Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Deteksi Dini Tumbuh Kembang Pada Anak di Wilayah Puskesmas Sungai Panas Kota Batam Tahun 2022 Isna Aglusi Badri; Laracusi Arini; Roza Erda; Nahrul Hayat; Resi Novia; Yulia Devi Putri; Dedy Siska; Asfri Sri Rahmadeni
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v2i2.163

Abstract

Anak merupakan dambaan setiap keluarga. Setiap keluarga mengharapkan anaknya tumbuh kembang secara optimal (Soetjiningsih, 2015). Kualitas seorang anak dapat dinilai dari proses pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran, baik volume, bobot, dan jumlah sel yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke asal) sedangkan perkembangan adalah salah satu indikator dalam memantau kesehatan anak. Perkembangan anak mencakup perkembangan personal sosial, motorik kasar, bahasa, dan motorik halus. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan pada tanggal 20 oktober 2021 di wilayang puskesmas sungai panas.Kegiatan ini bertujuan mendeteksi tumbuh anak pada usia dini, agar orang tua, masyarakat dan petugas kesehatan setempat dapat meningkatkan perhatian pada anak sejak dini.Proses awal kegiatan di mulai dengan melakukan skrining data anak dan di lanjutkan dengan skrining tumbuh kembang pada anak yang sesuai dengan usia pada anak dengan menggunakan kuesioner skrining perkembangan (KPSP). Pada kegiatan ini didapatkan sebanyak 25 anak yang berhasil di skrining dengan distribusi anak usia 0-24 bulan sebanyak 10 anak, 24-72 bulan 15 anak. Dalam pengabdian pada masyarakat ini perlu di tingkatakan pelayanan kesehatan pada anak agar tumbuh kembangan anak di wilayah kerja ini dapat terperhatikan dengan baik.
Asuhan Keperawatan pada An.J dengan Penerapan Teknik Effleurage terhadap Penanganan Konstipasi Revi Yulia; Dedy Siska
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i1.1411

Abstract

Konstipasi adalah ketidakmampuan melakukan defekasi tinja secara sempurna yang tercermin dari tiga aspek, yaitu berkurangnya frekuensi berhajat dari biasanya, tinja lebih keras dari pada sebelumnya dan pada palpasi abdomen teraba masa tinja (skibala) (Muzal, 2017). Prevalensi konstipasi pada anak balita di Indonesia diperkirakan o,3%- 8%.3 Karya Tulis Ilmiah Profesi ini bertujuan untuk melakukan Asuhan Keperawatan Pada An.J Dengan Penerapan Teknik Effleurage Terhadap Penanganan Konstipasi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Lekop Kota Batam, dan dilaksanakan tanggal 29 Oktober 2021 sampai dengan 02 November 202. Metode yang digunakan pada karya Tulis Ilmiah Profesi ini adalah studi kasus yang dilakukan berdasarkan tahap-tahap asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Hasil karya Tulis Ilmiah Profesi didapatkan 2 diagnosa keperawatan yaitu Defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi dan resiko konstipasi berhubungan denganperubahan jenis makanan (ASI-sufor) Melalui terapi masase abdomen dengan teknik effleurage diharapkan dapat menjadi salah satu penanganan nonfarmakologi untuk penanganan konstipasi pada bayi hingga anak-anak.
Knowledge and Sugar Sweetened Beverages Consumption Among Adults Herviana Herviana; Citra Dewi Anggraini; Amalina Rizma; Dedy Siska
International Journal Of Health Science Vol. 5 No. 1 (2025): : International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v5i1.5749

Abstract

Sugar Sweetened Beverages (SSBs) consumption can tends the risk of health diseases such as obesity, diabetes mellitus type 2, and the risk of cardiovascular disease. One factor that contributes to increasing frequencies of SSBs consumption is individual knowledge. Nutrition knowledge is considered a determinant in decision-making for individual eating behavior or habits. The aim of study was to analyze the relationship between knowledge and the frequency of consumption of SSBs in adult. This study was a quantitative descriptive study with a cross-sectional research design and analyzed data from 158 respondents aged 19-29 years in Kepulauan Riau. Data collection consisted of knowledge about SSBs and the frequency of consumption of SSBs using by Google form. The collected data were analyzed using Spearman's rank test to examine the relationship between the independent and dependent variables. The results showed that there was no significant relationship between knowledge and the frequency of consumption of SSBs (p = 0.756). Respondents with good knowledge with a frequency of rarely consuming SSBs are 74 respondents (50.3%), but respondents with good knowledge also had a habit of consuming SSBs frequently are 73 respondents (49.7%). However, further research is needed to identify other determinants that influence SSBs consumption.
Skrining Tumbuh Kembang Pada Anak Yulia Devi Putri; Isna Aglusi Badri; Dedy Siska
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i2.1958

