Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG IKAN DI PASAR FLAMBOYAN KOTA PONTIANAK MARDIANTO, ANDREAS SUGENG; YUSRA, ABDUL HAMID A; HIDAYAT, RAKHMAD
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25041

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tingkat pendapatan yang diterima pedagang ikan di pasar flamboyan Kota Pontianak. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan menggunakan Analisis Kuantitatif yaitu dengan menghitung penerimaan dan biaya yang dikeluarkan dalam berdagang untuk memperoleh Pendapatan. Responden dalam penelitian yaitu pedagang yang menjual ikan di pasar flamboyan Kota Pontianak yaitu dengan jumlah responden 37 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : penerimaan yang diperoleh pedagang ikan di pasar flamboyan kota pontianak yaitu sebesar Rp. 4.381.350/Hari. Sedangkan total biaya yang dikeluarkan oleh pedagang ikan yaitu sebesar Rp. 3.795.414/Hari. Dengan demikian tingkat pendapatan pedagang ikan di pasar flamboyan Kota Pontianak yaitu sebesar Rp. 585.936/Hari. Kata Kunci : Pedagang Ikan, Pasar Flamboyan, Pendapatan
PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN LANDAK CHARLES, FREDINATA; SUYATNO, ADI; YUSRA, ABDUL HAMID A
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.797 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24585

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditas pertanian yang menjadi unggulan di Kabupaten Landak, dan untuk mengetahui peran sektor pertanian di Kabupaten Landak. Penelitian ini mengunakan data sekunder, dengan bentuk penelitian analisis deskriptif yaitu yang menganalisis komoditi unggulan sektor pertanian, dengan kurun waktu tahun 2011 sampai 2015. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis LQ (Location Quotient) untuk menganalisis sektor basis/sektor unggulan. Hasil perhitungan analisi Location Quotient pada tahun 2011-2015, dapat diketahui komoditi yang teridentifikasi sebagai komoditi basis di Kabupaten Landak, yaitu subsektor tanaman pangan adalah ubi kayu, subsektor perkebunan terdiri dari karet, kopi, dan kakao. Sedangkan subsektor peternakan yang menjadi basis adalah komoditi babi. Kata kunci: Komoditi Unggulan, Peran Pertanian, Location Quotient
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KAWASAN TAMAN NASIONAL GUNUNG PALUNG KABUPATEN KAYONG UTARA Nurhasanah, Nurhasanah; Yusra, Abdul Hamid A; Suyatno, Adi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.628 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27128

Abstract

Kesejahteraan sosial adalah kegiatan-kegiatan yang terorganisasi yang bertujuan untuk membantu individu atau masyarakat guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya dan meningkatkan kesejahteraan selaras dengan kepentingan keluarga dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kesejahteraan masyarakat kawasan Taman Nasional Gunung Palung Kabupaten Kayong Utara serta mengetahui hubungan karakteristik responden dengan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Kawasan Taman Nasional Gunung Palung Kabupaten Kayong Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, sedangkan sampel penelitian diambil secara simple random sampling. Untuk menganalisis tingkat kesejahteraan digunakan dengan kriteria BPS yaitu tingkat kesejahteraan tinggi, tingkat kesejahteraan sedang, tingkat kesejahteraan rendah. Hubungan antara karakteristik responden dengan tingkat kesejahteraan di uji dengan korelasi rank spearman. Hasil analisis tingkat kesejahteraan dari 75 kepala keluarga sampel berdasarkan kriteria BPS yaitu tingkat kesejahteraan rendah sebanyak 49%, tingkat kesejahteraan sedang sebanyak 44%, tingkat kesejahteraan tinggi hanya 7%. Ada hubungan antara karakteristik responden dengan tingkat kesejahteraan.Kata Kunci : Kesejahteraan, Kawasan Taman Nasional.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI LIDAH BUAYA DI KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBURAYA Satriadi, Dery; Yusra, Abdul Hamid A; Suyatno, Adi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.41194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan finansial usaha pada usahatani lidah buaya di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive), yaitu Kecamatan Sungai Ambawang atas pertimbangan bahwa Kecamatan Sungai Ambawang merupakan satu-satunya yang memproduksi tanaman lidah buaya di Kabupaten Kubu Raya sebanyak 268,2 ton pada tahun 2019.. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sungai Ambawang selama 1 bulan, jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 70 petani lidah buaya di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Alat analisis yang digunakan adalah NPV (Net Presen Value), IRR (Internal Rate Of Return), B/C Ratio, PP (Payback Period), Sensitivitas. Analisis dalam penelitian dilakukan dengan membagi perhitungan berdasarkan luas lahan < 1 sampai dengan > 1,5 Ha Net benefit rata-rata perhektar petani dengan luas lahan > 1,5 ha menunjukkan hasil terbaik dan lebih efisien, itu artinya luas lahan yang besar akan lebih menguntungkan daripada lahan yang lebih kecil, dengan biaya investasi rata-rata perhektar sebesar Rp. 26.608.516/Ha dan rata-rata perhektar biaya operasional adalah Rp.3.631.502/Ha. Tingkat suku bunga BI 2019 sebesar 5%, maka nilai NPV yang dicapai adalah Rp.32.511.347, Net B/C Ratio sebesar 1,68 dan IRR sebesar 56,93% serta pengembalian modal selama 2 tahun 8 bulan. Analisis sensitivitas menunjukan bila terjadi kenaikan pupuk sebesar 2,22% (tingkat inflasi pada tahun 2019) untuk luas lahan > 1,5 ha dengan nilai NPV sebesar Rp. 30.341.507, Net B/C Ratio 1,63 dan IRR 69,20% serta pengembalian modal selama 2 tahun 9 bulan. Bila terjadi penurunan harga jual pelepah lidah buaya sebesar 1,33% pada luas lahan > 1,5 ha maka nilai NPV sebesar Rp. 30.870.283, Net B/C Ratio 1,64% dan IRR 58,09% serta pengembalian modal selama 2 tahun 9 bulan.
ANALISIS HARGA POKOK PADI SAWAH DAN PADI LADANG DI KECAMATAN SAMALANTAN KABUPATEN BENGKAYANG Rosana, Litha; Yusra, Abdul Hamid A; -, Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2401

