Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kerusakan Jaringan Hepatopankreas pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Akibat Paparan Logam Berat Nikel (Ni) secara Buatan Zhahrah, Zulfirah; Nur, Indriyani; Sabilu, Kadir
Jurnal Media Akuatika Vol 1, No 2: April
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.703 KB) | DOI: 10.33772/jma.v1i2.4276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh paparan logam berat nikel (Ni) terhadap histopatologis hepatopankreas pada udang vaname (Litopenaeus vaname) yang dipapar logam berat nikel (Ni) selama 30 hari dengan berbagai perlakuan yaitu: perlakuan A 0,02 ppm, perlakuan B 0,04 ppm, perlakuan C 0,08 ppm dan perlakuan D (kontrol) dengan pengulangan sebanyak tiga kali. Hasil pemeriksaan histologi menunjukan hepatopankreas pada semua perlakuan mengalami nekrosis dan miopati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pemaparan nikel yang dipaparkan pada udang vaname maka semakin tinggi pula kerusakan pada jaringan hepatopankreas. Kata Kunci: Logam Berat, Nikel, Histologi  Hepatopankreas,Udang vanamei (Litopenaeus. vaname)
Identifikasi Senyawa Bioaktif pada Ekstrak Kelinci Laut (Dolabella auricularia) dan Penghambatannya terhadap Aeromonas hydrophila Nurhalisa, Nurhalisa; Wulandari, Rinda; Nur, Indriyani; Suryani, Suryani; Sabilu, Kadir
Jurnal Media Akuatika Vol 6, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.546 KB) | DOI: 10.33772/jma.v6i4.19200

Abstract

Perairan laut di Indonesia kaya akan biota yang dapat dimanfaatkan senyawa aktif yang dikandungnya, salah satunya adalah dari golongan gastropoda jenis kelinci laut (D. auricularia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa dari hasil ekstraksi kelinci laut serta mengkaji kemampuan bahan aktif dalam mengendalikan infeksi bakteri patogen Aeromonas hydrophila melalui pengamatan penghambatannya secara in vitro. Metode penelitian yaitu eksperimen laboratorium dimana proses ekstraksi, skrining bioaktif, dan uji in vitro menggunakan metode  maserasi, kalorimetri, dan difusi cakram Kirby-Bauer. Hasil penelitian menunjukan ekstraksi kelinci laut menggunakan pelarut etil asetat dengan rasio bahan dan pelarut yaitu 1:2 menghasilkan rendemen ekstrak sebesar 0,32% dan mengandung senyawa phenolic, tanin, steroid, terpenoid, alkaloid, dan saponin. Senyawa-senyawa tersebut dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri karena pada penelitian ini terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrophila hingga dosis minimum yang diujikan yakni 1000 ppm secara in vitro. Daya hambat terhadap bakteri A. hydrophila menunjukan nilai yang tinggi seiring dengan penambahan konsentrasi terutama pada konsentrasi 7000 ppm dibandingkan kontrol. Olehnya ekstrak kelinci laut berpotensi untuk pengembangan penyakit ikan pada akuakultur, khususnya untuk pengendalian penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) yang disebabkan oleh bakteri A. hydrophila.Kata kunci: Kelinci laut, Aeromonas hydrophila, in vitro
Pertumbuhan dan Sintasan Juvenil Abalon Haliotis asinina Menggunakan Pakan Diatom dan Glacilaria verrucosa yang Dipelihara pada Intensitas Cahaya yang Berbeda Marsidin, La Ode; Effendy, Irwan J.; Sabilu, Kadir
Jurnal Media Akuatika Vol 2, No 1: Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.418 KB) | DOI: 10.33772/jma.v2i1.4323