Abstract

Basically, parents are obliged and responsible in the task of educating children by providing various matters concerning the interests of their children, such as developing abilities, knowledge, skills, and maintaining children's health. This is because the activities carried out by children at home are more about emphasizing the ability to speak and tell stories, activities carried out by the question and answer method. While early childhood is easier to understand and understand if learning is applied directly to practice/using media, children will easily remember it because they are directly involved in the learning activity.
Hubungan Umur Dan Pendidikan Dengan Kejadian Puting Susu Lecet Pada Ibu Nifas Di PMB Arni Yunita Kota Batam Kota Batam Tahun 2024 Desi Ernita Amru; Dianti Arini; Dedy Siska
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i1.93

Abstract

Kegagalan dalam proses menyusui sering menimbulkan masalah, masalah yang sering terjadi pada ibu menyusui merupakan kurang pengetahuan tentang pendidikan dan umur sehingga mengakibatkan lecet pada puting susu, dimana bayi tidak mengisap puting sampai ke areola payudara. Kejadian puting lecet berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2022 sebanyak 79,3 orang. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan umur dan pendidikan dengan kejadian puting susu lecet pada ibu nifas di PMB Arni Yunita Kota Batam Tahun 2024. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan rancanangan penelitian cross sectional. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 46 ibu nifas yang diambil dengan teknik Accidental sampling. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square diperoleh nilai p-value (0,000) tidak lebih dari α (0,05) maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada hubungan umur dan pendidikan dengan kejadian puting susu lecet di PMB Arni Yunita Kota Batam Tahun 2024. Diharapkan bagi masyarakat mampu meningkatkan penegetahuannya serta wawasan masyarakat termasuk pada ibu nifas terakait Hubungan Umur Dan Pendidikan Dengan Kejadian Puting Susu Lecet Pada Ibu Nifas.
Asuhan Keperawatan Gerontik Pada NY. W Dengan Pemberian Rebusan Daun Cincau Hijau Untuk Menurunkan Tekanan Darah Di Wilayah Kerja Puskemas Sei. PancurKota Batam Tahun 2021 Dedy Siska
ZAHRA: JOURNAL OF HEALTH AND MEDICAL RESEARCH Vol. 1 No. 1 (2021): ZAHRA (JOURNAL OF HEALTH AND MEDICAL RESEARCH)
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is the number 1 cause of death in the world and Hypertension is the third largest cause of death in Indonesia with a percentage of 6.7% after stroke and heart disease (Ministry of Health RI, 2019). shows that the highest prevalence of hypertension is in Batam, amounting to 4,587 people (Riskesdas Kepri, 2018). Based on data from the Health Office in 2019, the highest prevalence of the disease in Batam was Hypertension with a total of 70,122 people (Batam City Health Office 2019). This professional scientific paper aims to perform Gerontic Nursing Care for Mrs.W By Giving Cyclea Berbata Miers Leaf Decoction To Lower Blood Pressure At Sei.Pancur Health Center Batam City In 2021, and held on July 21, 2021 to July 30, 2021. The method used in this Professional Scientific Writing paper is a case study conducted based on the stages of nursing care. Includes assessment, diagnosis, intervention, implementation and evaluation of nursing. The results of professional scientific papers obtained 3 nursing diagnoses, namely the risk of decreased cardiac output associated with increased afterload, headache associated with increased cerebral vesicular pressure, and sleep disruption associated with discomfort (pain). Through the therapy of cyclea berbata miers leaf decoction out on Mrs.W for 5 days of administration, the blood pressure results were obtained before doing 170/100mmHg and after 5 days of administration it became 130/90mmHg. Through the cyclea berbata miers leaf decoction therapy,  it  is  hoped  that  it  can  become  one  of  the  non-pharmacological         treatments      to           reduce blood   pressure              in hypertensive patients