Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Saraswati

MUCAK PENDAK Silvia Yunita
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Tari
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.695

Abstract

Mucak Pendak sebagai judul yang telah dipilih pada karya tari ini, agar dapat menggambarkan isi garapan. KataMucak Pendakberasaldaribahasadaerah Bangka.Mucak berarti memperbaiki diri dan Pendak berarti jangka waktu. Mucak Pendak bermaksud memperbaiki diri dan menamatkan ilmu setiap jangka waktu 4 tahun sekali pada pembelajaran pencak silat. Penciptaan karya tari ini merupakan penuangan ide serta kreativitas yang dilatarbelakangi oleh tindakan kekerasan seperti penganiayaan, pelecehan seksual dan lain-lain, yang dilakukan para penjajah (perompak/lanon dari China, Arab dan Persia)  terhadap perempuan-perempuan Bangka zaman dahulu. Oleh karena sejak peristiwa silam, perempuan-perempuan Bangka selalu dibekali senjata rahasia sebagai penjaga diri oleh tetua zaman dahulu (abuk atau guru). Sebutan akrab bagi masyarakat Bangka untuk menyebutkan senjata rahasia adalah Pegamen.  Pegamen sebagai alat untuk melindungi diri yang digunakan adalah tusuk konde sebagai hiasan kepala para gadis Bangka. Selain dibekali Pegamen, gadis-gadis Bangka juga dibekali ilmu bela diri pencak silat. Karya tari ini ditarikan oleh 7 penari perempuan, dengan maksud memberikan gambaran kepada perempuan khususnya, bahwa betapa pentingnya mempelajari ilmu bela diri. Oleh karena itu, penata memvisualisasikan semangat dan kegigihan para perempuan-perempuan yang sedang berlatih pencak silat, untuk melindungi diri. Kata kunci : Mucak Pendak, Pegamen, Abuk, Lanon