Abstract

Pengamatan terhadap pertumbuhan dan sintasan juvenil abalon (Haliotis asinina) dengan intensitas cahaya berbeda telah dilakukan selama 3 bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan sintasan juvenil abalon  H. asinina yang menggunakan pakan diatom dan  galacilaria verrucosa yang dipelihara pada intensitas cahaya berbeda. Juvenil abalon dipelihara pada container dengan volume air 60 l dengan kepadatan tebar 15 ekor per container. Juvenil diberi pakan diatom dan glacilaria verrucosa secara ad libitum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan, perlakuan A (ambient), B (400 lux), C (800 lux) dengan 3 kelompok. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan, sintasan, konsumsi pakan dan kualitas air meliputi suhu, pH, dan salinitas. Analisis sidik ragam ANOVA menunjukkan  bahwa perlakuan ambient  bepengaruh nyata (p<0.05) terhadap pertumbuhan panjang cangkang dan konsumsi pakan diatom, sedangkan pertambahan bobot tubuh, sintasan, dan konsumsi pakan G. verrucosa tidak berpengaruh nyata (P>0.05).  Sedangkan perlakuan B (400 Lux ) dan C (800 Lux) tidak berpengaruh nyata terhadap semua variable yang diamati. Penggunaan ambient dalam pemeliharaan juvenil abalon dapat mendukung sintasan dan pertumbuhan abalone (H. asinina).Kata Kunci : Intensitas Cahaya, Pertumbuhan, Sintasan, Juvenil Abalon, Diatom dan G. verrucosa
P PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN BUAH MANGROVE DAU (Bruguiera gymnorrhiza) SEBAGAI KUE KERING GOOD TIME DAN SELAI DAU DI PULAU MAITARA DESA MAITARA UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN: PENGOLAHAN BUAH MANGROVE DAU (Bruguiera gymnorrhiza) SEBAGAI KUE KERING GOOD TIME DAN SELAI DAU SALIM ABUBAKAR; Rina; Masykhur Abdul Kadir; Yuyun Abubakar; Iwan Hi. Kader; Reni Tyas Asrining Pertiwi; Rusmawati Labenua; Aditiyawan Ahmad; sunarti
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.302 KB) | DOI: 10.23960/buguh.v1n3.214

Abstract

Buah dari beberapa jenis mangrove dapat digunakan sebagai bahan baku olahan pangan yang saat ini mulai berkembang dengan pesat. Sebagai upaya pemenuhan tersebut maka upaya pengelolaan mangrove dan lingkungan perlu segera dilakukan sehingga ke depan olahan bahan pangan tersebut semakin berkembang dan berfungsi sebagai sumber bahan pangan. Buah lindur dapat diolah menjadi aneka produk makanan seperti kue, cake, dicampur dengan nasi atau dimakan langsung dengan bumbu kelapa. PKM ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang teknik pengolahan buah mangrove Bruguiera gymnorrhiza berbasis IPTEK dan teknologi tepat guna. Luaran PKM adalah produk hasil olahan buah mangrove yang memiliki nilai jual yang tinggi yaitu kue kering good time, dan selai dau. Pelaksanaan pengabdian di Desa Maitara Utara Kecamatan Tidore Utara pada bulan September 2021. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat meliputi : metode survey, metode sosialisasi, metode ceramah, metode praktek, metode pengujiam organoleptic dan metode pendampingan. Kegiatan PKM berdampak positif terhadap masyarakat karena menambah pengetahuan masyarakat tentang pengolahan buah mangrove Bruguiera gymnorrhiza sebagai bahan makanan. Kegiatan platihan ini dianggap berhasil karena semua peserta pelatihan begitu bersemangat dan antusiasme dalam menekuni pelatihan olahan buah mangrove sebagai produk kue good time dan selai dau, hasil uji organoleptik semua produk disukai oleh responden dan produk Good Time merupakan produk yang memiliki nilai skoring lebih tinggi. Terbentuknya kelompok wirausaha “Mari Rasa Kreatif” dalam rangka keberlanjutan kegiatan pelatihan.
DINAMIKA KUALITAS AIR DAN VARIASI JENIS PLANKTON DALAM PENKULTUR TERIPANG, Holothuria scabra (Jaeger 1883) SEBAGAI DAMPAK DARI PENGKAYAAN NUTRISI SUBSTRAT MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK KOMPOS Kadir Sabilu; Subhan Subhan; Abdul Rahman Nurdin; Ruslaini Ruslaini; Eko Harianto
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v7i2.25055

