Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Public Relations

Strategi Komunikasi Kebencanaan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam Situs Kuningankab.Go.Id mengenai Pandemi Covid-19 Fairila Dwi Rachmauli; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.461 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.308

Abstract

Abstract. Cited from bnpd.go.id under the World Health Organization (WHO), which stated that disease caused by coronavirus is a pandemic categorized as a non-nature disaster. Kuningan District is one of the areas that affected after thousands of travelers came invasive this district. Until March 2021, it had been noted that there had been 998 people who were positive covid. Technology development makes it more accessible to convey information in-between as disaster mitigation to prevent covid-19 transmission. Website is one of the online media which Kuningan District’s government uses to optimize information spreading. This research title is “Disaster Communication Strategy Based on Digital Public Relations (Descriptive Study of Kuningan District’s government on kuningankab.go.id cite about covid-19 pandemic. This research aims to discover relations, reputation, and relevance constructed by Kuningan District’s government on kuningankab.go.id cites about covid-19 pandemic. The method used in this research is the descriptive quantitative method. Data was gained for this research from interviews, literature studies, and documents. The results obtained from this research are that Kuningan District’s government strategy in constructing relations, reputation, and relevance on kuningankab.go.id about covid-19 information is by using advertisement in the form of an invitation to obey the health’s protocol, providing access of citizens’ responses by official email, and cooperation and coordination. Then, information which is spread should be effective and efficient so the citizens can trust that. Last, the information stated should suit what the citizens need and the government’s target by several stages of the process. Abstrak. Dikutip dari bnpd.go.id sesuai pernyataan World Health Organization (WHO), menyatakan bahwa penyakit yang disebabkan oleh virus corona merupakan pandemi yang termasuk dalam kategori bencana nonalam. Kabupaten Kuningan adalah salah satu kawasan yang terkena dampak setelah ribuan pemudik berdatangan memasuki kabupaten ini. Hingga bulan Maret 2021, sudah tercatat sebanyak 998 orang yang dinyatakan positif. Perkembangan teknologi mempermudah dalam upaya untuk menyampaikan informasi, di antaranya sebagai mitigasi bencana agar mewaspadai penularan covid-19. Website merupakan salah satu media online yang digunakan oleh pemerintah Kabupaten Kuningan untuk mengoptimalkan penyebaran informasi. Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi Kebencanaan Berbasis Digital Public Relations (Studi Deskriptif Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam situs kuningankab.go.id mengenai Pandemi Covid-19). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui relations, reputation, relevansi yang dibangun pemerintah Kabupaten Kuningan pada situs kuningankab.go.id mengenai pandemi Covid-19. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu metode kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data penelitian ini didapat melalui wawancara, studi pustaka, dan dokumen. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu bahwa strategi pemerintah Kabupaten Kuningan dalam membangun relations, reputation, dan relevance pada situs kuningankab.go.id mengenai informasi covid-19 melalui iklan berupa ajakan mematuhi protokol kesehatan, menyediakan akses tanggapan masyarakat melalui email resmi, dan kerjasama juga koordinasi. Lalu, informasi yang disebarkan harus efektif dan efisien agar dipercayai masyarakat dengan tampilan yang meyakinkan dan berbeda dari website media online lainnya. Dan terakhir, informasi yang disampaikan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan target pemerintah dengan cara beberapa proses tahapan.
Brand Positioning Radio Cakra 90.5 FM sebagai Radio Kearifan Budaya Lokal Kota Bandung Rizky Akbar Rossano; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.146 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1178

