Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI DI TPMB RISKA DEVI KURNIAWAN TAHUN 2023 Kurniawan, Riska Devi; Siregar, Rohani
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1894

Abstract

Kunjungan balita ke Posyandu yang paling baik adalah rutin setiap bulan atau 12 kali per tahun. Balita (12-59 bulan) yang dipantau pertumbuhan dan perkembangannya yaitu balita yang ditimbang sedikitnya 8 kali dalam satu tahun, diukur panjang badan atau tinggi badannya sedikitnya 2 kali dalam satu tahun. Penimbangan berat badan anak setiap bulan untuk mengetahui status gizi anak merupakan salah satu kegiatan rutin di Posyandu. Desain penelitian ini adalah jenis penelitan kuantitatif, menggunakan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 70 responden dengan jumlah sampel 70 ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0-6 bulan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner.Hasil dari penelitian yang menunjukan variabel yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan yaitu umur p value = 0,004 nilai OR= 5,857, pekerjaan p value = 0,004 Nilai OR=5,489, pendidikan p value = 0,018 Nilai OR= 4,846, pengetahuan p value = 0,041 Nilai OR= 3,611, dukungan keluarga p value = 0,019 Nilai OR= 4,036, dukungan tenaga kesehatan p value = 0,021 Nilai OR= 3,889 dan yang tidak berhubungan yaitu paritas dengan p value = 0,109. Disarankan untuk ibu meningkatkan kesadarannya dalam memberikan ASI ekskusif pada bayi secara tepat yaitu usia 0-6 bulan sehingga cakupan ASI eksklusif dapat mencapai target yang didukung oleh semua kalangan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Tanda Bahaya Masa Nifas Di TPMB Rosita Medika Babelan Tahun 2023 Rengganis, Kinta; Siregar, Rohani
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1955

Abstract

In Indonesia, the number of maternal deaths compiled from family health program records at the Ministry of Health in 2020 showed 4,627 deaths. This figure has increased compared to 2019 which recorded 4,221 deaths. Based on causes, the majority of maternal deaths in 2020 were caused by bleeding with 1,330 cases, hypertension in pregnancy with 1,110 cases, and circulatory system disorders with 230 cases. The purpose of this study is to determine the factors related to postpartum mothers' knowledge about the danger signs of the postpartum period at TPMB Rosita Medika Babelan in 2023. This research method uses the chi-square test, using a cross sectional method. The population in this study was 50 respondents with a sample size of 50 postpartum mothers. The sampling technique in this research used a total sampling technique. The instrument in this research used a questionnaire and was analyzed using univariate analysis and bivariate analysis. The results of the research show that variables related to postpartum mothers' knowledge about the danger signs of the postpartum period are age with a p value of 0.045 and an OR value of 8.33, parity with a p value = 0.044 and an OR value = 3.800, and support from health workers with a p value = 0.045 and OR value 8.3. Meanwhile, the variable that is not related is education with p value = 0.132 and OR value 4.000 The conclusion of this research is that there is a relationship between age, parity, and support from health workers and danger signs during the postpartum period. Meanwhile, in education, there is no relationship between the danger signs during the postpartum period and the danger signs during the postpartum period at TPMB Rosita Medika Babelan Advice for the community, especially postpartum mothers, to better understand the danger signs during the postpartum (postpartum) period.
PENGARUH KONSUMSI DAUN KACANG PANJANG TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI TPMB A KECAMATAN KOTABARU KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2023 Hartati, Hartati; Siregar, Rohani
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.1969

