Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

THE INFLUENCE OF BRAND IMAGE AND SOCIAL STUDENTS ENVIRONMENT ON THE INTEREST TO BE A CUSTOMER OF INDONESIAN SHARIA BANK WITH KNOWLEDGE AS A MODERATING VARIABLE Mhd Adjie Massad; Nurbaiti; Nur Ahmadi Bi Rahmani
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 9 No. 1 (2023): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v9i1.9455

Abstract

The low interest of the Indonesian people in utilizing Islamic banks is the driving force behind this research. This is indicated by the market share of Islamic banking of 6.52 per cent in 2021. With knowledge as a moderator variable at UIN Sumatra Utara (student case study), this study aimed to determine the effect of a person's social environment and brand image on their desire to save in Islamic banks. This study uses quantitative survey questionnaire data and smartPLS software for PLS (Partial et al.) analysis. This study had 100 respondents who were all students of UIN Sumatra Utara. Practical sampling was used to select individual categories, and non-probability sampling was used. The research findings show that a person's social environment impacts their willingness to save in Islamic banks; However, a person's brand image does not impact their desire to save in an Islamic bank, and there is no knowledge moderating variable. By adjusting the influence of this brand image, Islamic banks can moderate the influence of the social environment on the willingness to save. It is hoped that UIN Sumut students will be more interested in information and brands related to Sharia banking, especially those targeting Muslims, as a result of this finding. They will be able to switch to Islamic banking products recommended by the Qur'an and Hadith, and they will also be able to allow other researchers to look for additional independent variables that were not examined in this study and identify population groups that are different from one another.
Pengaruh Perangkat Lunak E-Commercce Terhadap Bisnis di Masa Pandemi Covid-19 Herdian Nur Rahman; Nadira Paramita; Rapika Hannum; Nurbaiti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Vol 1 No 1 (2022): Jun 2022
Publisher : Melati Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59004/metta.v1i1.29

