Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemasangan APO Sederhana dan Penanaman Mangrove Di Wilayah Pesisir Pantai Muara Beting RR. Mekar Ageng Kinasti; Endah Lestari; Muhammad Sofyan; Irma Wirantina Kustanrika
Terang Vol 4 No 1 (2021): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v4i1.1122

Abstract

Pantai Beting memiliki posisi yang sangat strategis dari aspek lingkungan. Sumber daya laut yang melimpah dan satwa langka seperti Lutung Jawa serta Burung Rawa merupakan potensi yang harus dilestarikan. Habitat hutan Mangrove telah dirubah menjadi tambak oleh penduduk Pantai Beting. Deforestasi ini menyebabkan kondisi Pantai Beting sangat rentan dan tidak memiliki green belt dari abrasi dan ROB yang sedang terjadi. Kampung Beting saat ini banyak ditinggalkan oleh penduduknya karena lahannya tidak lagi berdaya guna. Jika demikian maka, hilangnya kawasan ini dapat menjadi ancaman dikemudian hari. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu konservasi habitat hutan mangrove yang berfungsi sebagai plasma nutfah dan kunci pengembalian ekosistem laut serta meningkatkan perekonomian warga. Upaya penyelamatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penanaman kembali dan memastikan bibit dapat tumbuh dalam kondisi pasang surut akibat ROB. Sebanyak 1000 bibit mangrove telah ditanam pada 24 dan 25 Februari 2020. Sebagai penunjang keberhasilan penanaman mangrove, sepanjang 100m Alat Pemecah Ombak sederhana telah dipasang. Perpaduan dari bambu dan jaring yang terbuat dari plastic yang disebut APO Semi Hybrid. Efektivitas ekosistem Mangrove tidak dirasakan secara instan, akan tetapi pada 5 sampai 10 tahun mendatang. Dengan demikian, perbaikan Pantai Beting tidak hanya aspek fisiknya saja, akan tetapi peningkatan keamanan, daya guna lahan, dan kesejahteraan penduduknya dimasa yang akan datang.
Revitalisasi Saluran Air Dan Sosialisasi Pencegahan Banjir di Jl.Mustikasari RT 004/ RW 01 Bekasi Timur Irma Wirantina K; Muhammad Sofyan; Endah Lestari; Rr Mekar Ageng Kinasti
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.6441

Abstract

Revitalisasi saluran air merupakan langkah strategis dalam mengatasi permasalahan banjir yang sering sekali terjadi di wilayah perkotaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Jl. Mustikasari RT 04/RW 01 Bekasi Timur, yang merupakan salah satu wilayah rawan banjir akibat saluran drainase yang tersumbat dan kurang berfungsi optimal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi saluran air melalui pembersihan, perbaikan fisik saluran serta penataan ulang aliran air agar lebih efektif dalam mengalirkan air hujan. Selain itu, dilakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan sebagai upaya pencegahan banjir jangka panjang. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, revitalisasi saluran air, kerja bakti bersama warga, dan sosialisasi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan saluran air dan adanya penurunan genangan air saat turun hujan setalah revitalisasi dilakukan. Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara institusi, masyarakat dan pihak terkait sangat penting dalam mewujudkan lingkungan yang bebas genangan dan lebih sehat. Diharapkan program ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dengan permasalahan serupa.
Start-Up Phase Performance of a Basic Water Purification System for Urban Surface Water Treatment Endah Lestari; Dede Rohmat; Wati Asriningsih Pranoto; Muhammad Sofyan; Arief Suardi Nur Chairat
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 8 No. 3 (2026): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v8i3.370

Abstract

Background: The increasing degradation of urban surface water quality due to suspended solids, dissolved metals, and anthropogenic activities has driven the demand for simple, cost-effective, and sustainable water treatment technologies. Methods: This study evaluated a Basic Water Purification System (BWPS) during its start-up phase, examining water quality changes associated with the stabilization of newly installed filtration media. Surface water from a retention pond was treated using a multi-media filtration system consisting of zeolite, silica sand, activated carbon, anthracite, manganese sand, and ion exchange resin across three configurations. Temperature, total dissolved solids (TDS), turbidity, color, pH, nitrate, nitrite, Fe, and Mn concentrations were assessed at three sampling points. Results: TDS, turbidity, color, Fe, and Mn concentrations increased after filtration, resulting in negative removal efficiencies attributable to initial leaching from the newly installed media. However, TDS, Fe, and Mn concentrations consistently declined from the first to the third sampling point, indicating progressive media stabilization. Media 2 demonstrated the most consistent performance, maintaining a near-neutral pH range (6.3–7.2) and the lowest TDS levels, while Media 3 achieved the highest Fe removal efficiency (13.53%). Correlation analysis revealed strong positive relationships between TDS and dissolved metal concentrations, as well as between turbidity and color, confirming that these fluctuations were associated with media conditioning rather than inadequate treatment performance. Conclusion: These findings confirm that the Basic Water Purification System (BWPS) is a promising low-cost, decentralized option for urban surface water treatment, provided that an adequate media conditioning period is implemented before full-scale operation.