Nandaryani, Ni Wayan
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Nawala Visual

FENOMENA IKLAN PADA TAYANGAN SINETRON MASA KINI Ngurah Adhi Santosa; Ni Wayan Nandaryani
Jurnal Nawala Visual Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Nawala Visual Oktober 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v1i2.36

Abstract

Dunia desain komunikasi visual tentu tidak asing dengan istilah iklan. Sejak dulu iklan merupakan objek yang menarik dan sering menjadi bahan bahasan para desainer komunikasi visual. Kemajuan zaman dan teknologi turut memberikan andil pada perkembangan jenis iklan dan media yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana menampilkan iklan. Televisi merupakan salah satu media favorit yang digunakan oleh perusahaan-perusahan untuk menampilkan iklan. Pada 5-10 tahun ke belakang iklan di televisi didominasi oleh jenis iklan spot announcement di jeda tayangan atau iklan jenis kuis sponsorship kuis. Namun dewasa ini banyak bermunculan iklan yang sekaligus tampil di dalam sebuah tayangan sinetron dalam cerita dan dialog, atau muncul sebagai objek visual yang memiliki proporsi yang cukup mendominasi dalam sebuah layout. Adanya kencenderungan perkembangan jenis iklan menjadikan fenomena ini berpeluang untuk dijadikan bahan diskusi desain. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data melalui dokumentasi tayangan sinetron dan dibahas secara deskriptif kualitatif untuk menganalisa perilaku beriklan saat ini khususnya di media televisi. Hasilnya adalah pengiklan saat ini lebih tertarik menempatkan dengan jenis superimposed, dimana iklan langsung menyatu dengan tayangan sinetron sehingga penonton tidak akan melewatkannya.
KONTEN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI DESA WISATA TENGANAN DAUH TUKAD DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN PASCA PANDEMI Ni Wayan Nandaryani; Ngurah Adhi Santosa
Jurnal Nawala Visual Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Nawala Visual Mei 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v4i1.331

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang pertama kali ditemukan di China. Pada awal tahun 2020 virus ini telah masuk ke Indonesia dan mengakibatkan krisis ekonomi dan lumpuhnya pariwisata khususnya di pulau Bali. Hal ini juga berdampak pada Desa Wisata Tenganan Dauh Tukad. Dengan ditutupnya akses masuk wisatawan luar ke Indonesia juga berdampak pada berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Tenganan Dauh Tukad. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar pariwisata di desa Tenganan Dauh Tukad kembali bangkit pascapandemi maka diperlukan sebuah sarana promosi yang akan digunakan untuk mempromosikan kembali desa Tenganan Dauh Tukad. Media promosi yang dirasa efektif adalah konten instagram, melihat semakin banyaknya pengguna instagram setiap tahunnnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pengumpulan data observasi, dokumentasi dan juga kepustakaan. Teori yang digunakan untuk menciptakan media ini adalah teori desain. Dengan terciptanya media promosi ini diharapkan akan mampu meningkatkan kembali jumlah kunjungan wisatawan asing maupun domestik ke desa wisata Tenganan Dauh Tukad sehingga ekonomi pascapandemi bisa bangkit kembali.
MAKNA ELEMEN VISUAL MASKOT “CURIK” PORPROV BALI XV TAHUN 2022 Ni Wayan Nandaryani; Ngurah Adhi Santosa; Anak Agung Ngurah Bagus Kesuma Yudha
Jurnal Nawala Visual Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Navala Visual Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v5i2.516

Abstract

Pekan Olah Raga Provinsi atau Porprov merupakan sebuah ajang kejuaraan olahraga tingkat daerah yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali. Pada tahun 2022 untuk pertama kalinya Porprov Bali dilaksanakan secara gotong royong. Dalam rangka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali ke XV, Gubernur Bali melaunching maskot untuk Porprov Bali XV Tahun 2022, maskot tersebut di beri nama “Curik”. Maskot “Curik” pada Porprov Bali XV sangat menarik karena visual ditampilkan secara modern tetapi tetap memperhatikan kearifan budaya lokal. Pada visual maskot menggunakan burung jalak bali atau curik putih yang merupakan hewan endemik Bali dan dipadukan dengan simbol atau benda yang erat kaitannya dengan budaya Bali. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi dan kepustakaan. Teori yang digunakan untuk menganalisa makna visual adalah teori semiotika Roland Barthes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna visual baik secara denotasi maupun konotasi yang terdapat dalam maskot “Curik”. Hasil penelitian menunjukkan, makna pada maskot “Curik” dapat ditemukan dari objek maskot, warna, dan pakaian yang digunakan. Dari keseluruhan visual maskot mempunyai makna penuh energi, kebaikan, kalah menang, sportivitas dan semangat yang tidak pernah padam dalam meraih prestasi, dalam hal ini berkaitan dengan perhelatan acara olahraga Porprov Bali XV Tahun 2022.