Abstract

Abstract. Brand positioning plays an important role in maintaining the image, existence and placing a product to the wider community. Is an activity that is able to develop and has a uniqueness in a company. The brand positioning carried out by Radio Cakra 90.5 FM carries out applications that will represent the radio, one of which is a form of activity, as well as the application of information that will become news in radio programs, as a form of credibility that Radio Cakra 90.5 FM does not only present a program related to music only. The context of the problem, the researcher uses the Symbolic Interactional Theory according to George Ritzer and Goodman (2007: 289) in order to strengthen the data from this study and Theory Brand Positioning according to Gelder (in, 2005:110). The purpose of this study was to determine the process and packaging of Verbal and Non-verbal symbols and the application of brand positioning of Cakra 90.5 FM Radio as a Local Cultural Wisdom Radio in the city of Bandung. The research uses a qualitative approach with a case study method. Yin (2009) is a holistic single-case study. From the results of this study it was found that Radio Cakra 90.5 FM uses the application of brand positioning in the form of off air, on air and online activities to maintain its identity as a radio of local cultural wisdom in the city of Bandung. As well as having unique programs, interesting music content, and simple forms of promotion that Radio Cakra 90.5 FM Bandung does in placing its identity to listeners. Abstrak. Brand positioning menjadi peran penting dalam mempertahankan citra, eksistensi serta menempatkaan suatu produk ke masyarakat luas. Merupakan sebuah kegiatan yang mampu mengembangkan serta memiliki keunikan disuatu perusahaan. Brand positioning yang dilakukan oleh pihak Radio Cakra 90.5 FM ini melakukan penerapan yang akan mewakili radio tersebut, salah satunya bentuk kegiatan, serta penerapan informasi yang akan menjadi sebuah berita di dalam program acara radio, sebagai bentuk kredibilitas bahwa Radio Cakra 90.5 FM ini tidak hanya menyajikan sebuah program yang berkaitan dengan musik saja. Konteks permasalahan tersebut peneliti menggunakan Teori Interaksional Simbolik menurut George Ritzer dan Goodman (2007:289) agar memperkuat data dari penelitian ini serta Teori Brand Positioning menurut Gelder (dalam, 2005:110). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses serta pengemasa simbol-simbol Verbal dan Non-verbal dan penerapan brand positioning Radio Cakra 90.5 FM sebagai Radio Kearifan Budaya lok di kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus Penelitian studi kasus tunggal holistik (holistic single-case study) Yin (2009). Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa Radio Cakra 90.5 FM menggunakan penerapan brand positioning dalam bentuk kegiatan off air, on air dan online untuk mempertahankan identitas sebagai Radio kearifan budaya lokal di Kota Bandung. Serta memiliki program unik, konten musik yang menarik, dan bentuk promosi secara sederhana yang dilakukan Radio Cakra 90.5 FM Bandung dalam menempatkan identitasnya ke pendengar.
Hubungan Program Radio “Genk Ladies” terhadap Pemenuhan Kebutuhan Reni Renita; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.786 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.2328

Abstract

Abstract. Radio as a mass media that provides information, entertainment and education through transmission waves and is widespread. Over time, there have been many non-government or private radio stations in Indonesia accompanied by various radio segments. The growth of female radio in Indonesia provides many benefits for radio listeners with the female segmentation. One of the female radios in Bandung is B-Radio 95.6 FM Bandung which has a lot of broadcast programs such as “Genk Ladies” which provides information about entertainment news, gossip, and Indonesian and Korean songs. In preparing this report, quantitative research methods and correlational approaches were used to obtain data and information with a population of 9,286 people and 99 people as respondents. The data was collected by distributing questionnaires using random sampling technique. In this study using the theory of media exposure. Then, use the uses & gratifications proposed by Katz, Blumer, and Gurevitch. The purpose of this study was to determine the extent to which the radio broadcast of "Genk Ladies" B-Radio 95.6 FM Bandung as a sharing medium for women for listeners. The results of this study are the relationship between the "Genk Ladies" broadcast program and the fulfillment of the information needs of female listeners at B-Radio 95.6 FM Bandung. Produced a coefficient test of 0.843 with a relationship level of "Very Strong" with a positive and unidirectional coefficient. So it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted that the broadcast program "Genk Ladies" has a relationship with meeting the information needs of female listeners at B-Radio 95.6 FM Bandung. Abstrak. Radio sebagai media massa yang memberikan informasi, hiburan, dan edukasi melalui gelombang transmisi dan tersebar luas. Seiring perkembangan waktu sudah banyak radio non-pemerintah atau swasta di Indonesia diiringi dengan segmentasi radio yang beragam. Tumbuhnya radio perempuan di Indonesia memberikan banyak manfaat bagi pendengar radio dengan segmentasi perempuan. Salah satu radio perempuan yang ada di Bandung adalah B-Radio 95,6 FM Bandung yang memiliki banyak sekali program siaran seperti “Genk Ladies” yang memberikan informasi mengenai berita entertainment, gossip, dan lagu Indonesia serta Korea. Dalam penyusunan laporan ini, menggunakan metode penelitian kuantitatif dan pendekatan korelasional untuk memperoleh data dan informasi dengan populasi sebanyak 9.286 orang dan dipilih sebanyak 99 orang sebagai responden. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner menggunakan teknik random sampling. Pada penelitian ini menggunakan teori dari terpaan media. Lalu, menggunakan uses & gratification yang dikemukakan oleh Katz, Blumer, dan Gurevitch . Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana siaran radio “Genk Ladies” B-Radio 95,6 FM Bandung sebagai media sharing perempuan untuk pendengarnya. Hasil dari penelitian ini hubungan antara program siaran “Genk Ladies” dengan pemenuhan kebutuhan informasi pendengar perempuan B-Radio 95,6 FM Bandung. Menghasilkan uji koefisen sebesar 0,843 dengan tingkatan hubungan “Sangat Kuat” dengan koefisien positif dan searah. Sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima bahwa program siaran “Genk Ladies” memiliki hubungan dengan pemenuhan kebutuhan informasi pendengar perempuan B-Radio 95,6 FM Bandung.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Media Informasi Nadhifa Fitri Utami; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.692 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3334