Abstract

AbstrakUpaya intensifikasi budidaya teripang pasir melalui input pupuk organik kompos di substrat pen kultur selain berdampak baik bagi pengkayaan unsur hara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi teripang, di sisi lain diduga berdampak pada dinamika daya dukung beberapa parameter lingkungan perairan. Hadirnya unsur hara kompos dipastikan akan mengubah struktur unsur hara sedimen dan air di dalam penkultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika kualitas air dan variasi jenis plankton dalam penkultur teripang pasir, sebagai dampak penggunaan pupuk organik kompos untuk memperkaya nutrisi substrat. Penelitian dilakukan pada 3 stasiun dengan karakteristik substrat penkultur berbeda, yaitu: pasir halus, pasir berlamun, dan pasir kasar. Hasil penelitian menunjukan bahwa input pupuk kompos berdampak pada rendahnya konsentrasi parameter oksigen terlarut, pH sedimen dan ortofosfat, selanjutnya di fase akhir penelitian level konsentrasi ketiga parameter tersebut menjadi lebih tinggi. Sebaliknya, pada parameter ammonia, nitrit, nitrat dan BOD memperlihatkan pola dengan level konsetrasi yang lebih tinggi di fase awal input pupuk kompos selanjutnya konsentrasinya turun sampai akhir penelitian. Aktifitas fotosontesis dan peran lamun dalam menetralisir gerakan arus sekaligus mempertahankan stabilitas unsur hara, menyebabkan variasi jenis fitoplankton pada penkultur pasir berlamun memiliki nilai lebih rendah dan nilai kelimpahan yang lebih tinggi. Hasil analisis PCA memperlihatkan korelasi signifikan antara kelimpahan plankton dengan kadar BOD (R=0,923; P<0,05), phospat (R=0,704; P<0,05), serta nitrat dengan nilai R=0,623; P<0,05). Kata kunci: penkultur, pengkayaan nutrisi substrat, plankton, pupuk organik kompos, teripang pasir.
Analisis Spektrum Gelombang Di Perairan Pulau Panjang Mizan Zikrullah Abdulkadir; Indra Budi Prasetyawan; Denny Nugroho Sugianto; Agus Anugroho Dwi Suryoputro; Heriyoso Setyono; Petrus Subardjo
Indonesian Journal of Oceanography Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2390.824 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v1i1.6271

Abstract

Pulau Panjang merupakan salah satu pulau yang dikategorikan sebagai pulau kecil dan terdapat di Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Masalah yang dihadapi Pulau Panjang adalah erosi yang semakin menggerus bibir pantai dan mulai merusak bangunan yang berada di pinggir pantai. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui spektrum gelombang dan karakteristik gelombang di Perairan Pulau Panjang, Jepara, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif. Software yang digunakan dalam penelitian ini adalah Surface Water Modelling System (SMS) dengan modul STWAVE. Hasil pengolahan data lapangan menunjukkan bahwa tinggi gelombang maksimum adalah sebesar 0,435 meter dengan periode 6,5 detik. Tinggi gelombang signifikan (Hs)  0,219 meter dengan periode gelombang signifikan (Ts) 3,1 detik. Hasil pemodelan spektrum gelombang menunjukkan bahwa nilai energi gelombang berbanding lurus dengan nilai tinggi gelombangnya.  Pulau Panjang is one of the islands which is categorized as a small island and is located in Ujungbatu Village, Jepara District, Jepara Regency, Central Java Province. The problem faced by Panjang Island is erosion which increasingly erodes the shoreline and begins to damage buildings on the beach. The purpose of this study is to knowing the wave spectrum and characteristic of waves at Panjang Island, Jepara. The research was conducted on 7 March – 11 March 2019 at Panjang Island Waters. The methods used in this study were quantitative methods. The software used in this study is the Surface Water Modelling System (SMS) with STWAVE module. The result of the field data shows that the maximum wave height was 0,435 meters with a period of 6,5 seconds. Significant wave height (Hs) was 0,219 meters with a significant wave period (Ts) of 3,1 seconds. Based on the result of wave spectrum models it can be concluded that the wave energy value have linear condition with the wave height value. 
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG SEBAGAI CENDERAMATA WISATA DI KELURAHAN TOBOLOLO KOTA TERNATE Salim Abubakar; Masykhur Abdul Kadir; Eko S. Wibowo; Riyadi Subur; Adi Noman Susanto; Rina Rina; Sunarti Sunarti; Yuyun Abubakar; Mesrawaty Sabar; Sri Endah Widiyanti Widiyanti; Fajria Dewi Salim
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v2n4.1082

Abstract

Pemanfaatan cangkang kerang selain untuk menambah nilai ekonomis produk juga sekaligus untuk menjaga kelestarian lingkungan. PKM ini dilakukan dengan tujuan pemberdayaan masyarakat untuk mengolah dan memanfaatkan potensi limbah cangkang kerang menjadi produk seni kerajinan kreatif yang dapat dijadikan sebagai cendaramata wisata. Luaran PKM adalah produk kerajinan berupa kotak tissue, bros, gantungan kunci, lonceng angin. Metode yang digunakan dalam memfasilitasi peningkatan ketrampilan pemanfaatan limbah cangkang kerang sebagai produk cendramata wisata yaitu metode ceramah dan metode praktek. Kegiatan pelatihan ini berhasil karena antusiasme peserta begitu besar dalam menekuni keterampilan seni kerajinan produk cendramata wisata.  Produk yang dihasilkan berupa box tissue, lonceng angina, gantungan kunci dan bros. Kelompok “Ori Ma Fala” yang sudah terbentuk berguna untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas perajin serta dapat mengembangkan seni kerajinan kerang khususnya di Kelurahan Tobololo Kecamatan Ternate Barat Kota Ternate dan dalam rangka keberlanjutan kegiatan pelatihanTerbentuknya kelompok wirausaha “Mari Rasa Kreatif” dalam rangka keberlanjutan kegiatan pelatihan.
Pengaruh Rotasi Harian Menu Jenis Pakan Terhadap Kinerja Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Lele Sangkuriang Clarias gariepinus, Burchell 1822) Muhammad Husni; Kadir Sabilu; Abdul Rahman
Jurnal Media Akuatika Vol 8, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v8i1.29985