Abstract

Produksi ASI suatu proses pembentukan ASI yang melibatkan hormon prolaktin dan hormon oksitosin, masalah yang ditimbulkan dari ibu menyusui adalah produksi ASI yang tidak maksimal, sehingga banyak bayi yang kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi karena ibu tidak dapat memberikan ASI maksimal yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi bayi. Sayur-sayuran mampu meningkatkan volume air susu ibu. Selain sayur-sayur tersebut, buah-buahan yang mengandung banyak air akan membantu ibu menghasilkan ASI yang berlimpah. Jumlah ASI yang sedikit juga dapat diatasi ibu dengan mengkonsumsi daun kacang panjang. Lembayung atau daun kacang panjang mengandung sipinon dan polifenol yang berperan dalam reflek prolactin, sehingga merangsang alveoli untuk memproduksi susu sebagai makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI. Selain daun kacang panjang ibu juga dapat mengkonsumsi sayuran lain seperti daun katuk dan daun kelor untuk meningkatkan produksi ASI. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui Pengaruh konsumsi daun kacang panjang terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu Menyusui di TPMB A Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang tahun 2023 Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-post test design, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum di di TPMB A Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 sebanyak 30 orang Teknik pengumpulan sampel yaitu menggunakan total sampling yang artinya menggunakan seluruh populasi untuk dijadikan sampel penelitian sehingga total sampel yang dibutuhkan adalah 30 respoden. Hasil uji Wilcoxone Signed Test diperoleh nilai nilai p= 0.000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh konsumsi daun kacang panjang terhadap kelancaran produksi asi pada ibu menyusui di TPMB A Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Tahun 2023. Kesimpulan ada pengaruh konsumsi daun kacang panjang terhadap kelancaran produksi asi pada ibu menyusui di TPMB A Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Tahun 2023. Dapat memberikan informasi kepada ibu menyusui yang mengalami masalah produksi ASI untuk memperlancar produksi ASI selain dengan mengkonsumsi suplemen juga dapat dilakukan dengan cara terapi komplementer seperti mengkonsumsi daun kacang panjang.
Pengaruh Konsumsi Jus Jambu Biji Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di klinik duta Medika Cileungsi kabupaten Bogor Tahun 2023 handayani, handayani; Siregar, Rohani
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.1970

Abstract

Anemia merupakan salah satu kelainan darah yang umum terjadi ketika kadar sel darah merah (eritrosit) dalam tubuh terlalu rendah. sebagian besar perempuan mengalami anemia selama kehamilan, anemia tersebut yakni anemia defisiensi besi. berdasarkan data yang diperoleh dari dinas kesehatan kabupaten bogor persentasi anemia pada ibu hamil di kabupaten bogor pada tahun 2020 yaitu 4968 orang ibu hamil yang anemia, namun angka ini masih termasuk tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten yang lain yang terdapat diprovinsi jawa barat. salah satu buah yang tinggi akan vitamin C sehingga dapat menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil adalah buah jambu biji merah (Psidium guajava). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh mengkonsumsi jambu biji merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di klinik duta medika cileungsi kabupaten bogor. Metode penelitian: jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimen dengan Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperiment dengan pendekatan One Group Pre-test Post-test. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami anemia di kilik duta medika sample pada penelitian sebanyak 30 sample ibu hamil yang mengalami anemia, teknik pengambilan sample total sampling, analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-test. Hasil:Setelah dilakukan Uji normalitas dengan hasil yang diperoleh nilai p=0.346>0.005, yang berarti data berdistribusi normal sehingga dilakukan analisa data menggunakan uji T test dengan tingkat kemaknaan p=0.000< 0,005, ada perbedaan antara hasil pretest dan posttest . Kesimpulan : Dari hasil uji statistik diperoleh ada pengaruh mengkonsumsi jambu biji merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di klinik Duta Medika cileungsi kabupaten Bogor. Saran untuk ibu hamil untuk mengkonsumsi jus jambu biji sebagai salah satu solusi untuk mencegah anemia yang bersifat non-farmakologi
Pelatihan dan pendampingan edukasi teknik menyusui pada kader posyandu Rohani Siregar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35756

