Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Public Corner

PEMBERITAAN KEKERASAN DALAM KELUARGA DI SKH JAWA POS Finsensius Yuli Purnama; Maria Yuliastuti
PUBLIC CORNER Vol 14 No 1 (2019): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.196 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v14i3.707

Abstract

Dalam penelitian ini, penelitian akan difokuskan pada pemberitaan mengenai kekerasan dalam keluarga yang masih sedikit mendapatkan perhatian dari kalangan akademisi. Padahal, fakta menunjukkan tingginya angka kekerasan pada anak dan perempuan di tahun 2017. Secara spesifik, berita difokuskan pada topic berita berjudul “Mengaku Anak Terjatuh Sendiri” yang pertama dimuat tanggal 11 Januari 2018 di SKH Jawa Pos rubrik Metropolis. Liputan tersebut menjelaskan peristiwa kekerasan pada balita yang dilakukan oleh ayah korban dengan dalih terjatuh sendiri hingga mengakibatkan nyawa sang anak tidak tertolong. Kasus tersebut berlanjut dengan beberapa pemberitaan lain yang memberikan berita lanjutan.
SIKAP MAHASISWA DAN ORANG TUA PADA MEDIA PEMBELAJARAN DARING ZOOM MEETING DI MASA PANDEMI COVID-19 maria Yuliastuti; Akhsaniyah .
PUBLIC CORNER Vol 17 No 1 (2022): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v17i1.1880

Abstract

Abstract Three elements in communication, starting from the communicator (source), message, and communicant (message recipient) are needed. There are nine parts in the communication process that are most important, including sender, encoding, message, media, decoding, receiver, response, feedback, and noise. All of these elements have their own challenges when applied during the COVID-19 pandemic. In the process of communicating, of course, there will be no problems when it is done face-to-face. But not during this pandemic, the choice of video conferencing is the most effective choice compared to other media. The results of this study, obtained from both student respondents and parents, gave a positive attitude if Teaching and Learning Activities (KBM) in Higher Education used zoom meetings. However, when viewed from the achievement of Subject Learning Outcomes (CPMK) through zoom meetings, many parents are actually worried about this. In contrast to students who are more worried if they will find it difficult to be actively involved in online classes (Student Engagement) using zoom meetings. Keywords: Attitude, parents, students, Zoom Meeting, Covid-19 Abstrak Tiga unsur dalam komunikasi, mulai dari komunikator (sumber), pesan, dan komunikan (penerima pesan) sangat dibutuhkan. Ada sembilan bagian dalam proses komunikasi yang paling penting, diantaranya adalah sender, encoding, message, media, decoding, receiver, response, feedback, dan noise. Keseluruhan unsur tersebut memiliki tantangan tersendiri ketika diterapkan saat pandemi covid-19. Pada proses berkomunikasi, tentunya akan tidak terkendala ketika dilakukan dengan tatap muka. Namun tidak pada masa pandemi ini, pilihan video conference menjadi pilihan yang utama dirasa paling efektif dibanding melalui media yang lain. Hasil dari penelitian ini, didapatkan baik dari responden mahasiswa ataupun orang tua memberikan sikap positif jika Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Perguruan Tinggi menggunakan zoom meeting. Namun jika dilihat dari ketercapaian Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) melalui zoom meeting, banyak orang tua justru khawatir akan hal tersebut. Berbeda dengan mahasiswa yang lebih khawatir jika mereka akan kesulitan untuk terlibat aktif di kelas daring (Student Engagement) menggunakan zoom meeting. Kata kunci: Sikap, orang tua, mahasiswa, Zoom Meeting, Covid-19
KEPUASAN MAHASISWA SURABAYA DALAM MENGGUNAKAN MESSAGING APPLICATION (LINE, WHATSAPP, DAN BBM) SURABAYA STUDENT SATISFACTION IN USING THE MESSAGING APPLICATION (LINE, WHATSAPP, AND BBM) maria Yuliastuti; Finsensius Yuli Purnama
PUBLIC CORNER Vol 16 No 1 (2021): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v16i1.1515

Abstract

Penelitian ini menguji teori uses & gratifications untuk melakukan tes atas tipologi motifmenurut Denis McQuails pada mahasiswa di Surabaya dalam menggunakan messagingapplication: LINE, WA, dan BBM. Mahasiswa dipilih sebagai subjek penelitian karenasecara umummemiliki kemampuan intelektual yang spesifik sehingga penting ditelitibagaimana motif menggunakan aplikasi tersebut pada mahasiswa di Surabaya. Denganpendekatan penelitian kuantitatif dan metode survey, didapatkan hasil bahwa mahasiswa puasdalam menggunakan aplikasi BBM, WA, maupun LINE. Adapaun urutannya sebagai berikut:WA, LINE, dan terakhir BBM. Berdasarkan analisis data per indikator, BBM hanyamemberikan kepuasan pada kebutuhan untuk mendapatkan identitas personal dan hiburan. Disisi lain, WA dan LINE memberikan kepuasan pada tiga indikator. Masing-masing urutberdasarkan skor paling tinggi, WA memberikan kepuasan pada indikator identitas personal,pemenuhan hiburan, dan informasi. Sedangkan LINE memberikan kepuasan atas identitaspersonal, informasi, dan hiburan. Persamaan antara penggunaan LINE dan WA adalahmahasiswa tidak puas dalam pemenuhan integrasi dan interaksi sosial