Abstract

ABSTRAK Perubahan strategi pemberian pakan dengan variasi menu pakan harian yang memanfaatkan jenis pakan yang lebih murah diharapkan dapat menekan biaya pakan pada sistem produksi Clarias gariepinus. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi harian menu jenis pakan menggunakan pellet dan usus ayam terhadap kinerja pertumbuhan Clarias gariepinus. Penelitian terdiri atas 4 perlakuan, yaitu: menggunakan pakan pellet setiap hari (A); penggunaan pakan pelet dan pakan usus ayam secara bergantian setiap hari (B); penggunaan pakan pelet selama 2 hari, dilanjutkan dengan pakan usus ayam selama 1 hari (C), dan pemberian pakan usus ayam setiap hari (D). Ikan lele diberi makan 2 kali sehari, yaitu jam 08.00 pagi dan jam 16.00 Wita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah 45 hari pemeliharaan, kelangsungan hidup ikan lele pada semua perlakuan tidak berbeda nyata. Pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan retensi protein ikan lele yang diberi pakan pelet dan pakan usus ayam secara bergantian setiap hari tidak berbeda nyata dengan perlakuan C (pakan pelet selama 2 hari, dilanjutkan pakan usus ayam selama 1 hari). Respon LPS, PM dan RP ikan lele pada kedua perlakuan tersebut signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan lele yang diberi pakan usus ayan setiap hari, tetapi keduanya signifikan lebih rendah dibandingkan LPS, PM dan RP ikan lele yang diberi makan menggunakan pellet setiap hari. Dengan demikian, pemberian pakan menggunakan pakan pelet dan pakan usus ayam yang diberikan secara bergantian setiap hari atau pemberian pakan pelet setiap 2 hari sekali dapat dipertimbangkan untuk diterapkan pada usaha budidaya ikan lele pada ukuran awal bibit 15-45 gr. Kata Kunci: Ikan lele, pakan pellet, pakan usus ayam, pertumbuhan, dan menu pakan harian
CAPABILITY OF SEA CUCUMBER Holothuria scabra TO REMOVE NITROGEN AND PHOSPHOR WASTE FROM SHRIMP PONDS CULTURE Supriyono, Eddy; Nirmala, Kukuh; Sabilu, Kadir; Wa Iba, Wa Iba; Sabilu, Murni
Indonesian Aquaculture Journal Vol 18, No 1 (2023): (June, 2023)
Publisher : Center for Fisheries Research, Agency for Marine and Fisheries Research and Human Resource

