Madinah Munawaroh
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan, Sikap, Sarana Prasarana Puskesmas tentang Gizi Seimbang terhadap Perilaku Pemenuhan Gizi Balita Putik Silvia Anggraeni; Madinah Munawaroh; Uci Ciptiasrini
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 10 No 04 (2020): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Sek
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v10i04.815

Abstract

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2018, Angka Gizi Buruk dan Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan gizi di indonesia, maka hal ini harus segera diatasi agar angka tersebut tidak semakin meningkat. Gizi Merupakan unsur terpenting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan balita. Asupan gizi yang baik adalah sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap ibu, sarana prasarana puskesmas tentang gizi seimbang terhadap perilaku pemenuhan gizi balita. Jenis penelitiannya adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan bulan Agustus sampai September Tahun 2020, Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita usia 12-59 Bulan yang ada saat pengambilan sampel, yang dilakukan secara door to door di Wilayah Kelurahan Jatiasih dengan jumlah sampel 219 responden dengan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Hasil analisis menunjukkan pengetahuan ibu (P=0,047), Sikap Ibu (P=0,018), dan Sarana Prasarana Puskesmas (P=0,001) bahwa H0 ditolak dikarenakan 3 variabel independen mempunyai nilai p-value < 0.005 yang berarti ada hubungan antara Pengetahuan, Sikap Ibu, dan Sarana Prasarana Puskesmas tentang gizi seimbang terhadap Perilaku pemenuhan gizi balita. Saran bagi Puskesmas diharapkan dapat melakukan advokasi kepada ibu yang memiliki balita mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi balita sehingga dapat membantu menurunkan angka Stunting dan Gizi Buruk.
Hubungan Status Gizi Pola Makan dan Peran Keluarga Terhadap Pencegahan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Puti Aini Qolbi; Madinah Munawaroh; Irma Jayatmi
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 10 No 04 (2020): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Sek
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v10i04.817

Abstract

Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2018, dalam 3 tahun terakhir, stunting merupakan prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalah gizi lainnya, maka hal ini harus diatasi agar angka kejadian stunting tidak meningkat, yaitu dengan melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap kejadian stunting. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan status gizi, pola makan, dan peran keluarga terhadap pencegahan stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Jatiasih Kelurahan Jatimekar Kota Bekasi Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai September tahun 2020, populasi adalah balita usia 24-59 bulan yang ada saat pengambilan sampel yang dilakukan secara door to door di kelurahan Jatimekar. Pengambilan sampel sebanyak 173 responden dengan teknik pengambilan data purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa lembar kuesioner dan buku standar antropometri penilaian status gizi anak. Hasil analisis menunjukkan status gizi (P=0,001), pola makan (P=0,000), dan peran keluarga (P=0,000) bahwa H0 ditolak dikarenakan 3 variabel independen mempunyai nilai p-value < 0,005 yang berarti ada hubungan antara status gizi, pola makan, dan peran keluarga terhadap terhadap pencegahan stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Jatiasih Kelurahan Jatimekar Kota Bekasi Tahun 2020. Saran bagi Puskesmas agar memberikan edukasi ataupun pemahaman kepada para ibu yang memiliki balita tentang pola makan yang benar, memberikan makanan tambahan bagi balita secara rutin, memberi edukasi pentingnya peran keluarga, serta rutin memantau status gizi anak agar anak tercegah dari kejadian stunting
Pola Menstruasi, Gaya Hidup dan Dukungan Keluarga Berhubungan dengan Kejadian Anemia Retno Sugesti; Dian Islami; Madinah Munawaroh
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/sjki.v1i2.38