Abstract

AbstrakTeknik menyusui merupakan aspek penting yang berperan dalam kelancaran produksi ASI. Apabila dilakukan dengan cara yang kurang tepat, hal ini dapat menimbulkan lecet pada puting, membuat ibu enggan menyusui, sehingga frekuensi bayi menyusu berkurang. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya rangsangan produksi ASI dan menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman kader posyandu terkait permasalahan laktasi dan praktik menyusui yang benar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dengan pendekatan edukasi pra dan pasca intervensi, disertai demonstrasi teknik menyusui, yang diikuti oleh 27 kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum program dilaksanakan, sebagian besar kader memiliki pengetahuan kurang sebanyak 16 orang (59,3%), kategori cukup 5 orang (18,5%), dan kategori baik 6 orang (22,2%). Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan, di mana 18 orang (66,7%) berada pada kategori baik, 7 orang (25,9%) cukup, dan hanya 2 orang (7,4%) masih berada pada kategori kurang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan signifikan, dari pengetahuan baik sebesar 22,2% sebelum kegiatan menjadi 66,7% setelah kegiatan, atau setara dengan rata-rata peningkatan sebesar 200%. Kata Kunci : ASI eksklusif; ibu menyusui; kader posyandu; pelatihan; teknik menyusui AbstractBreastfeeding technique is a crucial factor influencing the smooth production of breast milk. When performed incorrectly, it may cause nipple soreness, discourage mothers from breastfeeding, and reduce the frequency of infant feeding. This situation negatively affects the stimulation of milk production and hampers the success of exclusive breastfeeding. The purpose of this community service activity was to enhance the knowledge of posyandu (integrated health post) cadres regarding lactation issues and proper breastfeeding practices. The method applied included health education through pre- and post-intervention sessions, accompanied by demonstrations of correct breastfeeding techniques, attended by 27 cadres. The results showed that prior to the program, most cadres had low knowledge—16 people (59.3%), moderate knowledge—5 people (18.5%), and good knowledge—6 people (22.2%). After the intervention, there was a significant improvement, with 18 cadres (66.7%) in the good category, 7 cadres (25.9%) in the moderate category, and only 2 cadres (7.4%) remaining in the low category. In conclusion, knowledge levels improved considerably, from 22.2% in the good category before the intervention to 66.7% afterward, representing an average increase of 200%. Keywords: exclusive breastfeeding; breastfeeding mothers; posyandu cadres; training; breastfeeding techniques
Efektivitas Pelvic Rocking Terhadap Durasi Kala I Persalinan Di TPMB Bidan Yuyun Tahun 2025 Indah Dwi Apriyani; Rosi Kurnia Sugiharti; Hajar Nur Fathur Rohmah; Rohani Siregar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.310

Abstract

Lama kala I persalinan yang berlebihan dapat menyebabkan komplikasi seperti kelelahan ibu, distress janin, dan meningkatnya kebutuhan intervensi medis. Oleh karena itu, intervensi nonfarmakologis yang aman dan efektif sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh teknik pelvic rocking terhadap durasi kala I persalinan pada ibu bersalin di TPMB Bidan Yuyun Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pra-eksperimen dengan desain static group comparison dan total sampling terhadap 30 ibu bersalin. Variabel independen adalah pelvic rocking, sementara variabel dependen adalah lama kala I persalinan; analisis data dilakukan dengan uji chi-square (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa 73,3 % ibu pada kelompok intervensi mengalami durasi kala I normal, dibandingkan 73,3 % pada kelompok kontrol tidak normal, dengan nilai p = 0,011, menunjukkan pengaruh signifikan. Teknik pelvic rocking terbukti efektif, sederhana, dan fisiologis mempercepat pembukaan serviks serta memperpendek kala I persalinan. Meskipun demikian, keterbatasan penelitian ini adalah ukuran sampel yang kecil dan desain pra-eksperimen tanpa randomisasi penuh. Disarankan penelitian lanjutan menggunakan desain quasi-eksperimental dengan ukuran sampel lebih besar dan kontrol yang lebih ketat. Pelvic rocking layak direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam praktik kebidanan.
Efektivitas Penatalaksanaan Massage Effleurage Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi 2025 Nabela Aulia Fitriyani Anggara; Neneng Julianti; Rohani Siregar; Musmundiroh
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.372