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/iaj.18.1.2023.17-25

Abstract

Solid organic waste (PSW) in shrimp ponds contains relatively high levels of nitrogen and phosphorus and can endanger the ecological balance of the waters. This study evaluates the ability of sea cucumber Holothuria scabra to remove nitrogen and phosphorus loads from shrimp pond sediment waste in water and sediment. Sea cucumbers were reared for 40 days with a density of 20 individuals/m2 (average body weight 2.65±0.09 g) and a double-bottom recirculation system. Five levels of PSW accumulation were inserted into the aquarium substrate and were the sole source of nutrition for sea cucumbers without additional feeding: 10%, 20%, 30%, 40%, and 50% (with three replications). The results showed that increasing the PSW content in the aquarium research substrate significantly increased the substrate's TOC, TN, and TP content and increased the concentrations of TOM, DOC, NH3, NO2, and PO4 in the water column. The activity of sea cucumbers in utilizing PSW nutrients in all treatments up to a PSW level of 50% significantly reduced TOC, TN, and TP in sediments. This activity also substantially removes the concentration of TOM, DOC, NH3, NO2, and PO4 in the water. It is estimated that every kilogram of H. scabra can remove up to 12.65-12.73 g of nitrogen/day and 2.57-2.60 g of phosphorus/day contained in the solid organic waste of shrimp ponds. Therefore, this study concluded that H. scabra has great potential to be used as integrated multi-trophic aquaculture (IMTA) species, especially to remove nitrogen and phosphorus loads from shrimp pond sediment waste in waters.
Upaya Pencegahan Infeksi Penyakit Tropis Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak : Efforts to Prevent Infections of Tropical Diseases Through Counseling on Clean and Healthy Living Behaviors to Children Irma; Yusuf Sabilu; Harleli; Sitti Farida; Nur Syawaliyah Zahrah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Indonesia sebagai salah satu negara berkembang memiliki masalah serius terhadap berbagai penyakit menular termasuk kelompok penyakit tropis. Penyakit tropis seperti infeksi cacing, DBD, diare dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) merupakan penyakit infeksi yang paling rentan pada anak – anak. Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada anak sekolah dasar tentang pencegahan penyakit tropis melalui perlaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Strategi yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya awab. Secara garis besar kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunujukkan bahwa skor rata – rata pengetahuan responden sebelum penyuluhan masih kurang (48,75) dan setelah penyuluhan meningkat (65,83).Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyuluhan berpengaruh terhadap pengetahuan anak usia sekolah dasar tentang infeksi penyakit tropis dan pencegahannya.   Abstract: Indonesia, as a developing country, has serious problems with various infectious diseases, including groups of tropical diseases. Tropical diseases such as worm infections, dengue fever, diarrhea and upper respiratory tract infections (ARI) are the infectious diseases that children are most susceptible to. This service aims to provide knowledge to elementary school children about preventing tropical diseases through clean and healthy living practices (PHBS). The strategy used in this service activity is counseling using lecture, discussion and question-and-answer methods. In general, this service activity is carried out in three stages, namely preparation, implementation and evaluation. The results of the activity showed that the average score of respondents' knowledge before counseling was still lacking (48.75) and after counseling increased (65.83). Thus, it can be concluded that counseling has an influence on elementary school age children's knowledge about tropical disease infections and their prevention.
Co-Authors Abdul Muis Balubi Abdul Rahman Abdul Rahman Abubakar, Salim Adi Noman Susanto Afizha, Ainun AGUS KURNIA Agus Kurnia Ahmad, Aditiyawan Aisyah Nurul Musyarrafah Annisa Qoriyah Nur Ramadhany. S Aslin, La Ode Balubi, Abdul Muis Baru Sadarun Cahyono, Harry Daniel Happy Putra Denny Nugroho Sugianto Eddy Supriyono Effendy, Irwan J. Eko Harianto, Eko Eko S. Wibowo Emil, Wildan Fajria Dewi Salim Farida Ummami Fatmawati, Famawati Fekri, Laifa Hanif Fadhilah Harleli Hasan Eldin Adimu Haya, La Ode Muhumad Yasir Heriyoso Setyono Iba, Wa Indra Budi Prasetyawan Irma Iva Asfiani Bandera Iwan Hi. Kader Kamri, Syamsul Khairunnisa Khairunnisa Kukuh Nirmala La Ode Alirman Afu, La Ode Alirman La Ode Alwi La Ode Aslin La Ode Aslin La Ode Baytul Abidin La Ode M. Yasir Haya, La Ode M. La Ode Muh. Yasir Haya La Ode Muhumad Yasir Haya La Usaha, La Usaha Marsidin, La Ode Mesrawaty Sabar Muhaimin Hamzah Muhammad Husni Muhammad Idris Muhammad Idris Muhumad Fajar Purnama Muskita, Wellem Henrik Nani Yuniar Nizam Aulia Rachman Nugroho Agus D Nugroho, Oktsyavitto Adithya Nur Syawaliyah Zahrah Nur, Indriyani Nurdiana A Nurgaya, Wa Nurhalisa, Nurhalisa Patadjai, Rahmad Sofyan Permana, Nur Pertiwi, Reni Tyas Asrining Petrus Subardjo Piliana, Wa Ode Purnama, Muhumad Fajar Rahma Fanti Razak, La Ode Abdul Rina Rina Rina Rina Riyadi Subur, Riyadi Romy Ketjulan, Romy Ruslaini Ruslaini Ruslan Madjid Rusmawati Labenua Sabilu, Murni Salwiyah, Salwiyah Sitti Farida Sitti Marzuqoh Aidah B Sri Endah Widiyanti Subhan Subhan sunarti Sunarti Sunarti Suryani Suryani Susanty, Sri Syamsiar, Syamsiar Virginia, Chrisma Wa Iba Wa Iba, Wa Iba Waode Siti Anima Hisein Wellem H. Muskita Wellem H. Mustika Wulandari, Rinda Yanti, Esri Yasidi, Farid Yusnaini Yusnaini Yusnaini Yusuf, Dewi Nurhayati Yuyun Abubakar Zhahrah, Zulfirah Zulhamsyah Imran