Heriyoso Setyono
Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Spektrum Gelombang Di Perairan Pulau Panjang Mizan Zikrullah Abdulkadir; Indra Budi Prasetyawan; Denny Nugroho Sugianto; Agus Anugroho Dwi Suryoputro; Heriyoso Setyono; Petrus Subardjo
Indonesian Journal of Oceanography Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2390.824 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v1i1.6271

Abstract

Pulau Panjang merupakan salah satu pulau yang dikategorikan sebagai pulau kecil dan terdapat di Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Masalah yang dihadapi Pulau Panjang adalah erosi yang semakin menggerus bibir pantai dan mulai merusak bangunan yang berada di pinggir pantai. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui spektrum gelombang dan karakteristik gelombang di Perairan Pulau Panjang, Jepara, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif. Software yang digunakan dalam penelitian ini adalah Surface Water Modelling System (SMS) dengan modul STWAVE. Hasil pengolahan data lapangan menunjukkan bahwa tinggi gelombang maksimum adalah sebesar 0,435 meter dengan periode 6,5 detik. Tinggi gelombang signifikan (Hs)  0,219 meter dengan periode gelombang signifikan (Ts) 3,1 detik. Hasil pemodelan spektrum gelombang menunjukkan bahwa nilai energi gelombang berbanding lurus dengan nilai tinggi gelombangnya.  Pulau Panjang is one of the islands which is categorized as a small island and is located in Ujungbatu Village, Jepara District, Jepara Regency, Central Java Province. The problem faced by Panjang Island is erosion which increasingly erodes the shoreline and begins to damage buildings on the beach. The purpose of this study is to knowing the wave spectrum and characteristic of waves at Panjang Island, Jepara. The research was conducted on 7 March – 11 March 2019 at Panjang Island Waters. The methods used in this study were quantitative methods. The software used in this study is the Surface Water Modelling System (SMS) with STWAVE module. The result of the field data shows that the maximum wave height was 0,435 meters with a period of 6,5 seconds. Significant wave height (Hs) was 0,219 meters with a significant wave period (Ts) of 3,1 seconds. Based on the result of wave spectrum models it can be concluded that the wave energy value have linear condition with the wave height value. 
Studi Sebaran Material Padatan Tersuspensi Di Muara Sungai Sambong, Kabupaten Batang Ahmad Fikri Delardi; Siddhi Saputro; Warsito Atmodjo; Heriyoso Setyono; Rikha Widiaratih; Aris Ismanto
Indonesian Journal of Oceanography Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.876 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v1i1.6265