Abstract

Introduction: Anemia is a condition where there has been a shortage of red blood cells in the body with HB levels less than 12 g/dl. Menstrual patterns, lifestyle, and family support are some of the risk factors for anemia in adolescent girls. Objective: This study aims to determine the relationship between menstrual patterns, lifestyle, and family support with the incidence of anemia in adolescent girls at Gema Islami Middle School, Tangerang Regency in 2021. Method: This research uses a descriptive-analytic with cross-sectional approach. The population of this study amounted to 38 students and the sampling technique used was total sampling with a sample of 38 students. Result: The results of this study indicate that there is a significant relationship between menstrual patterns and the incidence of anemia, the p-value is 0.006 and the results are OR = 7,500 (1,626-34,591), lifestyle with the incidence of anemia, the p-value is 0.026 and OR = 5,200 (1,149-23,540). and family support with the incidence of anemia obtained a p-value of 0.013 and the result of OR = 6.222 (1.365-28.369). Conclusion: Menstrual pattern, lifestyle, and family support are related to the incidence of anemia, and of the 3 independent variables, the menstrual pattern variable is the variable most related to the incidence of anemia in adolescent girls at Gema Islami junior high school Tangerang in 2021.
Pemberian ASI Eksklusif, Pola Asuh dan Peran Keluarga dengan Status Gizi Balita: Exclusive Breastfeeding, Parenting Patterns and Role of the Family with the Nutritional Status of Toddlers Lilis Sartika; Rofiatun Zakiah; Madinah Munawaroh
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 1 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i1.93

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi pada balita di Indonesia masih cukup tinggi. Berdasarkan fakta bahwa balita kurang gizi pada masa emas bersifat irreversible (tidak dapat pulih) dan kekurangan gizi pada balita dapat mempengaruhi perkembangan otak anak. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pemberian asi eksklusif, pola asuh dan peran kelurga dengan status gizi balita di BPM Elma Vyana Kota Bogor tahun 2021. Metode: Penelitian ini adalah jenis kuantitatif yang sifatnya analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di BPM Elma Vyana Kota Bogor. Dalam penelitian ini populasinya  adalah Balita di BPM Elma Vyana Kota Bogor sebanyak 56 orang dan sampel menggunakan Total Sampling. Peneliti menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Pemberian asi eksklusif dengan status gizi balita memiliki  p-value = 0,000, pola asuh dengan status gizi balita memiliki p-value = 0,000 dan peran keluarga dengan status gizi balita memiliki p-value = 0,008. Kesimpulan: ada hubungan pemberian asi eksklusif, pola asuh dan peran keluarga dengan status gizi balita di BPM Elma Vyana Kota Bogor tahun 2021.
Hubungan Aktifitas Fisik dan Pendidikan Kesehatan dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Menopause pada Ibu Perimenopause di Puskesmas Curug Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor Fitriani Fitriani; Madinah Munawaroh; Agustina Sari
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v2i2.64

Abstract

Latar Belakang: Bagi sebagian wanita, menopause adalah hal yang sangat menyedihkan dalam beberapa penelitian menunjukan bahwa 75% wanita yang mengalami menopause merasakan menopause sebagai masalah atau gangguan, sedangkan 25% lainnya tidak mempermasalahkannya. Berdasarkan survei pendahuluan didapatkan  bahwa sebanyak 7 orang (70%) wanita yang diwawancarai mengenai menopause memasuki usia menopause yaitu rentang usia 45-50 tahun dengan tingkat Pendidikan menengah. 70% wanita mengatakan bahwa dirinya merasa cemas menghadapi masa menopause, dan takut terjadi penurunan derajat kesehatan serta memiliki konsep diri negatif dimana mereka merasa takut tidak dapat berperan sebagai istri dan ibu dalam keluarga dengan baik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan Aktifitas Fisik dan Pendidikan Kesehatan dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Menopause pada Ibu Perimenopause di Puskesmas Curug Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor Metode: Penelitian ini menggunakan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu perimenopause sebanyak 138 orang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu 138 ibu perimenopause dengan menggunakan total populasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan SPSS Hasil: Hasil uji statistic menunjukan hubungan yang signifikan antara aktifitas fisik p-value (0,000), dan Pendidikan Kesehatan p-value (0,001) Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Menopause pada Ibu Perimenopause. Kesimpulan: Terdapat hubungan Aktifitas Fisik dan Pendidikan Kesehatan dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Menopause pada Ibu Perimenopause.