Abstract

Latar Belakang : Dismenore merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan dismenore dapat dilakukan dengan metode farmakologis maupun non farmakologis, salah satunya massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penatalaksanaan massage effleurage terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Metode Penelitian : menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 remaja putri yang mengalami dismenore, diperoleh dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala numerik (NRS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil : penelitian menunjukkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penatalaksanaan massage effleurage terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Kesimpulan : massage effleurage terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu metode non farmakologis yang aman, mudah, dan tanpa efek samping untuk mengatasi dismenore.
Determinan Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin Nabillah Nuraeni; Neneng Julianti; Rohani Siregar; Musmundiroh
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.399

Abstract

Latar belakang : Diare merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak-anak di Indonesia, terutama di daerah pedesaan dengan keterbatasan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Kondisi ini berdampak negatif tidak hanya pada kualitas hidup anak tetapi juga pada beban ekonomi dan sosial keluarga serta masyarakat. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak balita di Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin pada tahun 2025. Metode penelitian : analitik dengan desain cross-sectional yang melibatkan 57 responden ibu dengan anak balita. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada ibu kemudian dilakukan analisis menggunakan uji chi-square dan Odds Ratio (OR) untuk mengetahui hubungan dan kekuatan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 27 (47,4%) anak balita mengalami diare, hampir seluruh responden 38 (66,7%) memiliki pengetahuan kurang tentnag diare, hampir sebagian dari responden 28 (49,1%) memiliki lingkungan tidak bersih dan hampir sebagian responden 21 (36,8%) mengkonsumsi makanan tidak layak. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada anak (p = 0,000; OR = 1,11), kondisi lingkungan yang kurang sehat (p = 0,002; OR = 2,25), serta kelayakan makanan yang dikonsumsi anak (p = 0,000; OR = 3,79). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, kondisi lingkungan, dan makanan dengan kejadian diare.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PRAKTIK PERSONAL HYGIENE PADA IBU HAMIL MELALUI EDUKASI KESEHATAN DIDESA CIBUNTU Dewi Mega Utari; Prismalinda; Hana Sabila; Wulandari; Rohani Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6695

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan praktik personal hygiene pada ibu hamil berpotensi meningkatkan risiko infeksi, gangguan kesehatan selama kehamilan, serta memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Kegiatan edukasi kesehatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya personal hygiene selama kehamilan dan mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan melalui presentasi materi, pembagian leaflet edukatif, diskusi interaktif, serta pengukuran pengetahuan menggunakan pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 30 ibu hamil yang memperoleh materi mengenai kebersihan tubuh, tangan, gigi dan mulut, organ reproduksi, pakaian, serta lingkungan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah intervensi. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 84% pada pretest menjadi 94% pada posttest. Sebelum edukasi terdapat enam peserta dengan kategori pengetahuan cukup dan satu peserta dengan kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah edukasi hampir seluruh peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Edukasi kesehatan melalui presentasi dan leaflet efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang personal hygiene. Kegiatan ini mendukung terbentuknya pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri selama kehamilan sebagai upaya pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan ibu serta janin.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN PADA LANSIA TENTANG BAHAYA HIPERTENSI DI DESA KARANGSARI Lailatul Rochmah Ramjani; PrismaLinda; Andin Nurkhamilah Aisyafitri; Rohani Siregar; Nurhafifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6696

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, khususnya pada kelompok lansia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi menjadi faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan perempuan sebagai pilar keluarga dalam meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi di Desa Karangsari .Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukasi kesehatan berupa penyuluhan tentang upaya peningkatan kesadaran pada lansia tentang bahaya hipertensi pada lansia. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan pro-test pada 30 responden lansia. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji N-Gain untuk menilai efektifitas intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dari 79,99% pada pre-test menjadi 97,43% pada post-test. Dapat disimpulkan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Kombinasi penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan keluarga dapat dijadikan strategi promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi di masyarakat.