Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SUB DIREKTORAT PATEN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA Novinda Serikandi; Mawar
Jurnal PubBis Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/jurnalpubbis.v7i2.797

Abstract

ABSTRACT  This study examines the performance of the Patent Sub-Directorate is related to several problems in the application system that have not been maximized, understanding of the applicant or patent holder regarding the use of the application, lack of human resources and limited capabilities, as well as the lack of adequate facilities and infrastructure, besides that the complicated classification process hinders performance, certificate delivery is still manual and certificate recipient addresses are not properly updated. The aim of the research is to analyze and describe the performance of the Patent Sub-Directorate of the Ministry of Law and Human Rights. In this study using the theory of organizational performance according to Dwiyanto namely Productivity, Service Quality, Responsiveness, Responsibility and Accountability. The method used in this research is descriptive with a qualitative approach. The results of the research show that productivity can complete activities or programs according to predetermined targets. However, there are still constraints in terms of human resources and limited budgets. Quality of service The Sub Directorate of Patents has provided good service with quality human resources, good cooperation with relevant agencies and adequate facilities and infrastructure. Responsiveness in providing fast and responsive service to the applicant's needs. Optimal responsibility can be seen from the supervisory leadership and implementation of activities according to policy Accountability for each program and activity an accountability report is prepared. The reports periodically include monthly reports, quarterly reports, and annual reports.  
PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS PADA BIDANG WIRAUSAHA SOSIAL MELALUI WARUNG MIEBOWL DI KOTA TANGERANG: EMPOWERMENT OF PEOPLE WITH DISABILITIES IN SOCIAL ENTREPRENEURSHIP THROUGH MIEBOWL STOP IN TANGERANG CITY Siti Bunga Nurjanah; Novinda Serikandi; Nida Handayani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v2i1.232

Abstract

Pada umumnya penyandang disabilitas sering kali dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Mereka dianggap sebagai sosok yang lemah atau kurang beruntung. Keterbatasan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas berdampak pada kemampuan berpatisipasi ditengah masyarakat dan mengalami kesulitan saat mengakses pendidikan ataupun layanan publik lainnya. Kondisi tersebut menimbulkan kesenjangan atau permasalahan sosial di Kota Tangerang. Terkait dengan jumlah penyandang disabilitas di Kota Tangerang yang terbilang tidak sedikit. Hal ini dibuktikan dari data terpilah Badan Pusat Statistik Kota Tangerang yang menunjukkan adanya peningkatan jumlah penyandang disabilitas, yaitu tahun 2017 berjumlah 29. 750 orang dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 3.580 orang. Meninjau permasalahan tersebut, pemberdayaan penyandang disabilitas pada bidang wirausaha sosial melalui warung miebowl ini hadir guna memberikan kesempatan kepada para penyandang disabilitas untuk berkembang sesuai dengan minat bakat yang dimiliki. Warung ini serupa dengan Warmindo, namun pelayanannya bersifat self-service sehingga hal ini dapat memudahkan penyandang disabilitas dalam melayani pelanggan. Konsep dari warung ini, pelanggan dapat memilih dan mengambil sendiri mie, topping dan minuman yang mereka inginkan. Kemudian, pelanggan menuju kasir untuk memberikan pesanan dan membayarnya. Pesanan yang diberikan kepada pelayan lalu akan dimasak, dibuat dan kemudian diberikan kepada pelanggan.
UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KELURAHAN SUDAJAYA HILIR MELALUI PROGRAM WADAH KELUARGA (WARUGA): EFFORTS TO INCREASE THE WELFARE OF THE SUDAJAYA HILIR COMMUNITY WELFARE THROUGH THE WADAH FAMILY (WARUGA) PROGRAM Novinda Serikandi; Nida Handayani; Siti Bunga Nurjanah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2022): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v1i1.127

Abstract

Kota Sukabumi merupakan salah satu kota penyumbang peningkatan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Barat yang disebabkan oleh rendahnya produktivitas kegiatan ekonomi masyarakat, rendahnya modal yang dimiliki, tingkat pendidikan yang tergolong rendah, dan kondisi sosial budaya yang kurang mendukung. Jumlah penduduk miskin atau penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan dibawah garis kemiskinan di Kota Sukabumi berjumlah 25.420 jiwa pada tahun 2020 lalu. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 3.550 dari tahun sebelumnya yang berjumlah 21.870 jiwa. Kemiskinan ini masih ditemukan di Kelurahan Sudajaya Hilir, khususnya pada keluarga penerima manfaat. Pada proses verifikasi dan validasi data kami menemukan bahwa maraknya keluarga penerima manfaat bantuan sosial yang terlilit hutang serta hanya bertumpu pada bantuan sosial pemerintah, dikarenakan tidak adanya sumber penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, yang mana ditemukan pada keluarga penerima manfaat bansos Kelurahan Sudajaya Hilir. Wadah Keluarga (WARUGA) hadir untuk menjembatani peluang dan potensi yang tersedia di Kelurahan Sudajaya hilir. Pada program Wadah Keluarga (WARUGA) ini memiliki sebuah tujuan memaksimalkan potensi yang ada baik dari sisi Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia, membentuk masyarakat yang produktif, membentuk masyarakat yang mandiri, menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat, dan mendorong angka kesejahteraan masyarakat khususnya Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial. Dengan adanya program tersebut diharapkan keluarga penerima manfaat Sudajaya Hilir sebagai kelompok sasaran program menjadi berdaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.