Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Health Sciences Journal

HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) TERHADAP KEJADIAN PARTUS LAMA PADA IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIGEMBLONG Ratna Purnamaningsih; Bunga Romadhona Haque
Health Sciences Journal Vol 7, No 1 (2023): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v7i1.1859

Abstract

Latar Belakang : Komplikasi yang terjadi pada saat persalinan dan kematian ibu saat hamil, bersalin dan nifas, masih menjadi masalah yang besar di Indonesia. AKI di dunia yaitu sebanyak 303.000 jiwa, AKI di ASEAN sebesar 235 per 100.000 kelahiran hidup. Data Indonesia tahun 2020 mencapai 4197 jiwa. Menurut data Direktorat Kesehatan Keluarga, AKI di Banten sebanyak 247 kasus 2018, kemudian menurun 35 kasus sehingga menjadi 212 kasus pada tahun 2019, tetapi mengalami peningkatan kasus lagi di tahun 2020 sebanyak 242 kasus. Menurut data Propil Kesehatan Kabupaten Lebak tahun 2019, AKI di Lebak mencapai 35 orang, kemudian meningkat di tahun 2020 mencapai 43 orang dan kembali mengalami penurunan di tahun 2021 AKI sebanyak 39 orang. Untuk mengetahui hubungan antara Kekurangan Energi Kronik dengan kejadian partus lama pada ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Cigemblong tahun 2022. Metode: Case Control dengan pendekatan Kuantitatif Analitik. Sampel sebanyak 49 responden pasien ibu bersalin periode Januari-Juni tahun 2022 di Puskesmas Cigemblong.Hasil: Sebanyak 50% dari 49 responden terjadi KEK mengalami partus lama. Dan diperoleh nilai p = 0,013, yang dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara KEK terhadap kejadian partus lama di wilayah kerja Puskesmas Cigemblong tahun 2022. Kesimpulan:. Diharapkan Puskesmas Cigemblong beserta tenaga kesehatan yang bekerja didalamnya dapat meningkatkan kualitas pelayanan, dapat meningkatkan pelayanan ANC terstandar, memberikan penyuluhan tentang gizi seimbang sesuai dengan isi piringku, olahraga bagi ibu hamil serta pemberian tablet tambah darah dalam upaya pencegahan KEK pada ibu hamilKata Kunci : ibu hamil, ibu bersalin, KEK, partus lama
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA MINAT IBU MENGGUNAKAN METODE KONTRASEPSI IMPLANT DAN IUD DI PUSKESMAS MUNCANG Sadiah Sadiah; Bunga Romdhona Haque
Health Sciences Journal Vol 7, No 1 (2023): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v7i1.1876

Abstract

Latar Belakang : Pertumbuhan penduduk di dunia mengalami peningkatan dari waktuke waktu, terutama di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. Untuk mengendalikan jumlah penduduk, Pemerintah Republik Indonesia mencanangkan Program Keluarga Berencana. Provinsi Banten menjelaskan bahwa peserta KB aktif adalah Pasangan Usia Subur (PUS) mencapai KB aktif 69,43%. Bila dilihat dari cara pemakaian kontrasepsi peserta KB baru di Indonesia dapat dikatakan bahwa 53,89% akseptor KB memilih alat kontrasepsi suntikan, 8,31% memilih Pil, 1,15% memilih Kondom, 3,50% memilih Implan, 4,91% memilih IUD, 2,51% memilih MOW dan 0,21 memilih MOP. Berdasarkan data Puskesmas Muncang tahun 2021 peserta KB aktif 67,76%, dengan distribusi kontrasepsi Suntik 33,17%, Pil 26,3%, kondom 0,76%, MOP 1,21%, MOW 0,4%, IUD 9,91% dan Implant 28,5%. (Puskesmas Muncang 2021). Metode : Jenis penelitian ini adalah metode survey analitik dengan pendekatan cross  sectional. Lokasi Penelitian di Puskesmas Muncang. Populasi sebanyak 40 responden. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik total populasi sebanyak 40 responden. Analisis data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil : Hasil analisis uji Chi-square diperoleh umur dengan minat Ibu p= 0,2560,05, pendidikan dengan minat ibu p= 0,7090,05, paritas dengan minat ibu p= 0,5330,05, pengetahuan denga minat ibu p= 0,0040,05, dukungan suami dengan minat ibu p= 0,0030,05.Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa tidak ada hubungan umur, pendidikan, dan paritas terhadap minat ibu mengguanakn KB Implant dan IUD. Sedangkan pada faktor pengetahuan dan dukungan suami terdapat hubungan bermakna dengan minat ibu  menggunakan KB Implant dan IUD di Puskesmas Muncang Tahun 2022. Saran  kepada tempat penelitian agar mengadakan sosialisasi tentang program KB terutama KB Implant dan IUD.Kata Kunci : Paritas, Pengetahuan, Dukungan Suami, Implant, IUD