Abstract

Biaya produksi sangat diperlukan untuk menentukan harga pokok produksi. Masalah yang dialami oleh petani padi sawah adalah hasil produksi tinggi dan intensitas produksi tinggi namun harga jual lebih rendah sedangkan pada padi ladang jumlah produksi rendah, intensitas produksi rendah namun harga jual tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga pokok padi sawah dan padi ladang perkilogram dan untuk mengetahui tingkat pendapatan petani di Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survei sedangkan metode pengambilan sampelnya dengan menggunakan purposive sampling dengan sampel berjumlah 42 orang petani padi sawah dan padi ladang. Analisis data yang digunakan yaitu analisis harga pokok, analisis pendapatan bersih dan analisis Uji-t dengan bantuan program aplikasi SPSS versi 19.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa harga pokok padi ladang lebih tinggi (Rp 2.507,10/Kg) daripada harga pokok padi sawah (Rp 2.049,43/ Kg). Berdasarkan hasil analisis pendapatan diketahui pendapatan padi ladang sebesar Rp 2.124.417,46/ha/th lebih tinggi daripada padi sawah yaitu sebesar Rp 3.148.521,91/ha/th. Kata Kunci: harga pokok, pendapatan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH PASANG SURUT DI DESA KUALA DUA KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA PAULUS, JHON RAINEL; YUSRA, ABDUL HAMID A; HIDAYAT, RAKHMAD
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.422 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24376

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah pasang surut di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Teknik penentuan daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan metode No Simple Random Sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas, data diolah menggunakan program SPSS versi 18 kemudian dianalisis menggunakan metode Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan faktor produksi luas lahan, benih, pupuk NPK, insektisida dan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah, sedangkan faktor produksi herbisida, dan Urea tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG IKAN DI PASAR FLAMBOYAN KOTA PONTIANAK MARDIANTO, ANDREAS SUGENG; YUSRA, ABDUL HAMID A; HIDAYAT, RAKHMAD
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.738 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24405

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tingkat pendapatan yang diterima pedagang ikan di pasar flamboyan Kota Pontianak. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan menggunakan Analisis Kuantitatif yaitu dengan menghitung penerimaan dan biaya yang dikeluarkan dalam berdagang untuk memperoleh Pendapatan. Responden dalam penelitian yaitu pedagang yang menjual ikan di pasar flamboyan Kota Pontianak yaitu dengan jumlah responden 37 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : penerimaan yang diperoleh pedagang ikan di pasar flamboyan kota pontianak yaitu sebesar Rp. 4.381.350/Hari. Sedangkan total biaya yang dikeluarkan oleh pedagang ikan yaitu sebesar Rp. 3.795.414/Hari. Dengan demikian tingkat pendapatan pedagang ikan di pasar flamboyan Kota Pontianak yaitu sebesar Rp. 585.936/Hari. Kata Kunci : Pedagang Ikan, Pasar Flamboyan, Pendapatan
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KACANG PANJANG DI RASAU JAYA I MEGASARI, LIDIA YULIANA; YURISHINTHAE, ERLINDA; YUSRA, ABDUL HAMID A
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25107

