Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Makna Verba Kausatif Bahasa Jepang (shieki) dalam Perspektif Bahasa Indonesia Riri Hendriati
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.468 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i2.6432

Abstract

Setiap bahasa memiliki bentuk kalimat yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, begitu juga dengan bahasa Jepang dan bahasa Indonesia. Perbedaan bentuk ini dapat menimbulkan kesalahan berbahasa di dalam pembelajaran bahasa Jepang terutama bagi pemula. Maka dari itu, fokus penelitian ini adalah perbandingan makna verba bentuk kausatif dalam bahasa Jepang (shieki) dan bentuk kausatif dalam bahasa Indonesia dan pentingnya dalam pembelajaran bahasa Jepang, dengan rumusan masalah, 1) Bagaimana persamaan dan perbedaan antara makna verba kausatif bahasa Jepang dan bahasa Indonesia; 2) Apa saja solusi untuk mengatasi kesulitan pemelajar bahasa Jepang dalam memahami makna verba kausatif dalam bahasa Jepang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan deskriptif menggunakan metode analisis kontrastif yang membandingkan antara bahasa sumber dan bahasa asing. Hasil analisis menunjukkan: 1) bahwa verba kausatif bahasa Jepang dan bahasa Indonesia mempunyai persamaan yaitu sama-sama merupakan kalimat tak langsung, namun ada juga perbedaannya yaitu; tidak semua kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata “menyuruh” mempunyai makna kyousei, dan tidak semua bahasa Indonesia yang bermakna “menyebabkan/membuat jadi” itu dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang dengan menggunakan kata kerja bentuk shieki, kecuali untuk beberapa kata kerja saja yang menyatakan sikap, emosi atau perasaan.misalnya: kaget, khawatir. 2) ketika pengajar mengajarkan topik shieki ini pengajar harus benar-benar memahami makna dan aturan-aturannya sehingga tidak hanya menjelaskan makna shieki adalah “menyuruh” saja. Karena makna “menyuruh” dalam bahasa Jepang mengandung makna yang berbeda dengan “menyuruh” dalam bahasa Indonesia.
Pemanfaatan Aplikasi Digital dalam Meningkatkan Efisiensi Pembelajaran Bahasa Jepang pada Program Trilingual Universitas Darma Persada Riri Hendriati; Andi Irma Sarjani; Juariah Juariah
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 4 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i4.4707

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat serta kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih efisien, terutama dalam pembelajaran bahasa asing seperti Bahasa Jepang. Universitas Darma Persada, melalui Program Trilingual, telah mengadopsi aplikasi digital untuk mendukung proses pembelajaran daring. Implementasi aplikasi digital, seperti Padlet, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, interaksi, dan motivasi belajar mahasiswa, terutama di tengah tantangan pembelajaran selama pandemi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan aplikasi digital dalam meningkatkan efisiensi pembelajaran bahasa Jepang pada Program Trilingual Universitas Darma Persada. Studi ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi kelas, serta analisis konten dari aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi digital telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi pembelajaran Bahasa Jepang. Aplikasi tersebut memungkinkan mahasiswa untuk mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja, meningkatkan interaksi antara dosen dan mahasiswa melalui fitur diskusi dan umpan balik online, serta menyediakan berbagai macam latihan dan permainan yang mendukung pembelajaran aktif dan menyenangkan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pemanfaatan aplikasi digital, seperti Padlet, mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas pembelajaran Bahasa Jepang di Program Trilingual Universitas Darma Persada. Meskipun demikian, pembelajaran digital perlu diimbangi dengan metode konvensional untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal.
Inovasi Pembelajaran Bahasa Jepang: Implementasi Proyek Penyusunan Buku Penunjang Tata Bahasa Tingkat Menengah Atas di Prodi Bahasa Jepang Universitas Darma Persada Riri Hendriati; Andi Irma Sarjani; Herlina Sunarti; Hargo Saptaji
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i11.1566

Abstract

This research discusses the implementation of a community service project that aims to develop a supporting book for the Grammar course for Japan language proficiency at the Senior High School Level in the Japan Language and Culture Study Program, Darma Persada University. This project was carried out from September 2023 to August 2024, involving a team consisting of four lecturers and three students. The main goal of the project is to overcome students' difficulties in understanding advanced Japan grammar by developing innovative and customized learning support books. The project methodology includes the preparation of a work plan, the collection of reference materials and the preparation of a book. The main result achieved is the preparation of supporting book modules for students in semesters 5 and 6. Despite facing time constraints, the team managed to complete the project's main target. The conclusion shows that this project has succeeded in producing learning resources that have the potential to improve the quality of advanced Japan grammar learning. The follow-up plan includes further trials and evaluations to ensure the effectiveness and usefulness of the supporting books. This project is not only beneficial to students and institutions, but also has the potential to make a positive contribution to the wider community of Japan language learners.
ANALISIS PERILAKU HIKIKOMORI PADA TOKOH TAMOTSU TADOKORO DALAM MANGA FUTSUTSUKA MONO NO ANI DESU GA KARYA HIGURASHI KINOKO Maharani, Dinda Puan; Artadi, Ari; Hendriati, Riri
IZUMI Vol 13, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/izumi.13.2.108-123

Abstract

Hikikomori is one of the social problems in Japan. A research on the hikikomori behavior of Tamotsu Tadokoro in Higurashi Kinoko's Manga Futsutsuka Mono no Ani Desu ga was conducted. The purpose of this research is to know and explain the forms of behavior, and factors that cause hikikomori behavior and to find out and explain the efforts made by the character Tamotsu Tadokoro in the Comic series "Futsutsuka Mono no Ani Desu ga" by Higurashi Kinoko to try to get out of hikikomori behavior. The research method used is descriptive qualitative by analyzing media data in the form of comic series based on Saito Tamaki's theory of Hikikomori Behavior, Michael J. Dziesinski's theory of Social Factors that cause hikikomori behavior, and David McClelland's Theory of Motivation. The results showed that Tamotsu Tadokoro experienced seven symptoms of hikikomori behavior and was caused by school environment, family, and individual factors. In addition, Tamotsu Tadokoro was able to successfully emerge from hikikomori behavior because he was motivated to improve his relationship with his family and pursue his goals. Therefore, it can be proven that Tamotsu Tadokoro can be labeled as a hikikomori.
Translation Techniques in Adapting AKB48 Japanese Songs into JKT Indonesian Versions Priscilla Nazar, Andrea Clarissa; Setiawan, Hari; Hendriati, Riri
Chi e Journal of Japanese Learning and Teaching Vol. 13 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chie.v13i1.16032

Abstract

This study examines the translation techniques used by Rininditha Pradiza in adapting AKB48 song lyrics into their Indonesian versions for JKT48. Using a descriptive qualitative approach based on Molina and Albir’s (2002) translation techniques framework, this study analyzes four songs: Heavy Rotation, Kimi No Koto Ga Suki Dakara (Because I Like You), Ponytail to Chou-Chou (Ponytail and Butterfly), and Baby! Baby! Baby! The data were collected through text analysis and online interviews with the translator. The analysis process involved data reduction, presentation in tables and narratives, and the identification of translation technique patterns. The findings revealed that the Literal Translation Technique is the most frequently employed (55%), followed by Borrowing (24%), Amplification (13%), and Modulation (8%). The literal translation technique preserves the original sentence structure while Borrowing retains familiar words from the source language. The amplification techniques add explanatory elements, and the modulation technique alters perspectives to enhance naturalness in the target language. This study concludes that the choice of translation techniques significantly influences the readability and semantic appropriateness of the lyrics in Indonesian.