Agustina Sari
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Dalam Menyikapi Bonus Demografi Aura Amalia; Dia Nur Rama Sari; Santi Tri Pratiwi; Randy Fadillah; Agustina Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v1i3.28

Abstract

Latar belakang: Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat baik sosial, fisik, dan mental yang berkaitan dengan fungsi reproduksi, peran dan system reproduksinya. Jumlah remaja usia 10-24 tahun adalah sekitar 64 juta atau 28,64% dari jumlah penduduk Indonesia maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja akhir-akhir ini disebabkan karena faktor kurang nya pengetahuan remaja tentang Pendidikan Kesehatan Reproduksi. Edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja merupakan hal yang penting sebagai upaya menghindari seks bebas, penyebaran penyakit kelamin dan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD). Tujuan: Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan Kesehatan reproduksi remaja dalam menyikapi bonus demografi. Metode: Metode pelaksanaan promosi kesehatan yang digunakan adalah pemberian edukasi terkait Isu Kesehatan Reproduksi serta cara mencegah penyakit menular  seksual, dalam kegiatan ini terdapat 116 siswa SMK Kesehatan Pelita yang sangat berperan aktif melalui sesi tanya jawab. Hasil: Hasil kuisioner dan pemberian edukasi yang diberikan kepada siswa di SMK Kesehatan Pelita tentang pengetahuan kesehatan reproduksi memiliki nilai benar adalah 57.73% sedangkan untuk penilaian salah 26.59%. Kesimpulan: Hasil tersebut menunjukan bahwa pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi ini meningkat. diharapkan dari kegiatan ini sikap dan perilaku siswa tentang Kesehatan reproduksi remaja dapat lebih baik sehingga dapat mengurangi angka kejadian penyakit penular seksual pada remaja dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Hubungan Aktifitas Fisik dan Pendidikan Kesehatan dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Menopause pada Ibu Perimenopause di Puskesmas Curug Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor Fitriani Fitriani; Madinah Munawaroh; Agustina Sari
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v2i2.64

Abstract

Latar Belakang: Bagi sebagian wanita, menopause adalah hal yang sangat menyedihkan dalam beberapa penelitian menunjukan bahwa 75% wanita yang mengalami menopause merasakan menopause sebagai masalah atau gangguan, sedangkan 25% lainnya tidak mempermasalahkannya. Berdasarkan survei pendahuluan didapatkan  bahwa sebanyak 7 orang (70%) wanita yang diwawancarai mengenai menopause memasuki usia menopause yaitu rentang usia 45-50 tahun dengan tingkat Pendidikan menengah. 70% wanita mengatakan bahwa dirinya merasa cemas menghadapi masa menopause, dan takut terjadi penurunan derajat kesehatan serta memiliki konsep diri negatif dimana mereka merasa takut tidak dapat berperan sebagai istri dan ibu dalam keluarga dengan baik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan Aktifitas Fisik dan Pendidikan Kesehatan dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Menopause pada Ibu Perimenopause di Puskesmas Curug Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor Metode: Penelitian ini menggunakan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu perimenopause sebanyak 138 orang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu 138 ibu perimenopause dengan menggunakan total populasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan SPSS Hasil: Hasil uji statistic menunjukan hubungan yang signifikan antara aktifitas fisik p-value (0,000), dan Pendidikan Kesehatan p-value (0,001) Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Menopause pada Ibu Perimenopause. Kesimpulan: Terdapat hubungan Aktifitas Fisik dan Pendidikan Kesehatan dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Menopause pada Ibu Perimenopause.