Abstract

The use of information systems (IS) and information technology (IT) by business people is an interesting thing to know. These systems and technologies are mentioned as drivers that play an important role in the sustainable growth of a business organization. One of the components of AIS is software. Software is a program or collection of programs the tenable hardware to process data. Besides AIS, e-commerce is also a form of information system. Electronic commerce (e-commerce) describes the process of buying, selling, transferring, or exchanging products, services, or information through networks, including the internet. Behind the pandemic, there are several e-commerce companies in Indonesia that have recorded an increase in turnover, although People practice physical distancing in the midst of the Covid-19 outbreak. This article uses a qualitative approach. The research method uses a literature review related to the trend of increasing business E-commerce software due to the covid-19 pandemic. Based on the analysis of research results and discussions that have been described, it can be concluded that software has a significant positive effect on online business and on economic development performance during the pandemic.
Pengaruh Perangkat Lunak E-Commerce Terhadap Bisnis Di Masa Pandemi Covid-19 Herdian Nur Rahman; Rapika Hannum; Nadira Paramita; Nurbaiti
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 1: Desember 2021
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of information systems (IS) and information technology (IT) by business people is an interesting thing to know. These systems and technologies are mentioned as drivers that play an important role in the sustainable growth of a business organization. One of the components of AIS is software. Software is a program or collection of programs that enable hardware to process data. Besides AIS, e-commerce is also a form of information system. Electronic commerce (e- commerce) describes the process of buying, selling, transferring, or exchanging products, services, or information through networks, including the internet. Behind the pandemic, there are several e- commerce companies in Indonesia that have recorded an increase in turnover, although People practice physical distancing in the midst of the Covid-19 outbreak. This article uses a qualitative approach. The research method uses a literature review related to the trend of increasing business E-commerce software due to the covid-19 pandemic. Based on the analysis of research results and discussions that have been described, it can be concluded that software has a significant positive effect on online business and on economic development performance during the pandemic.
PENGARUH DEWAN PENGAWAS SYARIAH, DEWAN KOMISARIS DAN KOMITE AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERBANKAN SYARIAH Nur Hidayah Pulungan; Nurbaiti; Juliana Nasution
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 2 No 3 (2023): September
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana pengaruh dewan pengawas syariah, dewan komisaris dan komite audit terhadap manajemen laba pada bank perbankan syariah di Indonesia. Berdasarkan analisis data yang sudah dilakukan akan membantu investor maupun kreditor dalam memahami kondisi perusahaan dan membantu dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan yang digunakan sebagai acuan informasi terhadap kinerja perusahaan pada periode tertentu menjadikan peran yang utama pada perbankan syariah. Populasi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder diambil dari laporan keuangan tahunan periode 2017 – 2021. Metode sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dan diolah menggunakan software SPSS dengan analisis regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh ialah dewan pengawas syariah tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perbankan syariah. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pengujian t pada tabel 1.11 didapat besarnya nilai t hitung dalam dewan pengawas syariah yakni 0,559 dan tingkat signifikansi 0,580. Dengan nilai t hitung (0,559) < t tabell (1,696) serta nilai signifikan (0,580) > 0,05 bisa dipahami apabila variabel dewan pengawas syariah tidak berpengaruh pada manajemen laba pada perbankan syariah. Kemudian dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perbankan syariah. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pengujian t pada tabel 1.11 didapat Besarnya nilai t hitung pada dewan komisaris yakni 0,661 dan derajat signifikansi 0,514. Dengan nilai t hitung (0,661) < t tabel (1,696) serta nilai signifikan (0,514) > 0,05 bisa dipahami apabila variabel dewan komisaris tidak berpengaruh pada manajemen laba pada perbankan syariah. Kemudian komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perbankan syariah. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pengujian t pada tabel 1.11 didapat Besarnya nilai t hitung pada komite audit yakni -0,152 dan derajat signifikansi 0,880. Dengan nilai t hitung (-0,162) < t tabel (1,696) serta nilai signifikan (0,880) > 0,05 bisa dipahami apabila variabel komite audit tidak berpengaruh pada manajemen laba pada perbankan syariah. Adapun dewan pengawas syariah, dewan komisaris dan komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perbankan syariah. Hal tersebut diperkuat dari hasil pengujian F pada tabel 1.12 didapat nilai F hitung untuk dewan pengawas syariah, dewan komisaris, dan komite audit yakni 2,111 dengan besar tingkat signifikansi 0,084. Dengan nilai F hitung (2,111) < F tabel (2,934) dengan nilai signifikansi (0,084) > 0,05 bisa dipahami jika variabel dewan pengawas syariah, dewan komisaris, dan komite audit tidak berpengaruh pada manajemen laba pada perbankan syariah.
ANALISIS MANAJEMEN KONTROL BANK SYARIAH INDONESIA DALAM PENANGANAN PERMASALAHAN PENGGUNA AUTOMATIC TELLER MACHINE ( ATM ) Muhammad Latiful Fatih; Nurbaiti; Hikmah Dalimunthe
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 2 No 4 (2023): Desember
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank syariah pada dasarnya memiliki tiga produk untuk meningkatkan kualitas bank dan meningkatkan loyalitas pada nasabah salah satunya adalah harus memiliki pelayanan yang berteknologi agar nasabah dapat bertransaksi dengan mudah, pelayanan yang dimaksud adalah bank menyediakan pelayanan melalui Automatic Teller Machine (ATM). Automatic Teller Machine (ATM) adalah salah satu fasilitas yang disediakan bank untuk nasabah yang bertujuan untuk mempermudah nasabah dalam bertransaksi karena fasilitas tersebut menggunakan teknologi informasi. Penelitian ini meggunakan metode penelitian metode penelitian kualitaltif, penelitian ini juga disebut dengan penelitian artistik dikarenakan penelitian ini kurlng berpola atau bersifat lebih bervariasi. Penafsiran data yang terkumpul di lapangan pada saat penelitian menjadi fokus utama penelitian ini. Dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menghasilkan bahwa Penerapan manajemen kontrol adalah sebagi fungsi untuk mengawasi setiap kegiatan yang telah diorganisir, manajemen kontrol ini bagian terakhir dari fungsi manajemen yang dimana fungsi manajemen kontrol terhadap mesin Automatic Telller Machine menjadi bahan untuk mengawas kegiatan pada mesin yang kemudian hasil dari penerapan manajemen kontrol ini akan dilaporkan dan dijadikan bahan untuk evaluasi suatu perusahaan. Permasalahan yang lumrah terjadi pada transaksi di mesin Automatic Teller Machine adalah gagal Tarik tunai, dan kartu ATM yang tertelan yang dimana permasalahan tersebut diluar kendali dari pihak Bank Syariah Indonesia KCP Stabat KH Zainal Arifin.
Kualitas Pelayanan dan Akuntabilitas Pegawai dalam Meningkatkan Kepuasan Publik: Analisis PLS-SEM dengan Perspektif Islam pada Perumda Air Minum Lae Nciho, 2025 Enia Fadila Sitakar; Imsar; Nurbaiti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr
Publisher : Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Mahasiswa UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jimrf.v14i2.15208

Abstract

This study examines how operational performance, service quality, and accountability influence public satisfaction at Perumda Air Minum Lae Nciho within an Islamic framework. Motivated by recurring complaints of unequal distribution, poor service, and delayed responses, the research underscores public service as an amanah requiring ihsan, in line with the Prophet’s teaching on itqan. Using a quantitative design with purposive sampling, 102 customers were surveyed and data analyzed through SEM-PLS. The model showed strong fit (SRMR = 0.062; Q2 > 0), with operational performance having the greatest effect (beta = 0.573), followed by service quality (beta = 0.240) and accountability (beta = 0.187). The model explained 86.4% of satisfaction variance (R2 = 0.864). Findings highlight the role of amanah, responsibility, and maqasid al-shariah in improving service quality. Recommendations include structured distribution, an online complaint system, and employee capacity building. Limitations relate to regional focus and variable scope; future studies should integrate technological innovation and Islamic leadership.