problems that cause illegibility of tasklist submissions to superiors so that attendance and daily performance achievements of employees are constrained. Program socialization has been carried out thoroughly even though it is online due to the pandemic situation. The purpose of the program is appropriate because it is considered capable of helping employees in doing work and becoming more measurable. Program monitoring has not been effective because program monitoring is only carried out at the beginning of the program, and there are no strict sanctions for employee indiscipline in filling out the tasklist.
PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS PADA BIDANG WIRAUSAHA SOSIAL MELALUI WARUNG MIEBOWL DI KOTA TANGERANG: EMPOWERMENT OF PEOPLE WITH DISABILITIES IN SOCIAL ENTREPRENEURSHIP THROUGH MIEBOWL STOP IN TANGERANG CITY Siti Bunga Nurjanah; Novinda Serikandi; Nida Handayani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v2i1.232

Abstract

Pada umumnya penyandang disabilitas sering kali dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Mereka dianggap sebagai sosok yang lemah atau kurang beruntung. Keterbatasan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas berdampak pada kemampuan berpatisipasi ditengah masyarakat dan mengalami kesulitan saat mengakses pendidikan ataupun layanan publik lainnya. Kondisi tersebut menimbulkan kesenjangan atau permasalahan sosial di Kota Tangerang. Terkait dengan jumlah penyandang disabilitas di Kota Tangerang yang terbilang tidak sedikit. Hal ini dibuktikan dari data terpilah Badan Pusat Statistik Kota Tangerang yang menunjukkan adanya peningkatan jumlah penyandang disabilitas, yaitu tahun 2017 berjumlah 29. 750 orang dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 3.580 orang. Meninjau permasalahan tersebut, pemberdayaan penyandang disabilitas pada bidang wirausaha sosial melalui warung miebowl ini hadir guna memberikan kesempatan kepada para penyandang disabilitas untuk berkembang sesuai dengan minat bakat yang dimiliki. Warung ini serupa dengan Warmindo, namun pelayanannya bersifat self-service sehingga hal ini dapat memudahkan penyandang disabilitas dalam melayani pelanggan. Konsep dari warung ini, pelanggan dapat memilih dan mengambil sendiri mie, topping dan minuman yang mereka inginkan. Kemudian, pelanggan menuju kasir untuk memberikan pesanan dan membayarnya. Pesanan yang diberikan kepada pelayan lalu akan dimasak, dibuat dan kemudian diberikan kepada pelanggan.