Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Global Strategis

The Politics of Vaccine Diplomacy and Sino-Indonesian Relations Nur Rachmat Yuliantoro
Global Strategis Vol. 16 No. 1 (2022): Global Strategis
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unair

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jgs.16.1.2022.127-146

Abstract

Since the beginning of 2020, the COVID-19 pandemic has shattered many aspects of human life worldwide. Many believed China was theorigin of the coronavirus that sparked the pandemic. While dealing with the virus domestically, China has also pleaded to help many countries overcome the impact of the pandemic. Within this context, China runs the so-called vaccine diplomacy: providing Chinese-made vaccines to countries in need, including Indonesia. This article argues that although vaccine diplomacy can be seen as evidence of China’s soft power, it is also carried out to serve China’s national interests. Vaccine diplomacy to Indonesia is to demonstrate China’s goodwill and friendship. It is also to help Indonesia recover its economy with the support of Chinese investment and to promote its influence in the region within the context of great power rivalry with the United States. Sejak awal tahun 2020, pandemi COVID-19 telah menghancurkan banyak aspek kehidupan manusia di seluruh dunia. Banyak yangpercaya Cina adalah asal mula virus Corona yang memicu pandemi. Sembari menangani virus di dalam negeri, Cina juga telah membantubanyak negara mengatasi dampak pandemi tersebut. Sebagai kekuatan besar yang bertanggung jawab, China menjalankan apa yang disebut diplomasi vaksin: menyediakan vaksin buatan China ke negara-negara yang membutuhkan, termasuk Indonesia. Artikel ini berpendapat bahwa meskipun diplomasi vaksin dapat dilihat sebagai bukti soft power China, ia juga dilakukan untuk melayani kepentingan nasional China. Diplomasi vaksin ke Indonesia ditujukan untuk memperlihatkan itikad baik dan persahabatan Cina. Ia juga dimaksudkan untuk membantu Indonesia memperbaiki ekonominya dengan dukungan investasi Cina serta memajukan pengaruhnya di kawasan dalam konteks persaingan kekuatan besar dengan Amerika Serikat.
China's Global Security Initiative: Its Objectives and Implications for Southeast Asia Yuliantoro, Nur Rachmat
Global Strategis Vol. 18 No. 2 (2024): Global Strategis
Publisher : Department of International Relations, Faculty of Social and Political Science, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jgs.18.2.2024.285-306

Abstract

China has introduced several initiatives aimed at further strengthening its influence both regionally and globally. As a complement to the Belt and Road Initiative, the Chinese government also launched the trio of Global Development Initiative, Global Security Initiative, and Global Civilization Initiative. The Global Security Initiative (GSI) has received widespread attention regarding its meaning, strategy, objectives, and implications for China’s role in international security and peace. By looking at this issue from the current dynamics of global security, this study invites us to understand what the GSI is and the goals that China wants to achieve with it, especially in Southeast Asia. The implications of the GSI for the region’s economic development and stability are also highlighted. China intends the GSI to act as a “broker” for achieving world peace, with strategic consequences for the stability of the Southeast Asian region.Keywords: China; Global Security Initiative; Southeast Asia; regional stability; economic development.Dewasa ini Cina telah memperkenalkan beberapa inisiatif yang ditujukan untuk semakin memperkuat pengaruhnya baik secara regional maupun global. Sebagai pelengkap dari Belt and Road Initiative, pemerintah Cina juga meluncurkan trio Global Development Initiative, Global Security Initiative, dan Global Civilization Initiative. Global Security Initiative (GSI) mendapatkan perhatian yang luas terkait dengan makna, strategi, tujuan, dan implikasinya bagi peran Cina dalam keamanan dan perdamaian internasional. Dengan melihat isu ini dari dinamika keamanan global yang berlaku, studi ini mengajak kita untuk memahami apa sesungguhnya GSI serta tujuan yang hendak Cina capai dengannya, khususnya di Asia Tenggara. Implikasi dari GSI terhadap pembangunan ekonomi dan kestabilan kawasan ini juga disorot oleh studi ini. GSI dimaksudkan oleh Cina untuk berperan sebagai “perantara” bagi upaya mencapai perdamaian dunia, dengan konsekuensi-konsekuensi strategis bagi kestabilan kawasan Asia Tenggara.Kata-kata Kunci: Cina; Global Security Initiative; Asia Tenggara; stabilitas kawasan; pembangunan ekonomi.