Abstract

Abstract. Urban 106.3 FM Bandung utilizes Instagram social media as a medium of information throught the @urbanbandung Instagram account. The rapid development of the media today is assisted by the existence of technology which has recently influenced various things. The presence of social media is used to make it easier for someone to exchange information, communicate and other activities. Therefor, Urban Radio makes good use of Instagram’s social media through the content it presents. This study aims to find out how to plan, interact, chracteristics and also the reasons for using social media Instagram Urban 106.3 FM Bandung. The theory in this research is Martini’s New Media Theory. This research method uses constructivism paradigm, wualitative method with case study approach. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that content planning on Instagram Urban Radio Bandung begins with determining a major theme, seeking information and then creating a content planner. After that, the content is packaged and shared on Instagram social media. Then, how to build interaction with followers through Instagram content, namely by sharing content such as Sundanese dictionary memes that bridge an interaction and create and share content that relates to the people of Bandung. With the various content they have, Urban Radio Bandung has its own characteristics of content which is really Bandung, where the content provided is packaged according to the atmosphere of the Bandung people. Then, the reason why Urban Radio Bandung uses Instagram as its information medium is because Instagram is still the most widely used social media by most people, has a wide reach, is easy to advertise, is easy to manage the existing community, and has a positive impact. large and has complete features in it making it easier to use. Abstrak. Urban 106.3 FM Bandung memanfaatkan media sosial Instagram sebagai media informasinya melalui akun Instagram @urbanbandung. Pesatnya perkembangan media saat ini dibantu dengan adanya teknologi yang membuat akhir-akhir ini mempengaruhi berbagai hal. Hadirnya media sosial ini, digunakan agar mempermudah seorang untuk bertukar informasi, berkomunikasi dan kegiatan lainnya. Maka dari itu Urban Radio memanfaatkan media sosial Instagram dengan baik melalui konten yang disajikannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, interaksi, karakteristik dan juga alasan menggunakan media sosial Instagram Urban 106.3 FM Bandung. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu New Media Theory dari Martini. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan paradigma konstruktivisme, metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan konten di instagram Urban Radio Bandung diawali dengan menentukan tema besar, mencari informasi lalu membuat content planner. Setelah itu, konten dikemas dan dibagikan ke dalam media sosial instagram. Lalu, cara membangun interaksi dengan pengikut melalui konten instagram yaitu dengan cara membagikan konten seperti meme kamus Sunda yang menjadi jembatan suatu interaksi serta membuat dan membagikan konten yang relate sama orang Bandung. Dengan adanya berbagai konten yang dimiliki, Urban Radio Bandung memiliki karakteristik kontennya sendiri yang Bandung banget, dimana konten yang diberikan dikemas sesuai suasana orang Bandung. Lalu, alas an Urban Radio Bandung menggunakan instagram sebagai media informasinya karena instagram sampai saat ini masih menjadi media sosial yang paling banyak digunakan oleh kebanyakan orang, memiliki jangkauan yang luas, mudah untuk melakukan iklan, mudah untuk memanage komunitas yang ada, adanya dampak positif yang besar dan memiliki fitur yang legkap didalamnya menjadikan lebih mudah untuk digunakan.
Hubungan Kualitas Program Siaran dengan Aspek Kognitif Pendengar Radio Dias Arliadini; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.272 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3631