Abstract

Muara Sungai Sambong berpotensi mengalami pendangkalan akibat pengendapan sedimen tersuspensi. Kali Sambong terus mengalami pendangkalan karena sedimentasi dan sampah sekaligus alur menuju muara pantai yg mengalami penyempitan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh arus dalam persebaran MPT di Muara Sungai Sambong, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Penelitian dimulai dari tahap pengambilan data di lapangan pada tanggal 7-9 Maret 2017 di Perairan Muara Sungai Sambong, Batang dan tahap pengolahan serta analisis data hasil pengukuran lapangan. Materi yang digunakan meliputi data primer berupa sampel air laut serta data lapangan kecepatan dan arah arus saat pasang maupun surut selama 3 hari, sedangkan data sekunder berupa data pasang surut bulan Maret 2017 dan citra GeoEye tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif model, penentuan lokasi pengambilan sampel air menggunakan metode purposive sampling, pengambilan data arus menggunakan metode lagrange. Model matematik yang digunakan adalah Mike21 Flow Model FM untuk pola arus dan metode interpolasi sebaran MPT dengan ArcGIS menggunakan metode Natural Neighbor. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kecepatan arus pada kondisi pasang menuju surut memiliki nilai antara 0,168 m/dt – 1,111 m/dt, sedangkan pada kondisi surut menuju pasang memiliki nilai antara 0,164 m/dt – 1,25 m/dt. Nilai material padatan tersuspensi pada kondisi pasang menuju surut memiliki nilai antara 0,08 – 0,29 g/L, sedangkan pada kondisi surut menuju pasang memiliki nilai antara 0,06 – 0,35 g/L. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh arus terhadap sebaran konsentrasi MPT, cukup tinggi.  Sambong Estuary potentially suffering to shallow as the result of suspended sedimentation. Sambong River is shallowing due to sedimentation and debris which also narrowing the river channel. The purpose of this study is to observe the effect of current to Total Suspended Solid (TSS) distribution in Sambong Estuary, Batang Regency, Central Java. The study was begin from field collecting data on 7-9 March 2017 in Sambong Estuary waters, Batang and then the data proceed and analized. Material of this study was consist of primary data, which are seawater sampel, current velocity and direction while tide and neap, and secondary data, which are tidal data on March 2017 and GeoEye image on 2017.  Quantitative model analysis was used in this study, purposive sampling method was used on collecting the water sampel and lagrange method was used for current data collecting. Mike21 Flow Model FM was used for current model and TSS interpolation method was using ArcGIS by Natural Neighbor method. The result of this study showed that current velocity in tide to neap condition was 0.168 m/s – 1.111 m/s, while in neap to tide condition was 0.164 m/s – 1.25 m/s. Total Suspended Solid value tide to neap condition was 0.08 g/L – 0.29 g/L, while in neap to tide condition was 0.06 g/L – 0.35 g/L. According to this study the effect of current to TSS was high.
Kajian Tipe dan Komponen Pasang Surut Di Pantai Sigandu Kabupaten Batang Taufiq Hidayat; Warsito Atmodjo; Hariyadi Hariyadi; Heriyoso Setyono; Aris Ismanto; Agus Anugroho Dwi Suryoputro
Indonesian Journal of Oceanography Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.344 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v1i1.6224

Abstract

Pasang surut adalah peristiwa alam tentang naik turunnya permukaan air laut yang terjadi secara berulang-ulang dan teratur karena adanya gaya gravitasi benda – benda di langit terutama bulan dan matahari terhadap massa air laut di bumi. Karateristik dan peramalan pasang surut dapat diketahui dengan cara perhitungan mengenai data amplitudo dan beda fase yang merupakan komponen pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karateristik pasang surut dengan metode Admiralty dan meramalkan pasang surut dengan menggunakan software WorldTides, Mike21 selama 3 tahun (2017-2019).Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal  15 Februari 2017 – 1 Maret 2017 di Perairan Sigandu Kabupaten Batang Jawa Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pasang surut pengamatan pada lokasi penelitian dan koordinat lokasi penelitian. Hasil penelitian dengan mengunakan metode Admiralty menunjukan bahwa tipe pasang surut di Perairan Sigandu Kabupaten Batang Jawa Tengah adalah tipe pasang surut condong harian tunggal dengan nilai Formzahl sebesar 1,88. Nilai Mean Sea Level (MSL) sebesar 78 cm, nilai High Water Level (HWL) sebesar 108 cm, dan nilai Low Water Level sebesar 50 cm. Tidal is a natural events about the ups and downs are natural events about the ups and downs of sea levels that occur repeatedly and regularly due to the gravitational force of objects in the sky, especially the moon and sun against the sea water mass on earth. Characteristic and tidal forecasting can be known by calculation of data amplitude and phase difference which is tidal component. This study aims to determine the characteristics of the tides with Admiralty method and forecast the ups and downs by using WorldTides software, Mike21 for 3 years (2017-2019) .The research was conducted on February 15, 2017 - March 1, 2017 in Sigandu Waters, Central Java Batang Regency. Data used in this research is tidal observation data at research location and coordinate of research location. The results of research using Admiralty method showed that the type of tides in Sigandu Waters of Central Java Batang Regency is a single daily tidal type of tidal with a value of Formzahl of 1.88. Mean Sea Level (MSL) of 78 cm, High Water Level (HWL) of 108 cm, and Low Water Level of 50 cm.