Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : POLIGRID

Analisis Perbandingan Solar Charging Controller (SCC) Jenis PWM Dan MPPT Pada Automatic Handwasher with Workstation Bertenaga Surya Politeknik Negeri Samarinda Naim Fadlan Wahidin; Erry Yadie; Marson Ady Putra
PoliGrid Vol 3, No 1 (2022): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v3i1.1490

Abstract

Automatic Handwasher with Workstation adalah alat pencuci tangan otomatis yang dilengkapi dengan stasiun pengisian baterai telepon seluler ataupun laptop, dirancang oleh mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda yang ditujukan sebagai salah satu upaya untuk mendukung pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan Politeknik dimasa pandemi dengan menyediakan tempat cuci tangan otomatis yang tidak memerlukan kontak langsung agar alat dapat mengeluarkan air dan sabun, alat ini menggunakan basis sensor Ultrasonik dan Arduino Uno untuk mendeteksi ketika ada benda yang menghalangi sensor maka air atau sabun akan otomatis keluar tanpa adanya kontak pada alat. Energi yang digunakan pada alat ini berbasis sistem off-grid atau tidak bergantung pada energi listrik konvesional yaitu dengan memanfaatkan Panel surya sebagai sumber energi utama. Dengan penentuan kapasitas daya yang telah ditentukan sebelumnya yaitu dengan beban maksimum 1.08 kWh selama pemakaian 6 jam perhari, 2 buah panel surya dengan kapasitas 150 Wp, jumlah baterai 1 buah dengan kapasitas 150 Ah, maka SCC yang paling baik digunakan pada Automatic Handwasher with Worksatation adalah SCC jenis MPPT, hal ini disebabkan beban pada Workstation adalah beban yang besar yaitu 1.08 kWh perhari sehingga memungkinkan untuk mempercepat pengosongan baterai oleh sebab itu SCC jenis MPPT dipilih karena dapat menghasilkan arus pengisian yang lebih besar yaitu paling tinggi 6,654 Ampere dan lama waktu pengisian paling cepat 27,05 jam. Analisa ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk memilih jenis SCC mana yang paling baik digunakan pada Automatic Handwasher with Workstation di Politeknik Negeri Samarinda.
Rancang Bangun Prototype Follower Cargo Cart with Obstacle Avoider Berbasis Arduino Uno Aprilliyan Manuel Sudiro; Marson Ady Putra; Erry Yadie
PoliGrid Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v3i2.1717

Abstract

Cargo Cart merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengangkut barang dalam jumlah yang banyak seperti mobil kargo pada umumnya, namun dalam bentuk prototype yang lebih kecil. Alat ini dirancang agar dapat bekerja seperti follower, yang artinya Cargo Cart akan bergerak mengikuti objek yang ada di depannya apabila terdeteksi pada rentang jarak tiga buah sensor ultrasonik yang disematkan pada bagian depan Cargo Cart. Penelitian ini membedah bagaimana karakteristik ketiga sensor ultrasonik tersebut dan menganalisis setiap hasil pembacaan sensornya. Sensor ultrasonik diuji untuk mengetahui apakah jarak yang terbaca sesuai dengan pengukuran mistar dan kemudian membandingkan hasil ketiga pengukuran jarak sensor tersebut. Sensor ultrasonik diatur pada sudut kemiringan 20° agar mampu membaca objek yang lebih tinggi, dengan masing masing nilai eror pembacaan jarak dibawah 10% pada jarak 400 cm untuk sensor kiri, 250 cm untuk sensor tengah dan 350 cm untuk sensor kanan. Persentase eror tertinggi sensor kiri mencapai 16,67% pada jarak 450 cm, sensor tengah 83,53% pada jarak 500 cm dan sensor kanan 73,93% pada jarak 400 cm. Dari parameter tersebut, sensor dipasang pada Cargo Cart agar mendapatkan posisi yang terbaik untuk membaca objek yang ada di depannya. Terlihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, Cargo Cart dapat bekerja sesuai dengan tujuannya, yaitu mengikuti objek yang ada di depannya, bermanuver ke kiri dan kanan, serta berhenti bergerak dan membunyikan buzzer ketika obstacle avoider mendeteksi adanya suatu penghalang
Rancang Bangun Peringatan Banjir Di Jalan Cipto Mangun Kusumo Berbasis Arduino Muhammad Akbar; ‪Prihadi Murdiyat; Marson Ady Putra
PoliGrid Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v3i2.1710

Abstract

Jika terjadi hujan deras, banjir sering terjadi di satu area di Jalan Cipto Mangun Kusumo, yang merupakan jalan utama di Kota Samarinda. Banjir yang umumnya terjadi di sore hari ini menyebabkan masyarakat terjebak berjam-jam di jalan tersebut saat pulang kerja atau kuliah karena di sekitar area ini terdapat banyak perusahaan dan kampus perguruan tinggi. Sebenarnya terdapat jalan alternative lain, tetapi Jalan Dr. Ciptomangunkusumo merupakan jalan terpendek. Agar masyarakat dapat mengetahui situasi terkini di area rawan banjir untuk menentukan saat masyarakat pulang dari kerja sering terjadi banjir yang bahkan dapat menyebabkan kemacetan. Maka dirancang alat pendeteksi banjir di Jalan Cipto Mangun Kusumo Berbasis Arduino. Arduino untuk sensor node dan display node adalah Arduino Nano, sedangkan control node menggunakan Arduino Uno. Sensor ultrasonik HCSR-04 pada sensor node akan mendeteksi ketinggian air yang kemudian data dari sensor node akan dikirimkan ke dengan sistem komunikasi LoRa. Data yang diterima oleh control node merupakan data dari sensor node1 dan sensor node2 yang kemudian akan diperoleh hasil perhitungan (rata-rata). Data dari control node akan dikirimkan ke display node yang akan menampilkan data pada papan display berupa tinggi air dan pesan sesuai kondisi tinggi air