Abstract

Abstract. The quality of broadcast programs is one of the factors that can influence audiences to be interested in programs made by radio stations. Broadcast programs must always be directed and made according to the needs of the community, one of which is the needs of the cognitive aspects of the audience. How the mass media (radio) will help the audience to get and understand any information it receives. The purpose of this study was to determine the relationship between the quality of broadcast programs which include compatibility, consevation of program resources, and breadth of appeal of the "Geng Sore" program with cognitive aspects of listeners of Radio MGT 101.1 FM. This study uses a quantitative approach with a correlational method. The sample taken in this study was 97 respondents, who were selected using random sampling technique and calculated based on the Slovin formula. The theory used in this research is the S-O-R theory. The data collection technique used is by using a questionnaire which will be distributed via google formular to the respondents. The data analysis technique used is statistical analysis using rank sprearman correlation. From the results of this study, it is known that there is a high/strong relationship between the quality of broadcast program and the cognitive aspects of listeners of MGT Radio 101.1 FM Bandung, with the calculation result of a correlation of 0.747. Abstrak. Kualitas program siaran merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi khalayak untuk tertarik dengan program yang dibuat oleh staisun radio. Program siaran harus selalu diarahkan dan dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan masayarakat, salah satunya pada kebutuhan aspek kognitif khalayak. Bagaimana media massa (radio) ini, akan membantu khalayak untuk mendapatkan serta memahami setiap informasi yang diterimanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara kualitas program siaran yang meliputi kesesuaian program, pemeliharaan sumber daya program, dan daya tarik pada program “Geng Sore” dengan aspek kognitif dari pendengar Radio MGT 101.1 FM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 97 responden, yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling dan dihitung berdasarkan rumus Slovin. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori S-O-R. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan kuesioner yang akan disebarkan melalui google formular kepada para responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistika dengan menggunakan korelasi rank sprearman. Dari hasil penelitian ini, diketahui bahwa terdapat hubungan yang tinggi/kuat antara kualitas program siaran “Geng Sore” dengan aspek kognitif pendengar MGT Radio 101.1 FM Bandung, dengan hasil perhitungan korelasi sebesar 0,747.
Marketing Public Relations MGT Radio 101.1 FM dalam Menarik Pengiklan Mahdawanti Dian Bachtiar; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5570