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah menganalisis saluran pemasaran, marjin dan famer"™s shar kacang panjang di rasau Jaya I. Metode yang digunakan adalah metode survei yang dianalisis secara deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 responden. Data diperoleh dari wawancara dan kuisioner kemudian dihitung menggunakan exel. Untuk melihat saluran pemasaran dengan cara menelusuri dari titik produsen sampai ke konsumen, sedangkan untuk melihat marjin digunakan analisis marjin pemasaran dan famer"™s shar mengunakan analisis famer"™s shar. Hasil penilitian menunjukkan bahwa Saluran pemasaran di Rasau Jaya I memakai Saluran Tingkat 1, 2 dan 3 tetapi yang banyak digunakan petani adalah Saluran Tingkat 3. Marjin pemasaran pada Saluran Tingkat 1 dan 2 perolehan marjinnya sama, sedangkan marjin yang tertinggi adalah Saluran Tingkat 3. Farmer"™s share tertinggi terdapat pada Saluran Tingkat 1 dan 2, sedangkan pada Saluran Tingkat 3 yang paling kecil. Kata kunci: famer shar, Marjin Pemasaran, dan Saluran Pemasaran Kacang Panjang
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK SAYURAN LOKAL DI PASAR MODERN KOTA PONTIANAK EMI, APRILINA; YURISINTHAE, ERLINDA; YUSRA, ABDUL HAMID A
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam keputusan pembelian produk sayuran lokal di Pasar Modern Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai 100 responden secara purposive dengan purposive sampling kemudian data tersebut di analisis dengan menggunakan analisis konjoint. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan 12 dari 13 atribut keputusan pembelian berpengaruh positif terhadap produk sayuran lokal. Atribut yang memberikan pengaruh paling besar adalah letak lokasi . Bagian dari atribut keputusan konsumen yang paling dipertimbangkan adalah manfaat sayuran untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, harga yang sesuai dengan kuantitas sayur, tujuan mengkonsumsi sayur sebagai pelengkap makanan, letak lokasi dekat dengan rumah sendiri, kenyamanan tempat dengan kebersihan yang terjaga, frekuensi pembelian satu kali dalam seminggu. Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Sayuran, Analisis Konjoin.
AKSES PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA WIBOWO, YUSTINA EKA; YUSRA, ABDUL HAMID A; SUDRAJAT, JAJAT
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26637

Abstract

ABSTRACTFood access is a household"™s ability to periodically meet sufficient quantities of food through a combination of their own food reserves and the yields of home yards, purchases, barter, loans and so on. Food access is influenced by several aspects, namely physical, economic and social aspects. This study aims to find out the aspects of household food of paddy rice farmers in the village of sungai kakap subdistrict river kakap district highway in view of indicators of physical, economis and social . Research method using descriptive method with survey method approach of survey method. Method of determining the research area is done purposively (purposive sampling). Methods of data analysis using income and food access. The results of the study indicate that rice farm household access in the research area is based on per capita noermative consumption ratio indicator on the net availability of cereals and tubers of 0,36 with the accessible condition of food accest, the level of income of the pepople"™s econmy per capita is Rp. 2.737.960,-/person per month and the percentage of the population that did not finish primary education amounted to 25,50 percent with the conditional of food access is quite high.Keywords: Access to Food, Households, Rice Farmers. ABSTRAKAspek pangan merupakan kemampuan rumah tangga untuk secara periodik memenuhi sejumlah pangan yang cukup melalui kombinasi cadangan pangan mereka sendiri dan hasil dari pekarangan rumah, pembelian, barter, pinjaman dan lain sebagainya. Akses pangan dipengaruhi oleh beberapa aspek yaitu aspek fisik, ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akses pangan rumah tangga petani padi sawah di Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya dilihat dari aspek fisik, ekonomi dan sosial. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan metode survei. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan dan akses pangan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa akses pangan rumah tangga petani padi sawah di daerah penelitian berdasarkan aspek fisik dilihat berdasarkan indikator rasio konsumsi normatif perkapita terhadap ketersediaan bersih serealia dan umbi-umbian sebesar 0,36 dengan kondisi akses pangan sangat tinggi, aspek ekonomi dilihat berdasarkan tingkat pendapatan ekonomi kerakyatan perkapita sebesar Rp.2.737.960,-/petani dengan kondisi akses pangan cukup tinggi dan aspek sosial dilihat berdasarkan persentase penduduk yang tidak tamat pendidikan dasar (SD) sebesar 25,58% dengan kondisi akses pangan cukup tinggi.Kata kunci : Akses Pangan, Rumah Tangga, Petani Padi Sawah