Abstract

Abstract The development of mass media in Indonesia is quite rapid, especially radio, now radio has become a medium that is very loved by listeners to accompany their time, such as working, studying, or spending spare time. The rapid development in the radio industry makes competition very tight between radio within the city and outside the city. Marketing Public Relations has a very important role at this time, not only about the company's self-image but also about marketing and programs run by the radio company. It has very good listeners so that it can maintain its existence in the radio industry or can be a reference to attract advertisers. With so many radio industries today, the competition is getting tougher. Especially in the world of advertising cooperation, which will support radio companies in the future. The purpose of this study is to find out how the Marketing Public Relations carried out by MGT Radio 101.1 FM in attracting advertisers in the midst of its competition with other radio industry companies, and how to keep advertisers and listeners. In this study using the theory of Three Ways Strategy, Pull, Push, and Pass Strategy. Then this research also uses qualitative descriptive in its method. This research has an object of research, namely MGT Radio 101.1 FM, where the radio is adult and youth radio which is currently being loved by the public. MGT Radio 101.1 FM Bandung has many programs that can be enjoyed by listeners at any time, the program is said to be able to attract advertisers and listeners, as well as many other radio industries have programs to attract listeners and advertisers. The results of this study indicate that: The process of pull strategy (push), push strategy (pull), and pass strategy (expand marketing) is carried out by MGT Radio by implementing good coordination, the way marketing public relations is carried out, and always applying a good image. positive. Abstrak Perkembangan Media Massa di Indonesia cukup pesat khususnya radio, kini radio menjadi media yang sangat digandrungi oleh para pendengar untuk menemani sela-sela waktu mereka seperti bekerja,belajar,atau mengisi waktu luang. Perkembangan yang pesat dalam industry radio membuat persaingan yang sangat ketat antar radio dalam kota maupun luar kota. Marketing Public Relations mempunyai peranan yang sangat penting saat ini, bukan hanya tentang self image perusahaan saja tetapi mengenai marketing dan program yang dijalankan oleh perusahaan radio tersebut mempunyai pendengar yang sangat bagus sehingga dapat mempertahankan eksistensinya dalam industry radio ataupun dapat menjadi acuan untuk menarik para pengiklan. Dengan banyaknya industry radio kini, makin ketat pula persaingannya. Apalagi dalam dunia Kerjasama iklan , yang nantinya akan menunjang perusahaan radio kedepannya. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Marketing Public Relations yang dilakukan MGT Radio 101.1 FM dalam menarik pengiklan di tengah-tengah persaingannya dengan perusahaan industry radio yang lainnya, serta bagaimana caranya untuk tetap mempertahankan pengiklan dan para pendengarnya. Dalam penelitian ini menggunakan teory Three Ways Strategy, Pull,Push, dan Pass Strategy. Lalu penelitian ini juga menggunakan deskriptif kualitatif dalam metodenya. Penelitan ini mempunyai objek penelitian yaitu MGT Radio 101.1 FM, yang dimana radio tersebut adalah radio dewasa dan anak muda yang saat ini sedang banyak digandrungi oleh masyarakat. MGT Radio 101.1 FM Bandung mempunyai banyak sekali program yang dapat dinikmati oleh para pendengar di setiap waktunya, program tersebut di sebut dapat menarik para pengiklan dan pendengar, begitupun industry radio yang lain pun banyak mempunyai program untuk menarik para pendengar dan juga para pengiklan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: Proses pull strategy (mendorong),push strategy (menarik), dan pass strategy (memperluas pemasaran) yang dilakukan oleh MGT Radio dengan menerapkan koordinasi yang baik, cara marketing public relations yang dilakukan, dan senantiasa menerapkan citra yang positif.
Pengelolaan Kesan Petugas Protokoler Berkarakter Islami Haifa Khoirunnisa; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5776

Abstract

Abstract.Organizing good activities in an event can give a positive image to the agency or those who organize it. Not only government institutions that have protocols, but also in the university, for example, the Student Protocol Corps owned by Bandung Islamic University. The protocol is a bridge of information between officials or guests and the event committee so that all preparations and the event can run well. A protocol officer must be prepared with extensive knowledge and good communication, so that his competence must be trained and continuously improved so that his performance can be even better. Protocolers are in the spotlight when they are working, which means that in the front stage when they are working they are required to perform as much as possible without any gaps or mistakes. The purpose of this study is how to manage the impression that is carried out as a protocol officer in which there is also a way to build self-image as a protocol officer. In this study, Erving Goffman's Dramaturgical Theory was used. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach. This study has a research object, namely the Unisba Student Protocol Corps in which there are six protocol officers who will becomereportin this research. The results of this study indicate that: the preparation made as a protocol officer is mental and knowledge preparation, the front stage of a protocol officer iszero mistake, and impression management is carried out in protocol activities in order to build self-image. Abstrak.Pengaturan kegiatan yang baik dalam sebuah acara dapat memberikan citra positif terhadap instansi atau yang menyelenggarakannya. Tidak hanya lembaga pemerintahan saja yang mempunyai protokoler, namun juga di ranah universitas, contohnya adalah Korps Protokoler Mahasiswa yang dimiliki oleh Universitas Islam Bandung. Protokoler merupakan jembatan penghubung informasi antara pejabat atau tamu dengan panitia acara agar segala persiapan dan keberlangsungan acara dapat berjalan dengan baik. Seorang protokoler harus dibekali dengan ilmu pengetahuan yang luas dan komunikasi yang baik, sehingga kompetensinya harus dilatih dan ditingkatkan terus menerus agar kinerjanya pun dapat lebih baik. Protokoler menjadi sorotan saat mereka sedang bekerja, yang artinya dalam panggung depan ketika mereka bekerja dituntut untuk tampil semaksimal mungkin tanpa adanya celah atau kesalahan. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan kesan yang dilakukan sebagai petugas protokoler yang di dalamnya juga terdapat cara membangun citra diri sebagai petugas protokoler. Dalam penelitian ini menggunakan Teori Dramaturgi Erving Goffman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini memiliki objek penelitian yaitu Korps Protokoler Mahasiswa Unisba yang di dalamnya terdapat enam petugas protokoler yang akan menjadi informan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: persiapan yang dilakukan sebagai petugas protokoler adalah persiapan mental dan pengetahuan, panggung depan seorang petugas protokoler ialah zero mistake, dan pengelolaan kesan dilakukan pada aktivitas protokoler agar bisa membangun citra diri.
Pengelolaan Citra Profesional Ajudan Gubernur Jawa Barat: Studi Kasus Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat pada Program Jabar Future Leaders Ahsania Fitri Dhamayanti; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6719

Abstract

Abstract. The Governor of West Java has its own innovation in choosing his professional image adjutants, namely through the Jabar Future Leaders program which is a selection process for the best young adjutnt with an age range of 17-25 years from all provinces in Indonesia. The purpose of this study was to find out: 1) Governor of West Java’s Milenial Adjutant front stages condition, 2) How the Adjutant of Milenial Governor of West Java showed his professional attitude. West Java builds communication skills in carrying out their duties. The method used in this research is a qualitative method with a Case Study approach and Erving Goffman's Dramaturgy theory. The informants in this study were representatives of the selected Milenial Adjutant from batches 1-4 of the Jabar Future Leaders program. Data collection techniques used in this study were observation, in-depth interviews, documentation and literature study. The results in this study are that there are differences in the back stage and front stage of Millennial Adjutants to the Governor of West Java, to have a professional image in the realm of the front stage, millennial adjutants must make preparations and evaluations. The results of this study are to form a professional front stage, adjutants make preparations before assignment and evaluation after assignment. Keywords: Adjutant, Front stage, Back Stage, Image, Professional, Dramaturgy Abstrak. Gubernur Jawa Barat memiliki inovasi tersendiri dalam memilih ajudannya yang cakap dan memiliki citra profesional, yakni melalui program Jabar Future Leaders yang merupakan proses seleksi ajudan muda terbaik dengan rentang usia 17-25 tahun dari seluruh provinsi di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Bagaimana keadaan front stage Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat, 2) Bagaimana sikap profesional yang ditunjukkan oleh Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus serta menggunakan teori Dramaturgi Erving Goffman. Informan dalam penelitian ini adalah perwakilan Ajudan Milenial terpilih dari batch 1-4 program Jabar Future Leaders. Tenik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dalam penelitian ini adalah untuk membentuk front stage yang professional, ajudan melakukan persiapan sebelum bertugas dan evaluasi setelah bertugas. Kata Kunci: Ajudan, Front stage, Back Stage, Citra, Profesional, Dramaturgi
Strategi Komunikasi KPID JABAR dalam Mensosialisasikan P3SPS pada Radio Siaran adrian permana putra; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6925

Abstract

Abstract. The West Java KPID itself has the task of overseeing content broadcasts in West Java broadcasting institutions, including radio broadcasts in Bandung. West Java KPID has two strategies to carry out the first supervision, namely, directly monitoring broadcasts that are on broadcasting institutions, so the West Java KPID has monitoring staff who they listen to the radio and watch television every day, if they have one violations that arise in connection with broadcasting laws and regulate broadcasting behavior as well as broadcast program standards found by monitoring officers, the two West Java KPIDs also received complaints from the community, with various means of communication in the West Java KPID, from start telephone, come in person, correspondence, website and social media. Things This was carried out by the West Java KPID to supervise existing radio broadcasts in West Java, especially in the city of Bandung. The aim of the research is to determine the strengths factor weaknesses, opportunities, threats West Java KPID communication strategy on radio broadcasts in the city of Bandung. Method descriptive research with qualitative data with data collection techniques interviews with informants, limited observation, and literature studies. Keywords — Communication Strategy, Regional Indonesian Broadcasting Commission (KPID) West Java, Broadcast Radio. Abstrak. KPID Jawa Barat sendiri mempunyai tugas untuk mengawasi konten siaran yang ada di lembaga penyiaran Jabar, termasuk radio-radio siaran yang ada di Kota Bandung. KPID Jawa Barat mempunyai dua strategi untuk melakukan pengawasan yang pertama yaitu, memantau langsung konten siaran yang ada di lembaga penyiaran, jadi KPID Jabar mempunyai tenaga pemantau yang kesehariannya mereka mendengarkan radio dan menonton televisi, bila terdapat pelanggaran-pelanggaran yang muncul terkait dengan undang-undang penyiaran dan pedoman perilaku penyiaran serta standar program siaran maka akan ditemukan oleh tenaga pemantau, kedua KPID Jabar pun menerima pengaduan dari masyarakat, dengan berbagai sarana komunikasi yang ada di KPID Jabar,dari mulai telepon ,datang langsung, surat-menyurat, website dan media sosial. Hal-hal tersebut dilakukan oleh KPID Jabar untuk mengawasi radio-radio siaran yang ada di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor kekuatan (strengths), faktor kelemahan (weakness), faktor peluang (opportunity), faktor ancaman (threats) strategi komunikasi KPID Jabar pada radio-radio siaran di Kota Bandung. Metode penelitian deskriftif dengan data kualitatif dengan teknik pengambilan data wawancara dengan narasumber, observasi terbatas, dan studi kepustakaan.
Hubungan Pembelajaran Online melalui Media Baru dengan Sikap Belajar Mahasiswa Unisba Astri Febriyanti; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9357

Abstract

Abstract. At this time the use of internet-based technology in the world of education is not something that is considered taboo or strange. With the emergence of problems in the community, especially in the world of education, education providers take steps in the form of policies that limit learning activities. Learning activities are usually carried out face-to-face but in the current pandemic situation when everyone is required to limit meeting one another, face-to-face learning and teaching activities cannot be carried out temporarily. This applies to all levels of education. In this research, the method used is quantitative method. The research data was collected through the distribution of questionnaires according to a sample of 100 respondents taken by using probability sampling technique. The theory used is the theory of online learning. The results of this research can be the value of the correlation 0.500 that is categorized as moderate. With the results of the study there is a relationship between online learning through new media with the attitude of student learning unisba. Abstrak. Pada saat ini penggunaan teknologi berbasis internet dalam dunia Pendidikan bukan merupakan hal yang di anggap tabu atau asing. Dengan munculnya permasalahan di tengah-tengah masyarakat terutama dalam dunia Pendidikan, para penyelenggara Pendidikan mengambil Langkah berupa kebijakan yg isinya membatasi aktivitas pembelajaran, kegiatan pembelajaran di lakukan secara tatap muka namun di situasi pandemi saat ini di mana setiap orang di haruskan membatasi pertemuan satu dan yang lainnya membuat kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka tidak bisa di lakukan untuk sementara, hal ini berlaku untuk seluruh tingkatan Pendidikan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Data penelitian di himpun melalui penyebaran angket sesuai dengan sampel 100 responden yang di ambil dengan Teknik probability sampling. Dengan teori yang di gunakan yaitu teori pembelajaran online. Hasil dari penelitian ini di dapat nilai korelasi 0.500 yang artinya dikategorikan sedang. Dengan hasil penelitian terdapat hubungan antara pembelajaran online melalui media baru dengan sikap belajar mahasiswa unisba.